Tips Memilih Susu Bubuk yang Aman Bagi Balita

Oleh: Morinaga Platinum

3 Desember 2020

Memilih susu bubuk untuk mengoptimalkan pertumbuhan Si Kecil tidak boleh sembarangan. Ada baiknya Ayah dan Bunda harus jeli memerhatikan dan memahami setiap kandungan di dalamnya agar kebutuhan nutrisi harian Si Kecil dapat terpenuhi. Untuk Si Kecil berusia 1 tahun ke atas, susu bubuk yang dilengkapi AA & DHA, Omega 3 & Omega 6, zat besi, serta kalsium dan vitamin D yang tinggi sangat direkomendasikan untuk menunjang tumbuh kembang Si Kecil.

 

Saat ini sudah banyak sekali pilihan susu bubuk yang beredar di pasaran dengan berbagai macam merek dan kandungan yang beragam. Nah, biar Bunda enggak salah pilih, MP akan memberikan beberapa tips memilih susu bubuk yang aman dan pastinya bernutrisi buat Si Kecil. Yuk, simak tipsnya berikut ini:

  1.  Pilih yang memenuhi gizi dan nutrisi harian Si Kecil

Seperti yang telah disebutkan di atas, kandungan gizi dan nutrisi menjadi hal wajib yang Bunda perhatikan ketika memilih susu bubuk. Umumnya, susu bubuk mengandung nutrisi yang hampir sama, seperti zat besi, probiotik, prebiotik, DHA, omega 3 dan lain sebagainya. Walaupun begitu, Bunda bisa mencari kandungan yang paling lengkap. Tidak hanya zat gizi makronutrien seperti karbohidrat dan protein, namun juga zat gizi mikronutrien lainnya misalnya vitamin serta mineral. Adanya tambahan kandungan spesifik seperti kasein dan whey juga dapat menjadi pertimbangan Bunda memilih susu bubuk, asal Si Kecil memang tidak memiliki riwayat alergi terhadap kandungan ini. 

 

Baca juga: 5 Asupan Nutrisi Penunjang Tumbuh Kembang Si Kecil

 

  1.  Sesuaikan dengan usia Si Kecil

Beda umur tentu beda pula kebutuhan nutrisinya. Pastikan Bunda memilih susu bubuk yang sesuai dengan usia Si Kecil. Biasanya produk susu bubuk untuk usia 1-2 tahun memiliki kandungan nutrisi yang banyak memberikan manfaat untuk pertumbuhan otak seperti omega 3, AA, dan DHA. Karena di periode emas atau 1000 Hari Pertama Kehidupannya, jaringan otak Si Kecil berkembang dengan pesat. Di tahun pertama, otak Si Kecil akan membuat 700 koneksi saraf per detiknya, kemudian mencapai sekitar 80 persen ukuran otak dewasa pada tahun kedua. Karena itu, Bunda tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini dengan memilih susu bubuk yang tepat dan sesuai dengan usia Si Kecil. 

 

  1.  Perhatikan potensi serta riwayat alergi yang dimiliki Si Kecil

Beberapa anak ada yang memiliki riwayat atau potensi alergi tertentu, sehingga Bunda harus ekstra hati-hati dalam memilih susu bubuk yang tepat. Misalnya, Si Kecil diketahui memiliki riwayat alergi terhadap susu sapi, maka alternatif susu bubuk yang dapat dipilih adalah yang berbahan soya atau bisa juga susu bubuk PHP (yang mengandung Protein Hidrolisa Parsial). Namun, jenis susu bubuk ini bisa jadi tidak tepat jika Si Kecil ternyata mengidap alergi kacang-kacangan. Karena itu, penting bagi Bunda untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum memilih susu bubuk yang tepat dan aman bagi Si Kecil yang alergi.

 

Baca juga: Kenali Gejala dan Penanganan Alergi Susu Sapi pada Si Kecil

  1.  Cek kandungan gula pada susu bubuk Si Kecil

Salah satu daya tarik yang paling disukai oleh Si Kecil ketika meminum susu adalah rasanya yang manis. Maka tak heran, banyak produsen susu bubuk yang kerap kali menggunakan gula tambahan pada komposisi susunya. Nah, hal ini yang patut Bunda waspadai. Sebab, konsumsi gula berlebih pada Si Kecil tentunya dapat merusak gigi serta membuat tidurnya kurang nyenyak. Tak hanya itu, peningkatan risiko penyakit serius seperti jantung, diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi akan menghantui Si Kecil di kemudian hari. Anjuran batasan gula yang baik dikonsumsi Si Kecil adalah 25 gram setiap harinya. Oleh karena itu, sebaiknya Bunda dapat mengecek terlebih dahulu komposisi kandungan gula yang ada pada kemasan susu bubuk sebelum membelinya. 

 

  1.  Pastikan tanggal kadaluarsa susu bubuk

Tips terakhir yang patut Bunda perhatikan sebelum memilih susu bubuk untuk Si Kecil adalah pastikan tanggal kadaluarsanya. Meski terkadang toko sudah menyingkirkan produk-produk yang sudah expired atau tidak layak konsumsi, tidak ada salahnya untuk mengecek kembali agar keamanan serta kelayakan susu bubuk masih terjamin. Kemasan susu bubuk juga harus dalam kondisi baik, tidak cacat ataupun berlubang. Karena jika salah, susu bubuk bisa jadi menggumpal saat dikonsumsi Si Kecil, yang artinya terjadi proses oksidasi karena adanya kontak air atau udara. Susu bubuk yang seperti ini sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi. 

 

Baca juga: 5 Rekomendasi Susu Formula Kaya Nutrisi bagi Si Kecil & Manfaatnya

 

Selain beberapa tips di atas, satu hal yang tidak kalah pentingnya ketika memilih susu bubuk Si Kecil adalah pastikan susu tersebut telah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Yuk, lebih cermat dan teliti dalam memilih susu bubuk yang aman untuk Si Kecil. Walaupun agak sedikit repot, namun hal ini demi tumbuh kembang optimal Si Kecil. Semoga bermanfaat!

Milestone Lainnya