15 Pilihan Makanan Sumber Protein Nabati Untuk MPASI Bayi

Morinaga Platinum ♦ 5 Agustus 2021

Salah satu nutrisi terpenting yang dibutuhkan oleh anak bayi adalah protein. Fungsi protein sendiri antara lain membantu dalam pembentukan tulang, otot maupun antibody guna sistem kekebalan tubuh pada bayi. Karena itulah sumber protein nabati bisa orang tua manfaatkan untuk membantu tumbuh kembang bayi.

Pada umumnya nutrisi protein terkandung dalam lauk yang diberikan bayi mulai dari 6 bulan yaitu saat MPASI. Protein sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu protein nabati juga protein hewani. Di banding protein nabati, Bunda mungkin lebih familiar dengan protein hewani atau prohe yang sering dijadikan sebagai salah satu menu MPASI.

Prohe untuk MPASI bisa berupa daging merah, telur, ayam dan juga ikan. Namun, perlu Bunda ketahui bahwa protein nabati juga mempunyai kandungan yang baik untuk Si Kecil. Bahkan protein nabati tidak kalah berkhasiat untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil.

Mengenal Protein Nabati

Protein nabati adalah nutrisi yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sumber protein nabati bisa diperoleh dari sayuran yang diolah menjadi makanan. Berbeda dengan protein hewani yang banyak mengandung asam amino. Makanan yang mengandung protein nabati cenderung lebih sedikit mengandung asam amino. 

Meski begitu protein nabati sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi selama MPASI . Sebab bayi lebih memerlukan protein nabati MPASI sebagai penyeimbang protein hewani. Protein nabati yang tidak terkandung kolesterol sehingga aman dan sehat untuk bayi konsumsi.

Sumber Protein Nabati Untuk MPASI

Selama Si Kecil masih MPASI, Bunda bisa mengenalkan beberapa makanan yang mengandung sumber protein nabati secara bertahap. Berikut pilihan makanan yang dapat Bunda berikan pada Si Kecil:

Olahan Tahu

Sumber protein nabati pertama untuk MPASI adalah tahu. Tahu terbuat dari olahan kedelai dengan proses melalui tahap fermentasi. Cara menghasilkan tahu yakni dengan mengambil sari kedelai lalu mencetaknya dengan bentuk kotak. Teksturnya yang lembut serta mudah diolah membuat tahu bisa dijadikan salah satu menu andalan Bunda dalam membuat MPASI.

Menu Berbahan Tempe

Makanan lainnya yang merupakan hasil dari fermentasi kacang kedelai adalah tempe. Di dalam tempe terdapat kandungan protein yang baik untuk Si Kecil. Makanan tempe juga mengandung serat dan zat besi sebagai pendukung tumbuh kembang pada Si Kecil.

Susu Kacang Kedelai

Sumber protein nabati lainnya untuk MPASI berasal dari kacang kedelai. Terdapat sebesar 30,2 gram protein yang terkandung pada 100 gram kacang kedelai. Olahan kacang kedelai bisa berupa susu dan tempe. Rasa serta aroma kedelai yang enak bisa menambah nafsu makan pada bayi. Manfaat lain dari kacang kedelai yaitu sebagai antioksidan yang bisa melindungi bayi dari penyakit serta racun.

Puree Alpukat

Sumber protein nabati selanjutnya yaitu alpukat. Dalam satu buahnya alpukat mengandung 2 gram protein nabati serta niacin, zinc, asam folat, serat, riboflavin juga lemak baik untuk MPASI. Alpukat juga mempunyai kandungan mangan yang bisa menjaga kinerja saraf dan otak. 

Edamame

Edamame adalah kacang kedelai dari Jepang yang bisa ibu buat sebagai makanan bayi tinggi protein. Di dalamnya terkandung 11,4 gram protein, kalsium, fosfor, serat juga karbohidrat untuk MPASI. Edamame berguna untuk protein nabati MPASI yang bisa menjaga kesehatan di bagian tulang bati. Edamame bisa dimakan secara langsung, ditumis, menjadi puree maupun dicampur dengan sayuran dan bahan lainnya untuk MPASI.

Olahan Buncis

Buncis menjadi sumber protein nabati berupa sayuran untuk MPASI bayi. Di dalamnya terkandung 1,8 gram protein pada tiap 100 gram nya. Terdapat juga kandungan vitamin C serta A yang bisa bantu memperkuat sistem kekebalan tubuh anak.

Kacang Panjang

Sepeti buncis, kacang panjang juga terkandung protein nabati. Kacang panjang bisa menjadi menu MPASI dengan rasa yang lezat. Bertekstur krispi membuat Si Kecil menyukai sayuran tersebut. Kacang panjang juga bisa menjadi finger food menarik bagi Si Kecil.

Brokoli

Sayuran lainnya yang bisa menjadi sumber protein nabati MPASI yakni brokoli. Brokoli juga menjadi sayuran hijau yang kaya serat, karbohidrat serta mineral lainnya.

Jagung

Jagung memiliki rasa yang manis sehingga anak menyukainya. Bukan hanya protein terdapat juga serat, lemak dan karbohidrat pada jagung. Bunda bisa mengolahnya sebagai jus, puree maupun pudding yang enak.

Kacang Tanah

Sumber protein nabati juga ditemukan pada jenis kacang tanah. Di dalamnya terkandung asam amino dengan fungsi tumbuh kembang anak. Kacang tanah mengandung 27 gram protein pada tiap 100 gramnya. 

Kacang Merah

Kacang merah juga dapat menjadi sumber protein nabati MPASi yang baik bagi Si Kecil. Kacang merah bisa membantu mencegah anemia juga menjaga kesehatan tubuh. Di dalamnya terkandung karbohidrat juga asam lemak omega 3 yang menjadikannya rekomendasi menu untuk MPASI.

Kacang Hijau

Kacang hijau terkandung nutrisi protein nabati yang kaya akan serat. Sehingga mengkonsumsi kacang hijau bisa mengurangi resiko sembelit bayi dan menjaga kadar gula dalam darah. Olahan kacang hijau dapat berupa bubur lezat dengan kadar protein sampai 22 gram.

Kacang Almond

Pilihan lain pemberian protein nabati untuk bayi ialah olahan kacang almond. Di dalamnya terkandung zat besi, protein, serta kalsium yang sangat baik untuk pertumbuhan Si Kecil.

Kacang Polong

Kacang polong menjadi sumber protein nabati lainnya yang bisa diolah sebagai menu MPASI. Di dalamnya terkandung 25 gram protein yang baik untuk mendukung pertumbuhan Si Kecil.

Sayur Bayam

Pilihan lain untuk menu MPASI bayi dengan kandungan protein nabati yaitu bayam. Walaupun kandungan proteinnya tak sebanyak dalam biji-bijian, bayam tetap menjadi rekomendasi sumber protein nabati untuk MPASI. 

 

Itulah lima belas bahan makanan yang mengandung sumber protein nabati terbaik untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil. Meski begitu, agar seimbang tetap berikan protein hewani untuk Si Kecil ya Bunda karena protein bisa memberikan manfaat untuk otak Si kecil agar tumbuh optimal.

Lihat Artikel Lainnya