Usia Kehamilan 36 Minggu, Bersiaplah dengan Perubahan Ini

Oleh: Morinaga Platinum

21 September 2020

Memasuki usia kehamilan 36 minggu artinya Bunda sudah menjalani masa kehamilan selama 9 bulan penuh. Pada tahap ini, janin sudah mempunyai ukuran dan kematangan yang siap untuk dilahirkan. Masa-masa mendekati persalinan ini tentu sangat mendebarkan bagi Bunda. Apalagi ada beberapa perubahan yang terjadi baik pada janin maupun pada tubuh Bunda saat usia hamil 36 minggu.

Organ tubuh janin sudah terbentuk dengan sempurna, di antaranya yaitu hati, paru-paru dan juga ginjal. Hati yang dimiliki oleh bayi saat berusia 36 minggu telah menghasilkan kotoran. Dengan terbentuknya organ tubuh bayi yang sempurna, maka kehamilan Bunda sudah memasuki minggu-minggu terakhir sehingga bayi siap untuk dilahirkan.

Perkembangan janin 36 minggu

Saat hamil 36 minggu, semakin banyak perubahan dan perkembangan yang terjadi pada janin di dalam kandungan Bunda. Simak selengkapnya:

  • Perkembangan pada fisik janin 36 minggu mengalami banyak perubahan. Ia sudah bisa membuka dan menutup mata sebagai tanda refleks koordinasi yang mulai terbentuk dengan baik.
  • Janin juga lebih bergerak aktif pada malam hari, organ tubuhnya semakin lengkap, dan sistem kekebalan tubuh mulai berfungsi.
  • Bayi Bunda masih akan bertambah berat, kurang lebih 28 gr per harinya. Pada minggu ini panjang janin sekitar 46-47 cm dan beratnya sekitar 2,7-3 kg.
  • Jantungnya sudah sempurna dan siap menarik napas pertamanya ketika lahir ke dunia.
  • Saluran pencernaan dan mulutnya telah siap untuk mencerna dan menyusui.
  • Sebagian besar janin usia 36 minggu sudah membalikkan posisinya untuk menyambut persalinan, yaitu kepala di bawah dan bokong di bagian atas.

 

 Baca juga: Cara Meningkatkan Berat Badan Janin di dalam Kandungan

 

Perubahan pada Bunda saat hamil 36 minggu

Bukan hanya perkembangan pada janin, namun tubuh Bunda juga mengalami beberapa perubahan saat usia kehamilan 36 minggu seperti berikut ini:

  • Berat badan Bunda saat ini kurang lebih bertambah 11-13,5 kg. Bunda mungkin merasa sesak napas dan mengalami gangguan pencernaan, karena rahim ada tepat di bawah tulang rusuk.
  • Perut yang makin besar mungkin menjadikan Bunda cukup sulit berjalan, sering sakit punggung, serta merasa cepat lelah. Bunda mungkin sering merasakan kaki dan pergelangan kaki yang membengkak saat sore hari. Hal ini biasanya diakibatkan oleh edema atau penumpukan cairan.
  • Pada saat hamil 36 minggu, Bunda juga akan lebih sering buang air kecil karena rahim yang menekan kandung kemih. Tetapi, sebaiknya jangan kurangi konsumsi air mineral agar tidak mengalami dehidrasi. Yang harus dikurangi hanya minuman yang justru memicu dehidrasi, seperti teh dan kopi.
  • Kondisi janin yang semakin besar membuat porsi makan Bunda menjadi lebih sedikit. Agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi, Bunda bisa menambah frekuensi makan lebih sering dengan porsi yang sedikit tersebut.

Risiko dan keluhan kehamilan 36 minggu

Pada usia kehamilan ini, sejumlah risiko mulai dari ringan sampai yang membahayakan nyawa bisa saja terjadi. Berikut ini adalah keluhan kehamilan 36 minggu yang sering terjadi:

  • Nyeri dan kesemutan area panggul

Banyak wanita pada masa ini sering mengalami kesemutan dan kebas di area panggul. Sebagian mungkin juga mengalami nyeri pada bagian ini ketika berjalan, karena sendi panggul melonggar sebagai persiapan dari proses persalinan. Apabila dirasa sangat mengganggu, sebaiknya Bunda memeriksakan diri ke dokter.

  • Pendarahan dari vagina

Perdarahan bisa menjadi sebuah pertanda kondisi serius pada kehamilan trisemester 3. Segera lakukan pengecekan ke dokter kandungan jika Bunda mengalami kondisi ini.

 

 Baca juga: Kenali Flek Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

 

  • Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi yang terjadi saat hamil 36 minggu biasanya ditandai dengan sakit kepala atau pandangan kabur. Bunda bisa melakukan kontrol setiap ke dokter untuk memantau perubahan tekanan darah.

  • Gatal-gatal parah

Meningkatnya suplai darah ke kulit menjadi penyebab munculnya rasa gatal pada tubuh Bunda. Gunakan pelembap kulit untuk meredakan gatal dan minum air putih dengan cukup agar kelembapan kulit terjaga.

  • Kontraksi palsu

Kondisi ini normal terjadi pada kehamilan trisemester 3. Kondisi ini sekaligus sebagai persiapan rahim untuk menjalani persalinan. Apabila Bunda merasakan kontraksi palsu yang makin sering datang dan terasa menyakitkan, Bunda bisa memeriksakan diri ke dokter kandungan.

  • Pecah ketuban lebih awal

Sekitar 10% wanita merasakan pecah ketuban sebelum waktunya. Kondisi tersebut ditandai dengan air yang mengalir melalui sela-sela paha. Kondisi ini sangat sering terjadi di tempat tidur. Kemungkinan Bunda akan bingung membedakan urin dengan cairan ketuban. Jika kondisi semacam ini terjadi saat hamil 36 minggu, sebaiknya segeralah periksakan diri ke dokter. Pecahnya kantung ketuban tanpa adanya penanganan tepat bisa mengakibatkan infeksi yang berisiko membahayakan janin.

Persalinan yang terjadi sebelum kehamilan 37 minggu juga dikategorikan sebagai kelahiran prematur dan mungkin memerlukan perawatan khusus lebih lanjut. Namun, Bunda tak perlu terlalu khawatir karena sekitar 99% bayi yang lahir usia hamil 36 minggu ternyata bisa hidup normal dan tidak mengalami masalah kesehatan serius. Agar keadaan janin selama masa kehamilan selalu sehat, Bunda bisa mengonsumsi nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan janin seperti karbohidrat, protein, zat besi, vitamin, asam folat, lemak, dan kalsium.

 

 Baca juga: Hal yang Harus Bunda Tahu Saat Usia Kehamilan 37 Minggu

Milestone Lainnya