Prebiotik: Kunci Sehat Saluran Cerna Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum

Saluran pencernaan merupakan organ yang punya peran penting untuk menjaga sistem imunitas dan memiliki berbagai fungsi, salah satunya yakni untuk menunjang tumbuh kembang Si Kecil.Jadi, jika Bunda dan Ayah ingin tumbuh kembang Si Kecil lebih optimal, pastikan saluran cernanya sehat.

Nutrisi adalah salah satu faktor penting tumbuh kembang Si Kecil sehingga saluran cerna yang sehat dibutuhkan agar penyerapan nutrisi dapat maksimal. Adanya bakteri baik (probiotik) di dalam usus terbukti dapat meningkatkan kesehatan saluran cerna. Bakteri baik dalam usus dapat mengurangi diare, kolik, nyeri perut, sembelit, radang usus, dan lainnya. Selain itu, efek terhadap tubuh secara keseluruhan adalah dapat mengurangi penyakit alergi dan infeksi.

Lalu, bagaimana caranya menjaga serta menunjang pertumbuhan serta aktivitas bakteri baik dalam usus? Ternyata caranya sangat mudah. Pertumbuhan bakteri baik di dalam usus bisa ditingkatkan dengan zat yang dikenal dengan istilah prebiotik. Prebiotik adalah senyawa natural dalam makanan yang tidak bisa dicerna usus. Saat ini, beberapa prebiotik sudah digunakan sebagai suplementasi nutrisi di antaranya laktulosa, inulin, oligofruktosa, dan galaktooligosakarida. Secara alami, ASI juga mengandung prebiotik, sehingga beberapa produk susu formula juga sudah mulai memfortifikasi prebiotik ke dalam produknya.

Idealnya prebiotik bisa meningkatkan secara selektif jumlah dan aktivitas bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan saja, yaitu bifidobacteria dan lactobacilli. Penelitian menunjukkan bahwa di antara beberapa prebiotik yang ada saat ini, laktulosa merupakan salah satu prebiotik yang paling banyak meningkatkan aktivitas bifidobacteria. Hal ini dikemukakan oleh hasil penelitian di Guangzhou, Cina pada 2015 lalu.

Selain meningkatkan jumlah bakteri baik, prebiotik juga berfungsi memproduksi asam laktat yang bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker usus. Efek prebiotik sendiri adalah perut kembung atau begah sebagai akibat dari produksi gas hasil dari proses fermentasi.

Secara umum, prebiotik yang mengandung galaktosa (misalnya laktulosa) lebih efektif dibandingkan prebiotik yang mengandung fruktosa (misalnya inulin) dalam meningkatkan jumlah bakteri baik bifidobacteria. Tak hanya itu, prebiotik yang mengandung galaktosa juga turut meningkatkan produksi laktat serta menghasilkan gas lebih sedikit.

Lalu, bisa didapat dari manakah prebiotik ini? Sumber prebiotik memang sering ditemukan dalam bentuk suplemen tetapi sebenarnya prebiotik terkandung juga di dalam berbagai makanan, antara lain pisang, bawang merah, bawang putih, daun bawang, asparagus, kedelai, dan gandum.Oleh karena itu, Ayah dan Bunda bisa memasukkan menu dengan bahan dasar sumber prebiotik untuk menjaga kesehatan saluran cerna Si Kecil.

Jika sudah memerhatikan asupan prebiotiknya, jangan lupa Ayah dan Bunda juga harus memastikan asupan probiotik Si Kecil terpenuhi, agar kesehatan pencernaanya optimal. Si Kecil bisa mengonsumsi susu pertumbuhan dari Morinaga Platinum MoriCare Zigma yang dilengkapi dengan probiotik Triple Bifidus. Kandungan ini merupakan gabungan dari 3 bakteri baik yakni Bifidobacterium Longum BB536 untuk meningkatkan penyerapan nutrisi dan mencegah insfeksi saluran napas, Bifidobacterium Breve M-16 V untuk mencegah diare dan mencegah infeksi pada saluran cerna serta Bifidobacterium Infantis M-63 yang befungsi untuk mengurangi gejala alergi dan membantu penyerapan nutrisi.

Milestone Lainnya