5 Hal yang Bisa Bunda Lakukan Agar Anak Cerdas Sejak Dini

Morinaga Platinum ♦ 1 Januari 2020

Tahukah Bunda anak dapat menjadi cerdas tidak hanya karena nutrisinya, tapi juga stimulasi dan pola asuh yang diberikan orangtua. Namun, yang paling utama adalah pemahaman Ayah dan Bunda bahwa setiap anak terlahir cerdas dengan kecerdasan dan talentanya masing – masing. Tugas orangtualah meningkatkan potensi kecerdasan yang dimilikinya. Nah, berikut ini adalah pola asuh yang dapat menjadikan anak cerdas.

Bangun Keterikatan Emosi dengan Anak

Kedekatan emosi antara orangtua dan anak adalah dasar dari pola asuh anak cerdas. Emosi yang terkoneksi sejak bayi dapat membuat Si Kecil merasa nyaman dan percaya diri. Seorang bayi dapat mulai memahami emosi dan ekspresi orangtua dari apa yang ia lihat dan sentuhan yang ia rasakan. Untuk itu, meskipun masih bayi, tunjukkanlah selalu ekspresi positif di hadapan Si Kecil, Bun. Seringlah melakukan kontak fisik dengannya dan selalu tatap matanya ketika berinteraksi, meskipun ia belum dapat berbicara.

Berikan Ruang Eksplorasi

Jangan takut rumah berantakan ya, Bun. Biarkan Si Kecil bereksplorasi dengan dunia di sekitarnya. Menurut para pakar kesehatan dan psikologi anak, eksplorasi adalah bagian dari stimulasi yang positif. Si Kecil yang dibiarkan bebas bereksplorasi sejak bayi akan memaksimalkan potensi tumbuh kembangnya. Seorang bayi dapat belajar mengenai persepsi sebab akibat dan belajar menggerakkan motoriknya melalui eksplorasi sederhana dengan beragam benda dan interaksi dengan orang dewasa. Jadi, Bunda tak perlu khawatir dan membatasi ruang eksplorasi Si Kecil, yang penting selalu perhatikan keamanan dan kebersihan area eksplorasinya.

Memuji Efektif

Pujian ternyata tidak selalu berdampak positif untuk menjadikan anak cerdas, lho, Bun. Pujian yang terlalu berlebihan dan tidak sesuai porsinya justru bisa memberikan dampak negatif pada kecerdasan emosionalnya, seperti tidak mampu menghadapi kegagalan bahkan cenderung menjadi anak yang sombong. Oleh karena itu, berikanlah pujian secara efektif.

Menurut Jessica Alexander dan Iben Sandahl, penulis The Danish Way of Parenting, pujilah proses Si Kecil dalam mengerjakan sesuatu ketimbang memuji hasil pekerjaan tersebut. Hal ini akan menumbuhkan pola pikir bahwa Si Kecil bisa mengembangkan kemampuan dan keterampilannya dengan bekerja keras. Pujian yang berorientasi pada proses juga dapat mengembangkan ketangguhan dan motivasi diri pada Si Kecil.

Hal yang berbeda akan terjadi apabila Ayah dan Bunda biasa memuji hasil, sehingga Si Kecil akan cenderung berorientasi pada hasil yang ingin ia dapatkan saja bagaimanapun caranya.

Penuhi Nutrisinya

Anak cerdas membutuhkan asupan nutrisi harian yang lengkap dan berkualitas. Saat bayi tentu sumber nutrisi utama yang harus diberikan adalah ASI, setelah itu Bunda dapat memberinya susu pertumbuhan dengan nutrisi yang lengkap, karena nutrisi dari makanan utamanya saja belum tentu cukup. Bunda dapat memberikan Morinaga Platinum MoriCare Zigma dengan Triple Bifidus yang mengandung sinergi nutrisi untuk dukung Faktor Kecerdasan Multi Talenta, Faktor Pertahanan Tubuh Ganda dan Faktor Tumbuh Kembang Optimal Si Kecil, sehingga ia dapat tumbuh menjadi anak cerdas yang multitalenta.

Berikan Stimulasi Tepat

Setiap anak memiliki kecerdasan dan talentanya masing – masing, untuk itu sebagai orangtua, Ayah dan Bunda sebaiknya segera mengenali potensi Si Kecil sejak dini agar dapat memberinya stimulasi yang tepat sehingga ia akan tumbuh menjadi anak cerdas. Bunda dapat mencoba tools Morinaga Mi Play Plan (MIPP) untuk menemukan talenta Si Kecil dan apa saja stimulasi yang tepat agar talentanya terus terasah.

Jadi, sudah siap untuk mendidik dan mengasuh Si Kecil menjadi anak cerdas sesuai talenta dan potensi keceradasannya, Bun?

Lihat Artikel Lainnya