Tingkatkan Kecerdasan Si Kecil Dengan Pola Asuh Yang Tepat

Oleh: Morinaga Platinum

Lima tahun pertama kehidupan adalah periode di mana Si Kecil sangat membutuhkan dukungan Ayah dan Bunda. Pasalnya, apa yang  terjadi selama periode emas tersebut akan memengaruhi perkembangan otaknya seumur hidup. Tidak main-main, ya, Bunda? Orangtua adalah kunci penting tumbuh kembang Si Kecil berjalan optimal.

Oleh sebab itu, pola pengasuhan Si Kecil tidak boleh luput dari perhatian karena hal tersebut adalah proses interaksi antara Ayah dan Bunda dengan Si Kecil yang dilakukan sejak dini. Interaksi yang dimaksud mencakup banyak hal, antara lain mencukupi kebutuhan nutrisi serta memberikan stimulasi untuk pengembangan kemampuannya. Interaksi ini adalah pondasi dari pengembangan kecerdasan majemuk Si Kecil.

Menurut Howard Gardner, profesor pendidikan di Harvard University, ada 9 kecerdasan majemuk yang dimiliki oleh tiap individu yaitu kecerdasan linguistik, logika matematika, musikal, kinestetik, visual spasial, interpersonal, intrapersonal, naturalis, dan moral. Kesembilan kecerdasan ini jika diasah dengan tepat sejak dini akan bisa mencapai potensi maksimalnya.

Berikut ini adalah prinsip utama dalam membesarkan Si Kecil yang bisa Bunda terapkan di rumah agar proses tumbuh kembangnya optimal:

Berikan nutrisi lengkap dan seimbang

Berikan Si Kecil ASI eksklusif, makanan pendamping ASI (MPASI), hingga makanan dewasa. Lakukan secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuannya. Tak hanya itu saja, perhatikan komposisi nutrisi yang berikan. Si Kecil harus mendapatkan nutrisi lengkap dan seimbang agar proses tumbuh kembangnya lancar. Bunda bisa berikan nutrisi tambahan yang mengandung kolin, alfa laktalbumin, omega-3, omega-6, dan zat besi yang akan mendukung fungsi otak dan perkembangan sistem saraf. 

Kolin dikenal sebagai zat yang dapat membantu perkembangan daya ingat. Sedangkan alfa-laktalbumin akan memastikan jumlah asam amino yang dibutuhkan selama masa tumbuh kembang tercukupi. Pasalnya, asam amino berperan penting dalam perkembangan otak.

Tingkatkan kontak Ayah-Bunda dengan Si Kecil

Alat belajar terbaik untuk Si Kecil yang tak tergantikan oleh teknologi atau acara TV tertentu adalah kontak langsung dengan Ayah dan Bunda. Interaksi langsung yang terjadi dengan Si Kecil akan memberikan stimulasi yang paling ia butuhkan karena adanya ikatan emosional bermakna untuk dirinya.

Aktivitas seperti mengajak Si Kecil berbicara sejak ia masih bayi, tersenyum padanya, membacakan dongeng, adalah contoh bagaimana Bunda bisa menstimulasinya dengan cara yang sederhana.

Berikan permainan yang cerdas

Tak bisa dipungkiri bahwa main adalah aktivitas utama Si Kecil. Dengan bermain, ia juga bisa belajar dan mengembangkan kecerdasannya. Saat memberikan mainan untuk Si Kecil, sesuaikan dengan tahapan usianya. Pilih ragam permainan yang memicu rasa ingin tahunya.

Agar lebih bermanfaat identifikasi dahulu jenis kecerdasan majemuk Si Kecil agar permainan yang dilakukan bisa lebih terarah. Bunda bisa menggunakan fasilitas identifikasi kecerdasan majemuk di situs Morinaga Multiple Intelligence Play Plan. Setelah mengetahui hasilnya, Bunda lantas bisa mencari ide-ide kreatif seputar bermain untuk dilakukan bersama Si Kecil. 

Lengkapi imunisasinya

Si Kecil yang menerima imunisasi lengkap sesuai usianya, cenderung memiliki kecerdasan kognitif dan kemampuan fisik lebih tinggi dibandingkan yang tidak menerima imunisasi. Sebabnya, Si Kecil yang menerima imunisasi berisiko lebih rendah menderita penyakit tertentu sehingga pertumbuhannya lebih optimal dibandingan dengan yang tidak diberi imunisasi.

Kecerdasan Si Kecil hingga besar nanti dipengaruhi faktor lingkungan dan pola asuh yang diterimanya. Oleh karena itu, Bunda harus bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dan stimulasi yang ia butuhkan agar tumbuh kembangnya optimal.

Milestone Lainnya