Kenali Demam pada Si Kecil untuk Penanganan Tepat

Oleh: Morinaga Platinum

Demam bukanlah sebuah penyakit, melainkan sebuah gejala. Demam terjadi saat sistem kekebalan tubuh berperang melawan infeksi akibat bibit penyakit yang masuk (virus, kuman, parasit, atau jamur). Dalam istilah medis, seseorang dikatakan demam apabila suhu tubuh mencapai minimal 37.5 derajat Celcius. Suhu tubuh sengaja ditingkatkan secara otomatis guna membuat bibit penyakit tidak betah hidup di dalam tubuh atau akan mati.

Cara cepat, tepat, dan mudah untuk mengetahui Si Kecil demam adalah dengan memeriksa suhu tubuhnya. Pemeriksaan ini harus dilakukan dengan menggunakan termometer. Jangan bergantung pada rabaan tangan untuk mengukur demam, suhu badan asli Si Kecil bisa lebih tinggi dari perkiraan Bunda.

Saat Si Kecil demam, Bunda dapat memberikan acetaminophen untuk menurunkan temperaturnya. Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk dan aturan pakai sesuai yang tertulis pada kemasan; umur, tinggi, dan berat badan Si Kecil akan menentukan dosis yang diperlukan. Hindari juga pemberian aspirin karena dapat menyebabkan sindrom Reye, yakni penyakit yang ditandai dengan gangguan pembengkakan pada otak dan hati. 

Bunda bisa mengompres hangat area lipatan tubuhnya (ketiak, lipat paha, leher) dan mengenakannya baju yang tipis agar panas tubuh bisa keluar. Jangan lupa, berikan Si Kecil minum yang banyak agar ia terhindar dari dehidrasi.

Namun, Bunda harus tetap waspada karena demam pada Si Kecil bisa jadi berbahaya apabila disertai dengan komplikasi. Segera cari bantuan medis jika Si Kecil mengalami gejala berikut ini:

  • Temperatur tubuh mencapai 38,5 derajat Celsius atau lebih tinggi
  • Demam berlangsung lebih dari 72 jam
  • Demam disertai dengan leher kaku, sakit tenggorokan, sakit telinga, dan sakit kepala
  • Kejang-kejang
  • Reaksinya kurang responsif

Milestone Lainnya