7 Tanda Awal Kehamilan yang Wajib Bunda Ketahui

Oleh: Morinaga Platinum

7 Desember 2020

Tanpa disadari, banyak tanda awal kehamilan yang luput dari perhatian Bunda. Ciri awal kehamilan yang paling umum biasanya adalah mual dan muntah serta telat menstruasi. Padahal, masih banyak gejala kehamilan lain yang seringkali terabaikan.

Lalu mengapa seorang wanita bisa tidak menyadari dirinya sedang hamil? Faktanya, kondisi ini disebabkan oleh rendahnya kadar hormon kehamilan hCG (human chorionic gonadotropin) dalam darah. Bahkan keadaan stres juga bisa membuat Bunda tak menyadari bahwa sedang mengandung calon Si Kecil.

Penyebab lainnya adalah masih banyak wanita yang menganggap tanda awal kehamilan sebagai gejala PMS (premenstrual syndrome). Meskipun hampir mirip, keduanya memiliki tanda yang berbeda. Berikut tanda awal kehamilan beserta penjelasan lebih lanjut:

 Baca juga: Hubungan Intim Menjelang Kelahiran Itu Perlu! Ini Alasannya

  1. Nyeri payudara

    Umumnya nyeri di payudara muncul saat masa PMS, namun rasa nyeri ini juga menjadi tanda bahwa Bunda sedang hamil. Perbedaannya, nyeri payudara seseorang yang sedang hamil akan menjadi sangat sensitif dan terlihat lebih berisi. Rasa nyeri yang muncul juga cenderung lebih berat dari pada nyeri payudara karena sedang PMS.

    Rasa nyeri ini merupakan salah satu tanda yang paling awal muncul, karena biasanya terjadi satu sampai dua minggu setelah proses pembuahan. Perubahan warna pada puting dan ukuran aerola yang semakin membesar juga menjadi penanda awal kehamilan yang cukup meyakinkan.

    Baca juga: 10 Mitos dan Fakta Seputar Asi dan Menyusui
  2. Sakit punggung

    Siapa sangka ternyata nyeri di bagian punggung juga bisa menjadi indikasi bahwa Bunda sedang hamil. Umumnya, rasa sakit muncul berpusat pada bagian bawah punggung hingga ke pinggang. Tanda awal kehamilan yang satu ini terjadi akibat kram perut, sembelit, dan perut kembung yang sering melanda pada masa awal kehamilan. Untuk mengatasi gejala ini, sebaiknya Bunda konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan obat pereda nyeri yang aman bagi ibu hamil.

    Baca juga: 5 Gerakan Olahraga Untuk Usia Kehamilan 7 Bulan
  3. Mudah lelah

    Pada minggu-minggu awal kehamilan, tubuh merespon peningkatan kadar progesteron dengan berbagai gejala termasuk menjadi mudah lelah. Kadar progesteron yang meningkat tersebut memicu penurunan tekanan darah dan kadar gula dalam darah, sehingga efeknya bisa sampai kelelahan serta rasa kantuk yang lebih sering melanda.

    Sebagai cara mengantisipasinya, Bunda harus memiliki waktu tidur yang cukup serta menjaga asupan protein dan zat besi setiap hari. Kondisi kelelahan ini tak jarang juga diikuti dengan tubuh yang mudah kegerahan. Oleh karena itu, pastikan suhu ruangan dalam keadaan sejuk dan batasi aktivitas Bunda yang cukup menguras energi.
  4. Indera penciuman semakin tajam

    Dalam beberapa kondisi, banyak juga wanita yang mengalami peningkatan sensitivitas pada indera penciumannya. Bahkan beberapa orang menjadi tidak suka terhadap bau tertentu akibat efek tanda awal kehamilan ini. Misalnya jika sebelumnya Bunda suka dengan wangi kopi, bisa jadi saat hamil Bunda malah merasa bau kopi terlalu kuat dan mengganggu. Kondisi ini disinyalir juga menjadi penyebab mual dan muntah yang dialami Bunda saat awal masa kehamilan.
  5. Mood swing

    Selain tanda yang muncul pada fisik, Bunda juga bisa mengetahui tanda awal kehamilan melalui kondisi mood yang sangat mudah berubah-ubah. Kondisi ini terjadi diakibatkan oleh jumlah hormon dalam tubuh yang meningkat drastis. Seseorang bisa menjadi sangat emosional bahkan cenderung cengeng saat awal kehamilan

    Perubahan mood yang begitu cepat perlu ditangani dengan bijak oleh Bunda dan Ayah. Apa lagi kondisi ini bisa terjadi bukan hanya pada awal tapi sepanjang kehamilan sampai jelang melahirkan. Istirahat yang cukup, meluangkan waktu untuk bersenang-senang, serta olahraga ringan bisa membantu Bunda mengendalikan mood swing yang dialami selama kehamilan.
  6. Sering buang air kecil

    Salah satu tanda awal kehamilan yang cukup unik dan jarang disadari adalah meningkatnya intensitas buang air kecil dalam sehari, terutama pada malam hari. Bukan karena Bunda terlalu banyak minum air putih, namun kondisi ini terjadi sebagai tanda bahwa sel telur yang telah dibuahi mulai melakukan proses implantasi di dinding rahim. Kemudian hormon hCG yang meningkat berpengaruh terhadap frekuensi buang air kecil yang bertambah pada malam hari.

    Selain disebabkan perubahan hormon, penelitian juga menganggap ketika hamil tubuh akan memompa darah lebih banyak. Sehingga proses tersebut memicu ginjal bekerja lebih ekstra dalam menyaring cairan sisa ekskresi. Namun Bunda tak perlu khawatir, kondisi ini sangat normal dan tak perlu penanganan yang lebih serius, selama Bunda selalu pastikan kebutuhan air terpenuhi setiap hari agar tidak dehidrasi.
  7. Muncul rasa logam di mulut

    Meski tak begitu banyak Bunda yang mengalami gejala ini, namun beberapa orang menganggap munculnya rasa logam di mulut adalah salah satu tanda awal kehamilan yang cukup meyakinkan. Kondisi ini merupakan efek dari perubahan hormon yang terjadi pada tubuh Bunda. Biasanya gejala ini terasa setiap Bunda selesai makan.

    Uniknya Bunda bisa merasakan logam di mulut hingga trimester kedua. Sehingga perlu ada penyesuaian agar indera pengecap Bunda bisa mengabaikan rasa logam yang muncul, sehingga dapat makan dengan nyaman.

Dengan berbagai gejala yang tampak, diharapkan Bunda lebih mudah menyadari jika sedang dalam kondisi hamil. Sehingga Bunda bisa lebih mempersiapkan segala sesuatu dengan matang menyambut kehamilan Si Kecil.

Jika Bunda mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksa menggunakan alat tes kehamilan untuk memastikan kondisi Bunda. Kemudian, lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

 Baca juga: Dampak Depresi Pada Janin Saat Bunda Hamil

Milestone Lainnya