Kaki Bengkak Saat Hamil: Penyebab & Cara Mengatasinya

Morinaga Platinum ♦ 27 November 2019

Kaki bengkak saat hamil adalah salah satu gangguan yang sering dialami Bunda yang sedang hamil. Kaki bengkak saat hamil umum terjadi pada kehamilan trimester 3. Kondisi ini terjadi karena adanya penumpukan cairan sebagai akibat dari produksi cairan yang terlalu banyak menjadi salah satu penyebab kaki bengkak saat hamil atau edema. Umumnya pembengkakan terjadi pada kaki, pergelangan kaki, tungkai dan jari kaki.

Banyak Bunda yang mengeluh sandal atau sepatu mereka tidak lagi pas untuk dipakai. Banyak pula Bunda yang merasa tidak nyaman ketika berjalan karena kondisi ini. Tidak hanya itu, Bunda juga merasa tidak percaya diri. Akan tetapi, Bunda tidak perlu khawatir. Ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasinya. Tetapi sebelum mengetahui cara mengatasi kaki bengkak saat hamil, sebaiknya kenali penyebabnya terlebih dahulu, yuk. 

Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil

Penyebab utama kaki bengkak yakni karena jumlah produksi cairan terjadi lebih banyak saat perempuan dalam kondisi hamil. Nah, cairan tersebut akan terus menumpuk dan membuat Bunda harus menahannya, pada kondisi ini rahim juga akan terus membesar.

Penyebab lainnya, karena peredaran darah yang tidak lancar. Hal tersebut juga membuat cairan menumpuk di kaki. Penimbunan cairan inilah yang akan membuat kaki Bunda bengkak.

Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Berikut beberapa cara yang bisa Bunda coba untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil agar tidak mengganggu perkembangan janin. 

1. Memperbaiki cara duduk

Duduk menyilang merupakan cara duduk yang perlu dihindari. Posisi duduk ini justru akan menghambat peredaran darah dari jantung ke kaki sehingga dapat membuat kaki menjadi bengkak. Tapi, Bunda bisa mengubah posisi duduk dengan menaikkan kaki. Caranya, Bunda bisa menggunakan kursi kecil untuk meletakkan kaki dengan posisi sejajar sehingga aliran darah bisa lancar.

2. Jangan duduk terlalu lama

Bunda bisa melakukan jalan-jalan kecil karena kegiatan ini dapat memperlancar peredaran darah di kaki. Namun, sebagian besar Bunda yang sedang hamil malas untuk bergerak ketika perut sudah semakin besar dengan alasan berat dan masih banyak lagi. Alasan ini sebenarnya hanyalah masalah mindset saja karena pada kenyataannya Bunda tetap harus bergerak cukup agar metabolisme tubuh berjalan normal. 

Kegiatan ringan yang bisa Bunda lakukan banyak, kok misalnya melakukan aktivitas ringan selama 30 menit per hari agar kaki bengkak bisa dicegah, berjalan pagi hari saat udara masih segar, melakukan earthing atau berjalan di taman tanpa alas kaki, memasak dan lain-lain.

Itulah penyebab kaki bengkak yang seringkali dialami para ibu hamil dan cara mengatasinya agar tidak mengganggu perkembangan janin. Tips lain agar perkembangan janin tidak terganggu di trimester 3 adalah tidur menghadap kiri. Posisi tidur ini meningkatkan aliran darah ke bayi sehingga janin merasa nyaman. Jika perut Bunda sakit atau terasa terlalu ketat, posisi ini adalah posisi terbaik untuk berbaring dan beristirahat.

Sekarang jadi lebih tahu kan, Bun apa saja yang bisa dilakukan untuk menjaga perkembangan janin agar bisa berkembang optimal selama proses kehamilan? Selamat mempraktikkan tips ini dan semoga Bunda dan calon bayi tetap sehat hingga persalinan. Bunda, sebagai persiapan kenali juga perkembangan janin saat memasuki hari perkiraan lahir (HPL) dengan membaca artikel ini, yuk: Bunda sudah memasuki HPL? Yuk, kenali perkembangan janinnya.

Lihat Artikel Lainnya