Mengenal Lebih Jauh Dua Nutrisi Penting untuk Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum

Melihat Si Kecil terjaga kesehatannya serta proses tumbuh kembangnya berjalan optimal adalah harapan semua orangtua. Tentunya hal ini berkaitan erat dengan nutrisi yang tepat agar kebutuhan Si Kecil bisa terpenuhi sehingga pertahanan tubuhnya baik.

Pada dua tahun pertama hidup Si Kecil, sistem kekebalan tubuhnya berkembang sangat pesat.  Untuk menunjang kesehatan Si Kecil selama masa tumbuh kembangnya, Ayah dan Bunda harus tahu apa saja yang Si Kecil butuhkan guna meningkatkan pertahanan tubuhnya.

Proses tumbuh kembang Si Kecil dipengaruhi oleh dua kunci penting, yaitu nutrisi dan stimulasi. Kali ini, kita akan membahas mengenai nutrisi. Untuk Si Kecil yang baru lahir, makanan terbaik yang bisa diberikan oleh Ayah dan Ibu tentunya ASI. ASI mengandung banyak sekali nutrisi penting, di antaranya adalah nukleotida dan laktoferin. Dua komponen tersebut sangat berperan dalam meningkatkan pertahanan tubuh Si Kecil dari kuman dan sumber penyakit lainnya.

Laktoferin

Laktoferin adalah protein yang banyak ditemui dalam ASI dan susu sapi. Pada ASI, kandungan laktoferin tertinggi bisa ditemukan dalam kolostrum. Kolostrum adalah ASI yang dihasilkan kelenjar susu pada masa akhir kehamilan dan beberapa hari setelah Si Kecil lahir. Kolostrum penting karena mengandung banyak sekali nutrisi dan zat pertahanan tubuh. Laktoferin yang terkandung dalam kolostrum tujuh kali lebih banyak dibandingkan dengan yang terkandung dalam ASI produksi hari-hari selanjutnya.

Apa saja manfaat laktoferin? Kandungan laktoferin dalam asupan nutrisi Si Kecil sangat penting karena laktoferin memiliki banyak fungsi, antara lain:

  • Laktoferin membantu penyerapan zat besi sehingga anemia bisa dihindari
  • Laktoferin membantu mencegah infeksi bakteri dengan menghancurkan bakteri tersebut dan menjaga nutrisi penting dalam tubuh, agar tidak digunakan bakteri untuk berkembang biak.
  • Tak hanya itu, laktoferin juga berperan dalam menjaga tubuh dari infeksi virus dan jamur yang berbahaya.
  • Laktoferin mendukung pembentukan sel-sel darah dalam sumsum tulang.
  • Laktoferin mampu meningkatkan pertahanan tubuh secara umum.

Nukleotida

Nukleotida merupakan struktur pembentuk inti sel, DNA dan RNA yang penting untuk perkembangan sel, fungsi-fungsi tubuh dan penggantian jaringan yang rusak.

Di dalam ASI, nukleotida berperan menstimulasi kekebalan tubuh Si Kecil serta mengatur metabolisme sel-sel yang ada di tubuh. Dalam usus, nukleotida diperlukan untuk membentuk sel-sel baru saat sel-sel yang lama rusak, sehingga Si Kecil tetap terlindungi dari serangan kuman dan bakteri yang masuk melalui saluran pencernaannya. Terlindunginya usus dari bakteri dan kuman membuat risiko Si Kecil terkena diare menurun.

Nukleotida secara alami terbentuk didalam tubuh kita. Nuleotida khususnya terdapat di dalam jaringan tubuh yang berganti secara cepat, misalnya: jaringan kulit, sel darah merah dan putih, dan juga dalam sistem kekebalan tubuh. Meski demikian, pada kondisi tertentu, misalnya saat sakit atau masa kritis pertumbuhan, kebutuhan nukleotida meningkat sehingga diperlukan tambahan untuk memenuhi kebutuhannya, baik dari makanan dan suplementasi lainnya.

Kebutuhan harian nukleotida dapat dipenuhi dengan memberikan Si Kecil menu serealia, daging merah, kacang, ikan, buah, sayur, serta susu yang telah difortifikasi dengan nukleotida.

Bertambah lagi, ya, pengetahuan Ayah dan Bunda akan nutrisi yang harus dikonsumsi Si Kecil. Pastikan menu Si Kecil mengandung semua nutrisi yang ia butuhkan agar proses tumbuh kembangnya optimal.  

Milestone Lainnya