Persiapan Kehamilan Memasuki Usia Trimester Ke-3

Oleh: Morinaga Platinum

24 Maret 2020

Sepanjang masa kehamilan, ibu hamil akan mengalami berbagai tantangan dan kondisi kehamilan. Ada tiga tahap yang dialami semasa kehamilan yang biasanya dikelompokkan menjadi tiga trimester yaitu kehamilan trimester pertama, kedua, dan ketiga.

Pada kehamilan trimester pertama, tubuh Bunda sedang menyesuaikan dengan perubahan hormonal dan persiapan untuk menyediakan perlindungan bagi janin. Kemudian, pada masa kehamilan trimester kedua, janin mulai mengalami pembentukan organ tubuh, panca indera, dan mulai merasakan rangsangan dan sensasi. Lalu di akhir trimester kedua, janin sudah bisa bergerak dengan jadwal yang rutin. Biasanya ia akan bergerak-gerak dan aktif pada malam hari.

Tiap trimester terdapat tantangan berbeda yang harus dilalui begitu juga dengan kehamilan trimester ke-3. Berikut ini tips sehat saat kehamilan Bunda sudah memasuki fase trimester ketiga.

Pembesaran Ukuran Janin

Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan Bunda, janin di dalam perut juga mengalami banyak perkembangan sehingga membuat ukuran perut Bunda semakin membesar. Pembesaran ukuran janin ini bisa menekan saraf-saraf di sekitar rahim. Semakin tua kehamilan, tanda kehidupan di dalam perut semakin nyata dan berbagai gejala pun bisa Bunda rasakan. Berikut ini berbagai gejala akibat pembesaran ukuran janin yang Bunda rasakan.

  1. Gangguan tidur

Selain sulit mencari posisi tidur, saat hamil juga Bunda mengalami gangguan lain yaitu sering buang air kecil. Hal ini terjadi karena janin di dalam perut bergerak aktif pada malam hari dan beristirahat pada pagi hingga sore hari sehingga volume pergerakannya menjadi sering. Tak hanya itu, pembesaran ukuran janin membuat kantung kemih tertekan sehingga timbul masalah dengan buang air seni dan area selangkangan menjadi sakit. Punggung Bunda juga akan merasakan sakit disertai nyeri di area panggul dan pinggul akibat penambahan berat pada tubuh.

  1. Perdarahan

Perdarahan kadang terjadi karena beberapa sebab. Antara lain ada plasenta previa yang tumbuh di leher rahim, plasenta yang lepas dari dinding rahim, dan mungkin juga masalah yang lebih serius. Jika muncul perdarahan pada kehamilan trimester ke-3, Bunda sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mengetahui masalah sebenarnya.

  1. Kontraksi ringan

Kontraksi ringan atau kontraksi palsu ditandai dengan otot-otot rahim mengencang dan membuat perut Bunda semakin tegang. Berbeda dengan kontraksi akan melahirkan, kontraksi ringan hanya terjadi selama sekitar 30 detik dan tidak lebih dari dua kali per jam dan terjadi beberapa kali dalam sehari. Sedangkan kontraksi akan melahirkan membuat wajah Bunda merah dan kehabisan nafas setelah kontraksi. Jika Bunda mengalami hal ini, segera hubungi dokter, ya.

Mempersiapkan Kelahiran

Pada masa kehamilan delapan bulan atau sembilan bulan, Bunda sudah harus bersiap-siap untuk menyambut kelahiran. Untuk mempersiapkannya, pakailah bra khusus ibu hamil yang menyokong seluruh payudara yang telah membesar agar Bunda tidak terlalu lelah, persiapkan fisik untuk tetap sehat dan bugar dengan senam hamil secara rutin.

Sedangkan untuk mengatasi gangguan tidur, Bunda bisa menambahkan bantal di bawah paha terutama saat tidur miring agar Bunda merasa lebih nyaman. Selain itu, baju tidur yang dikenakan harus terbuat dari bahan yang segar karena pada tahap ini Bunda juga merasakan panas di area perut dan dada. Inilah yang perlu Bunda lakukan selain tentunya menjaga mental Bunda untuk tetap tenang dan senang menyambut buah hati.

Luar biasa sekali ya, Bun berbagai proses dan perubahan yang terjadi dalam tubuh Bunda. Selamat menikmati momen – momen yang tidak akan terulang ini, Bun.

Milestone Lainnya