4 Cara Ampuh Atasi Hidung Tersumbat Dan Sakit Tenggorokan

Oleh: Morinaga Platinum

Saat hidung tersumbat dan tenggorokan sakit, aktivitas akan terganggu. Apa pun penyebabnya-alergi, pilek, atau selesma-kedua hal tersebut akan membuat Si Kecil rewel dan tidak nyaman. Saat Si Kecil mulai memerlihatkan dua gejala tersebut, Bunda pasti ingin langsung membawanya periksa ke dokter. Tetapi, ternyata ada beberapa langkah penanganan mudah yang bisa dilakukan terlebih dahulu untuk meringankan ketidaknyamanan yang Si Kecil rasakan. Berikut penjelasannya:

Air putih dan cairan lain

Siapa sangka salah satu solusi atasi sakit tenggorokan adalah dengan mengonsumsi air hangat secara cukup. Lendir yang ada di saluran napas Si Kecil akan dilonggarkan oleh air hangat tersebut. Bunda juga bisa memberikannya cairan lain seperti jus hangat, kaldu, atau teh tanpa kafein, seperti chamomile atau peppermint. Alternatif lainnya adalah sup ayam yang ternyata bersifat anti-inflamasi dan dapat mengencerkan lendir.

Air garam dan semprotan saline

Air garam dan semprotan saline bisa membantu mengeluarkan lendir dan meringankan rasa sakit yang terkait dengan sakit tenggorokan. Bunda bisa membeli semprotan saline di apotek terdekat. Atau Bunda bisa membuat larutan garam untuk berkumur di rumah dengan cara mencampur setengah sendok teh garam dengan air. 

Uap

Menghirup uap dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan. Bunda bisa menyiapkan bak ukuran sedang yang telah diisi air panas. Gunakan handuk untuk menutupi kepala Si Kecil saat ia menempatkan wajahnya di atas uap. Ingat, damping terus Si Kecil selama proses berlangsung untuk menjaga air tidak tumpah dan melukainya.  

Obat

Obat dekongestan bisa dijadikan alternatif dari pengobatan rumah. Batasi penggunaan obat ini selama tiga hari saja karena tubuh Si Kecil bisa alami ketergantungan. Bahkan kondisi tenggorokan bisa memburuk setelah obat berhenti dikonsumsi. Kebanyakan antihistamin juga aman untuk Si Kecil dan dapat membantu mengurangi jumlah produksi lendir. Meski demikian, tetaplah pantau keadaannya karena antihistamin dapat menyebabkan kantuk dan sakit kepala.

Apabila gejala berlanjut hingga lebih dari tiga hari, bawa Si Kecil ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tunjang kesehatan Si Kecil dengan memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Bunda bisa berikan nutrisi tambahan yang mengandung laktoferin dan nukleotida, berfungsi dalam meningkatkan antibodi untuk melawan infeksi, serta probiotik dan prebiotik yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan saluran cerna Si Kecil. Jadi, tak hanya asupan nutrisi terjaga baik tubuh Si Kecil pun mendapat perlindungan ganda.

Milestone Lainnya