Artikel Terbaru Artikel Terbaru

Beragam Stimulasi Otak Anak Usia 2 Tahun yang Patut Bunda Coba

Morinaga Platinum ♦ 14 April 2022

Stimulasi otak anak usia 2 tahun sangat beragam untuk mendukung kecerdasan otaknya. Masa emas tumbuh kembang anak dimulai sejak 1000 hari pertama kelahirannya hingga menginjak usia 2 tahun. Sebab, otak telah terbentuk hubungan antar saraf yang berjumlahnya tak terhitung saat anak berusia dua tahun.

Stimulasi kecerdasan anak 1-2 tahun dapat meningkatkan kemampuan otak serta menjadi satu hal yang penting dan sangat mempengaruhi tumbuh kembang Si Kecil. Hal tersebut dapat membantu memahami bagaimana, apa dan kenapa dunia kecilnya seperti itu. Penting bagi orang tua untuk mengerti tahapan tumbuh kembang anak dan stimulasi otak pada anak usia 2 tahun yang tepat untuk Si Kecil terutama yang berkaitan dengan otak. Selain dari asupan zat gizi yang sehat, orang tua bisa menerapkan permainan anak untuk melatih dan lebih mencerdaskan anak.  Supaya lebih jelas, simak pemaparannya berikut ini yuk Bun!

Karakter Anak Usia 2 Tahun

Pengertian anak usia dini di kelompok umur ini adalah batita (bayi di bawah usia 3 tahun) yang dicirikan dengan anak yang mulai mandiri. Ada beberapa karakteristik anak usia 2-3 tahun yaitu Si Kecil senang dan aktif mengeksplorasi benda-benda di sekitarnya. Eksplorasi Si Kecil inilah yang akan menjadi kunci utama proses belajar lebih efektif. 

Manfaat lainnya adalah Si Kecil mulai berceloteh dan inilah yang mengembangkan kemampuan berbahasa. Anak juga akan memahami pembicaraan orang lain dan memantapkan kemampuan berkomunikasi hingga mengungkapkan isi pikiran dan hatinya. Karakteristik anak pada usia 2-3 tahun yang lain adalah mereka mulai mengenal dan mengembangkan emosi dari faktor lingkungan karena emosi biasanya ditemukan pada lingkungan anak bergaul.

Ketika Si Kecil berusia 2 tahun, banyak kemampuan baru yang dapat dipelajari dan dikuasainya. Dilansir dari Jurnal Centers for Disease Control and Prevention (CDC), perkembangan motorik anak 2 tahun ditandai dengan koordinasi dan keseimbangan tubuh yang lebih baik. Hal ini bisa terlihat dari kemampuannya untuk berlari tanpa perlu lagi berpegangan atau bermain lempar bola tanpa kehilangan keseimbangan.

Selain itu, perkembangan kognitif dan bahasa Si Kecil juga mengalami peningkatan di usia 2 tahun. Dikutip dari The Scots College, Si Kecil akan menguasai semakin banyak kosakata sederhana hingga 50 kata. Tak hanya itu, Si Kecil mulai bisa merangkai setidaknya 2 kata menjadi kalimat sederhana, sehingga lebih mudah untuk mengemukakan perasaan dan keinginannya. Pada usia ini, anak juga sudah mulai mengetahui nama-nama anggota keluarga serta Bunda pun menjawab ketika ditanya.

Baca juga: Yuk, Catat Pentingnya Memahami Karakteristik Anak Usia Dini!

Stimulasi Otak Anak Usia 2 Tahun

Bunda dapat membantu stimulasi otak anak 2 tahun dengan mengikuti beragam aktivitasnya baik bermain atau mengeksplor dunia luar. Ciptakan permainan edukasi anak usia 2 tahun dan aktivitas yang menyenangkan agar stimulasi otaknya berkembang secara optimal. Ketika Si Kecil mencapai usia 2 tahun, volume otaknya akan mencapai 80 persen dari volume otak orang dewasa. Namun, volume otak itu akan terpengaruh oleh stimulus dari luar. 

Memberikan permainan edukasi anak 2 tahun sedikit tricky Bun! Sebab, Bunda perlu mempertimbangkan banyak hal, mulai dari kualitas mainan, keamanannya ketika digunakan oleh Si Kecil hingga manfaat permainan cerdas anak 2 tahun yang diberikan sebagai stimulasi tumbuh kembang otak Si Kecil. Tak hanya itu, Bunda harus memiliki beragam ide permainan anak 2 tahun sebagai media pembelajarannya agar Si Kecil tak mudah bosan. Ada banyak materi belajar anak 2 tahun untuk mendukung kemampuan kognitif, sensorik, dan motorik Si Kecil.

Berikut beberapa stimulasi otak anak 2 tahun yang dapat mendukung kecerdasan anak, yaitu Bunda bisa merangsang bahasa verbal dengan mengajak anak berbicara. Ada beberapa kegiatan permainan edukasi anak 2 tahun yang dapat Bunda lakukan seperti bacakan cerita dongeng dengan menggunakan boneka tangan atau menyanyikan lagu anak-anak dengan nada yang gembira.

Selain itu, cara mengajari anak usia 2 tahun agar cerdas adalah dengan melatih kecerdasan logika dan matematika. Ada beberapa permainan cerdas anak usia 2 tahun yang bisa Bunda lakukan dengan mengajak anak untuk menghitung balok, merangkai, menyusun, mengelompokkan. Bunda bisa juga mengajak Si Kecil bermain congklak , sempoa, puzzle, kartu, dan lain-lain. 

Cara melakukan stimulasi otak anak 2 tahun lainnya adalah mengajak Si Kecil menyusun lego, mengamati foto, merangkai untuk mengembangkan kecerdasan visual-spasialnya. Libatkan anak dalam aktivitas dasar misalnya menggunting, melipat, dan menggambar. 

Stimulasi otak anak usia 2 tahun tak hanya dari kecerdasan otak saja lho Bun. Ajak Si Kecil beraktivitas di dalam maupun luar ruangan untuk melatih fisiknya. Bunda bisa mengajari Si Kecil permainan cerdas anak 2 tahun dengan hide and seek mainan-mainannya di beberapa tempat dalam rumah.

Si Kecil juga dapat melakukan banyak variasi gerakan yang melibatkan otot dan fisiknya seperti berjalan di atas satu garis, jongkok, berdiri dengan satu kaki, melempar, melompat, menangkap, menari, dan lain-lain. Ide permainan yang melibatkan banyak otot dan fisik dapat pula dilakukan di luar rumah seperti di taman dekat rumah atau halaman rumah.

Agar Si Kecil pintar bermusik, Bunda dapat melakukan stimulasi permainan cerdas anak 2 tahun dengan mengajaknya untuk memainkan alat musik, mendengarkan lagu, bernyanyi, dan mengikuti irama. Tak lupa, Bunda bisa ikut menari bersama dengan riang gembira agar Si Kecil menikmati momen kebersamaannya bersama Bunda. 

Ada banyak cara mengajari anak berusia 2 tahun supaya tumbuh kembangnya optimal. Bunda dapat melatih kecerdasan emosi intrapersonal dan interpersonalnya. Cara untuk melatih kecerdasan emosi intrapersonalnya, biarkan Si kecil untuk menceritakan tentang kegiatan yang ia lakukan, berimajinasi, dan mencurahkan isi hatinya. 

Sedangkan untuk melatih kecerdasan interpersonal yaitu biarkan anak bermain dengan anak yang lebih muda atau lebih tua maupun berbeda agama. Bunda juga dapat mengajarkan anak untuk mengalah, meminjamkan mainan, dan bekerja sama. Dengan begini, tumbuh kembang kecerdasan otaknya akan semakin baik dan optimal seiring dengan pertambahan usianya.

Terakhir, untuk mengembangkan kecerdasan naturalis sebagai salah satu stimulasi otak anak usia 2 tahun, Bunda bisa mengajak anak menanam  biji dan merawatnya sampai  tumbuh, memelihara tanaman di pot, memelihara binatang, wisata alam, dan lain-lain. Sehingga tak hanya cerdas otak, namun Si Kecil juga terbiasa untuk menyayangi lingkungan dan alam.

Baca juga: Dua Faktor Penting Perkembangan Otak Si Kecil

Manfaat Stimulasi Otak Anak Usia 2 Tahun

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), direkomendasikan orangtua untuk sering menstimulasi anak mulai dari lahir hingga usia 3 tahun, karena pada saat itulah otak terus membentuk hubungan antarsel. Aktivitas dan pembentukan hubungan antarsel ini bisa didukung dengan rangsangan dari mengonsumsi makanan penuh gizi dan nutrisi maupun lingkungan.

Semakin bervariasi stimulasi otak anak 2 tahun yang Bunda berikan, maka akan semakin kompleks hubungan antarsel otak. Hal ini dapat menghasilkan hubungan yang kuat antar sel. Dengan kata yang lain, semakin kuat dan kompleks hubungan antarsel, semakin tinggi dan bervariasi tingkat kecerdasan anak di masa depan.

Di periode emas perkembangan otak Si Kecil, peran orang tua sangatlah penting dalam memberikan stimulasi otak supaya tumbuh kembang anak di masa depan jadi optimal. Saat memberikan stimulasi, yang perlu diperhatikan adalah jangan memaksakan permainan terhadap Si Kecil ya, Bunda.

Jika Si Kecil kesal, marah, bosan, atau menunjukkan tanda-tanda tidak suka dengan stimulasi yang diberikan lebih baik carilah metode stimulasi lainnya. Bunda bisa meningkatkan kecerdasan majemuk Si Kecil melalui Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (MIPP). 

MIPP merupakan aplikasi digital untuk Rencana Bermain anak, yang dapat Ayah atau Bunda gunakan untuk mengembangkan stimulasi otak anak sejak dini. Beragam fitur bisa Bunda coba mulai dari identifikasi, ide bermain, gaya belajar, pola asuh, hingga kecerdasan emosi.  Dengan memberikan stimulasi otak  anak 2 tahun yang menyenangkan, Bunda membantu otak Si Kecil berkembang dengan lebih baik.Kunjungi MIPP di sini!

Lihat Artikel Lainnya