Penyakit Selesma: Ketahui Penyebab dan Cara Mengobatinya

Morinaga Platinum ♦ 1 April 2017

Apa itu Selesma? 

Selesma atau common cold adalah salah satu infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan bagian atas (ISPA) sering dialami anak. Biasanya Si Kecil akan terserang selesma 5-10 kali setahun. Hal ini disebabkan karena daya tahan tubuh Si Kecil belum sempurna atau dengan cara beraktivitas yang kurang memperhatikan aspek kebersihan.

Apa Penyebab Selesma Pada Anak?

Selesma yang sering diderita Si Kecil diakibatkan oleh virus merupakan air borne disease, yaitu penyakit yang dapat menular melalui udara pernapasan. Ini membuatnya sulit dicegah. Penyebab pilek lainnya adalah infeksi bakteri dan alergi.

Bagaimana Cara Mengobati Selesma?

Cara penanganannya tentu tergantung pada penyebabnya. Pilek cair, bersin-bersin dan hidung gatal serta mampet yang timbul hanya pada saat tertentu dan membaik beberapa saat kemudian disertai adanya riwayat alergi di keluarga mengarahkan pada pilek yang disebabkan karena alergi. Untuk mengatasinya, tentu saja harus menghindari pencetusnya, seperti sprei, karpet, gorden, boneka, dan binatang peliharaan.

Jika pilek dan batuk disertai demam, Si Kecil rewel, hidung mampet, ingus cenderung kental berwarna kuning kehijauan, dapat dicurigai ia terinfeksi virus atau bakteri. Penanganannya sendiri, apakah memerlukan obat atau antibiotik harus ditentukan berdasarkan pemeriksaan dokter.

Apa yang bisa Bunda lakukan saat Si Kecil pilek? Terapkan kiat-kiat berikut ini.

  1. Cuci hidung Si Kecil menggunakan larutan isotonis (air garam sediaan jadi). Ini bertujuan untuk membersihkan lendir yang menumpuk di hidung sehingga ingus dapat dikeluarkan dari hidung. Bunda perlu melakukan hal ini karena di saat Si Kecil mengalami kesulitan membuang ingus, ia cenderung menelannya sehingga timbul gejala batuk.
  2. Berikan obat-obatan tertentu seperti obat pereda demam, anti nyeri, dekongestan, atau antialergi sebagai penanganan gejala. Berikan sesuai dosis yang dianjurkan dokter.
  3. Menunjang daya tahan tubuh yang berperan penting dalam proses pencegahan dan penyembuhan sakit. Pastikan asupan nutrisi tercukupi dan Si Kecil banyak istirahat. Berikan juga nutrisi yang mengandung nukleotida serta laktoferin yang berfungsi melawan infeksi dalam tubuh.

Menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat, seperti mencuci tangan tiap kali selesai beraktivitas atau menutup bersin dan batuk menggunakan siku bagian dalam, sebaiknya diajarkan pada Si Kecil sebagai upaya menjaga kesehatan tubuhnya.

Lihat Artikel Lainnya