Artikel Terbaru Artikel Terbaru

Cara Mudah Mengatasi Perut Kembung Pada Anak

Morinaga Platinum ♦ 25 Februari 2022

Apakah perut Si Kecil terasa keras dan kembung? Mungkin hal ini disebabkan oleh banyaknya gas yang terdapat di dalam perut Si Kecil, sehingga menyebabkan perutnya menjadi kembung. Namun, Bunda tak perlu khawatir, karena perut kembung pada anak adalah gejala pencernaan umum yang banyak dialami bayi di beberapa tahun pertama usianya.

Meski demikian, Bunda perlu berhati-hati karena perut kembung pada anak dapat menyebabkannya menjadi mudah muntah. Kembung adalah kondisi dimana terdapat banyak gas di dalam saluran pencernaannya. Bayi yang banyak menangis sering mengalami kembung karena banyak menelan udara.

Baca juga: Cara Menyapih Anak dengan Cinta

Dalam beberapa kasus, perut kembung disertai demam pada anak perlu diwaspadai. Hal yang perlu Bunda waspadai apabila Si Kecil demam adalah kemungkinan timbulnya kejang. Kejang saat demam dapat terjadi pada mereka yang memiliki genetik atau keturunan kejang ketika kecil dan suhu demam yang terlampau tinggi.

Gejala perut kembung yang disertai dengan demam bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya saja seperti salah konsumsi makanan atau minuman, virus dan bakteri, hingga gangguan serius yang perlu penanganan medis secepatnya.

Cara Mengatasi Perut Kembung pada Anak Usia 1-3 Tahun

Jika perut kembung terjadi pada anak batita, maka Bunda perlu segera mengatasinya dengan beberapa cara berikut:

Bantu Si Kecil Bersendawa

Tanpa disadari Si Kecil yang berusia diatas 6 bulan akan menyerap banyak udara lewat mulut saat makan, menyedot susu, mengunyah terlalu cepat dan lain sebagainya. Udara yang masuk ke tubuh Si Kecil akan berkumpul di dalam perut dan menjadi gas tertahan yang menyebabkan perut kembung.

Bantulah Si Kecil setiap habis makan untuk mengurangi kadar gas di dalam perutnya dengan mengatur tubuh Si Kecil dalam posisi tegak (baik di dekap, digendong, maupun duduk) selama 20-30 menit sehabis makan. Hindari pula aktivitas yang terlalu aktif seperti berguling atau merangkak cepat, karena tak hanya membuat perut kembung, tapi juga bisa membuatnya muntah.

Makan Secara Perlahan

Jika Si Kecil mendapatkan asupan melalui susu atau makanan padat, pengaturan jadwal makan yang sesuai dapat mencegah resiko perut kembung. Tidak seperti orang dewasa yang terbiasa makan tiga kali sehari, lambung Si Kecil yang mungil memerlukan banyak adaptasi.

Oleh sebab itu, Bunda perlu mengatur jadwal makan Si Kecil dengan intensitas yang lebih sering, namun dengan porsi yang lebih sedikit. Misalnya daripada memberikan Si Kecil satu botol susu untuk dihabiskan dalam sekali minum, berikan ia setengah botol dengan selang waktu 1-2 jam. Biarkan ia merasa kenyang secukupnya, karena Si Kecil juga akan bereaksi jika ia sudah lapar dan siap menerima makanan baru.

Risiko perut kembung pada anak dapat meningkat jika Si Kecil minum melalui botol susu. Lubang pada dot membuat angin masuk dan tertelan saat Si Kecil minum. Oleh sebab itu, Bunda perlu memilih jenis dot yang tidak menghasilkan terlalu banyak angin saat digunakan.

Perhatikan Menu Makanan

Kebanyakan makanan yang sulit dicerna memiliki kadar gas tinggi, sehingga perut kembung pada anak terjadi. Maka Bunda perlu memperhatikan asupan yang diberikan, terutama jika Si Kecil sudah mulai diperkenalkan pada makanan padat.

Jika Si Kecil masih menerima ASI, maka Bunda lah yang harus menjaga pola makan sehat untuk menghindari efek kembung pada Si Kecil. Semua makanan yang Bunda terima berpengaruh pada kandungan ASI, sehingga Si Kecil akan merasakan dampak baik dan buruk dari makanan yang dikonsumsi Bunda selama menyusui.

Hindarilah makanan yang mengandung gas seperti makanan yang mengandung tepung (roti, pasta), bawang, beberapa jenis sayuran sejenis kembang kol, makanan dengan perasa manis buatan, dan soda.

Ajak Si Kecil Bergerak

Untuk mengatasi perut kembung pada anak yang berusia dibawah 6 bulan, Bunda perlu mengajaknya bergerak. Caranya, Bunda dapat merebahkan tubuh Si Kecil, pegang kakinya dan perlahan buatlah gerakan memutar seperti sedang bersepeda. Lakukan ini beberapa kali sehari untuk mengeluarkan gas dan meredakan ketidaknyamanan di dalam perutnya.

Pijat

Buat Si Kecil merasa lebih nyaman dengan pijatan lembut di perut, lutut, paha, dan usapan lembut di punggungnya. Hal ini dapat bantu mengeluarkan gas di tubuh dan juga membuatnya merasa rileks.

Posisi Makan yang Tepat

Saat menyusui Si Kecil, pastikan posisi kepalanya lebih tinggi dari perut. Jika Si Kecil belum mampu mengontrol tubuhnya, peluk ia dengan posisi yang memudahkan cairan untuk turun seperti memiringkan tubuhnya.

Beri Air Hangat

Bunda dapat memberikan Si Kecil minum air hangat untuk meredakan rasa begah di perut. Mintalah ia untuk meminumnya sedikit demi sedikit supaya perutnya tidak menjadi lebih kembung lagi. Kalau Si Kecil sampai bersendawa, berarti ada sebagian gas yang sudah keluar.

Kompres Bagian Perut

Berikan kehangatan dari dalam dan juga dari luar. Berikan kompres hangat di bagian perut dengan handuk yang sudah direndam dengan air panas sebelumnya. Bunda juga bisa menggunakan botol yang diisi dengan air hangat atau bantal hangat.

Beri Madu Murni

Madu murni bisa dicampurkan ke dalam teh atau air hangat, lalu berikan kepada Si Kecil untuk mengurasi rasa kembungnya. Kalau memang Si Kecil suka dengan madu murni, berikan madu tanpa campuran kepadanya.

Berikan Yogurt

Cara yang satu ini biasanya lebih disukai oleh Si Kecil. Bunda bisa memberikan yogurt atau makanan probiotik lainnya saat perut kembung pada anak terjadi. Makanan ini akan membantu bakteri baik dalam usus untuk segera mempercepat pencernaan. Pasalnya yogurt akan mengurangi gas dan kembung, sekaligus melancarkan buang air besar yang melegakan.

Buat Susu Formula dengan Cara yang Tepat

Apabila ASI Bunda terlalu sedikit ataupun ada hal lain yang mengharuskan Si Kecil meminum susu formula, maka Bunda perlu memastikan susu dan airnya tercampur dengan baik.

Saat Bunda ingin memberikan susu tersebut kepada Si Kecil, maka sebaiknya Bunda diamkan selama 2-3 menit sampai buih dan gelembung udara yang ada di permukaan saat dikocok hilang. Pasalnya, gelembung udara tersebut akan menyebabkan perut kembung pada anak.

Jika Bunda masih ragu memilih susu pertumbuhan yang tepat untuk Si Kecil, Morinaga Platinum dapat menjadi pilihan Bunda sebagai susu pertumbuhan Si Kecil karena Morinaga Platinum MoriCare Triple Bifidus mengandung Probiotik Triple Bifidus dan Prebiotik GOS untuk jaga kesehatan saluran cerna Si Kecil dan perkuat daya tahan tubuhnya.

Baca juga: Kenali Perkembangan Anak dari Tahun ke Tahun

Apabila Si Kecil mengalami perut kembung yang disertai dengan demam, Bunda dapat mengatasinya dengan membiarkan anak beristirahat, kompres bagian dahi, leher, dada, dan ketiak Si Kecil dengan air hangat untuk menurunkan demamnya.

Selain itu, Bunda perlu memberikan Si Kecil minum yang banyak dan memakaikannya pakaian yang tipis, sehingga suhu panas dalam tubuh Si Kecil dapat dengan mudah keluar dari dalam tubuh.

Jika demam Si Kecil tak kunjung membaik, sebaiknya Bunda segera membawa Si Kecil ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selain itu, dokter pasti akan memberikan obat untuk menurunkan demam dan mengatasi perut kembung Si Kecil.

Demikianlah beberapa cara mudah dalam mengatasi perut kembung pada anak. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Bun!

Lihat Artikel Lainnya