Optimalkan Tumbuh Kembang Si Kecil dengan Nutrisi dan Stimulasi

Oleh: Morinaga Platinum

Seribu hari pertama kehidupan Si Kecil, rentang waktu antara pembuahan hingga ulang tahunnya yang kedua, adalah periode penting pembentukan pondasi kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan sarafnya.

Perkembangan otak Si Kecil pada periode emas tersebut perlu mendapatkan perhatian cukup. Apabila perkembangan otak Si Kecil baik, maka ia dapat tumbuh secara lebih optimal.

Otak manusia telah berkembang sejak masih dalam kandungan hingga usia dewasa. Tetapi hubungan antar saraf di otak tak sepenuhnya terhubung ketika Si Kecil baru dilahirkan. Hubungan antar saraf tersebut dibentuk oleh proses yang berkembang secara berkesinambungan melalui aktivitas yang dilakukan Si Kecil, misalnya membaca, bermain, berinteraksi dengan lingkungan, dan lainnya.  

Agar perkembangan otak Si Kecil optimal, Bunda harus memerhatikan faktor-faktor pendukungnya antara lain nutrisi yang tepat dan seimbang, stimulasi, aktivitas yang menyenangkan, serta mainan edukatif. Kali ini kita akan kupas mengenai sumber nutrisi yang dibutuhkan Si Kecil untuk perkembangan otaknya.

Sistem saraf pusat kita kaya akan turunan dua asam lemak esensial yaitu asam alfa-linolenat (omega 3) dan asam linoleat (omega 6) yang merupakan asam lemak tak jenuh yang berfungsi sebagai anti-peradangan dan anti-pembekuan dalam pembuluh darah. Keduanya bermanfaat mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular di masa yang akan datang.

Tubuh memerlukan omega 3 dan omega 6 untuk fungsi otak, kedua asam lemak tersebut adalah komponen utama pembentukan struktur membran sel otak. Karena tubuh tidak bisa memproduksi omega 3 dan omega 6  maka asupan makanan yang kaya kedua asam lemak tersebut sangat dibutuhkan. Kekurangan asupan omega 3 bisa mengakibatkan gangguan penglihatan dan perilaku belajar.

Seberapa banyak kebutuhan omega 3 dan omega 6 Si Kecil? Lihat tabel berikut ini:

Asam lemak esensial

Persen terhadap energi total

Anak 1-3 tahun

Anak 4-9 tahun

Asam alfa-linolenat (Omega 3)

0.7

0.9

Asam linoleat (Omega 6)

7.0

10.0

Omega 3 dapat diperoleh dari makanan nabati maupun hewani. Sumber penting Omega 3 adalah ikan laut seperti lemuru, tuna, salmon, dan cod. Omega 3 juga bisa didapatkan dari minyak kanola, minyak kedelai, minyak zaitun, dan minyak jagung. Sedangkan untuk Omega 6 bisa didapat dengan mengonsumsi minyak nabati seperti minyak kedelai, minyak jagung, minyak biji bunga matahari, dan minyak safflower. Fortifikasi atau penambahan Omega 3 dan Omega 6 pada produk makanan seperti susu atau makanan bayi pun sudah banyak dilakukan. Bunda bisa dengan mudah memenuhi kebutuhan Si Kecil.

Perlu diingat juga bahwa stimulasi juga memegang peranan penting dalam perkembangan otak Si Kecil. Bunda bisa memaksimalkan aktivitas bermain sarat edukasi karena berguna dalam pembentukan emosi, kognitif, fungsi sosial, dan kondisi fisik yang optimal.

Milestone Lainnya