Strategi Jitu Mengatasi Batuk pada Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum

Rasanya baru saja Bunda bernapas lega Si Kecil sembuh dari batuk yang dideritanya. Tapi, kok, batuknya terdengar lagi, ya? Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) memang sering sekali ditemukan pada Si Kecil yang berusia antara 6-23 bulan, manifestasi dari kondisi ini bisa berupa gejala batuk. Walau biasanya gejala batuk akan mereda dengan sendirinya tapi bukan berarti Bunda bisa berhenti khawatir terhadap kondisi Si Kecil, kan?

Perlu Bunda ingat bahwa batuk merupakan respons alami tubuh sebagai pertahanan saluran napas bila ada gangguan dari luar. Respons ini berfungsi untuk membersihkan lendir atau faktor penyebab iritasi seperti debu atau asap agar keluar dari paru-paru.

Batuk jarang mengindikasikan penyakit serius dan biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu 2-3 minggu. Food and Drug Administration (FDA) tidak menganjurkan pemberian obat batuk dan pilek yang dijual bebas untuk Si Kecil yang masih berusia di bawah 2 tahun. Lagipula, keefektifan obat batuk juga belum terbukti sepenuhnya.

Untuk meredakan gejala batuk pada Si Kecil, Bunda bisa melakukan penanganan mandiri berikut ini di rumah:  

  • Kurangi aktivitas Si Kecil, biarkan ia banyak istirahat.
  • Letakan humidifierdi ruang tidur Si Kecil. Ini akan menjaga agar udara tetap terjaga kelembapannya serta mengurangi kekeringan pada saluran napas dan tenggorokan.
  • Perbanyak asupan cairan, terutama yang hangat misalnya sup. Makanan dan minuman hangat dapat membantu mengencerkan lendir ataupun dahak yang menempel di saluran pernapasan.
  • Berikan nutrisi yang mengandung nukleotida dan laktoferin yang berfungsi dalam meningkatkan antibodi melawan infeksi dan penyakit seperti batuk dan pilek.
  • Saat Si Kecil tidur, tinggikan posisi kepalanya. Ini akan memudahkannya bernapas saat batuk.

Meski rasanya tidak mungkin 100 persen melindungi Si Kecil dari batuk tetapi Bunda bisa mengambil langkah pencegahan yang cukup efektif yaitu:

  1. Menjaga kesehatan Si Kecil dengan memenuhi kebutuhan gizinya termasuk memberikannya nutrisi yang mengandung nukleotida serta laktoferin yang bermanfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuhnya terhadap infeksi seperti pilek dan batuk.
  2. Menerapkan kebiasaan mencuci tangan tiap kali selesai beraktivitas.

Dengan mengetahui penanganan mandiri untuk batuk Si Kecil serta cara jitu mencegahnya tertular sakit, Bunda kini tidak perlu khawatir lagi. Semoga Si Kecil selalu sehat, ya!

Milestone Lainnya