Hamil Muda, Yuk Cari Tahu Perkembangan Janin di Trimester Pertama!

Morinaga Platinum ♦ 15 Oktober 2020

Bagi para Ibu muda utamanya yang baru pertama kali mengandung, trimester pertama kehamilan menjadi momen yang paling mendebarkan. Sebab, untuk pertama kalinya ada makhluk hidup lainnya yang ‘menumpang’ dalam tubuh Bunda. Makanya jangan heran, jika Ibu yang sedang hamil muda dipenuhi dengan rasa emosional yang lebih tinggi. Hal ini terjadi karena dipicu oleh peningkatan kadar hormon progesteron dan estrogen.

Nah, di masa awal kehamilan atau yang disebut juga trimester pertama, Ibu muda sudah bisa memantau perkembangan janin, lho. Walau janin masih berukuran sangat kecil, namun pada periode kehamilan bulan pertama hingga ketiga ini, organ-organ Si Kecil sudah mulai terbentuk. Daripada Bunda penasaran, MP sudah merangkum perkembangan janin di trimester pertama. Simak, yuk!

 

Minggu Pertama

Di minggu awal kehamilan bisa juga disebut sebagai periode terakhir masa menstruasi pada Bunda. Karena itu, ada yang berpendapat bahwa sebenarnya di minggu pertama ini masih belum dianggap sebagai periode kehamilan, melainkan masa persiapan tubuh untuk mempersiapkan kehamilan. Sebagai calon Ibu muda, sebaiknya banyak mengonsumsi asam folat, vitamin, serta sayur dan buah-buahan, ya.

Minggu Kedua

Sama halnya dengan minggu pertama, di awal minggu kedua masih terhitung dalam tahap persiapan. Di periode inilah masa ovulasi terjadi. Yaitu, masa di mana sel telur siap dibuahi oleh sperma sehingga terjadi kehamilan.

Minggu Ketiga

Pada minggu ketiga ini, Bunda akhirnya dinyatakan hamil! Selama periode ini, sperma dan sel telur bersatu di tuba falopi untuk membentuk zigot. Di dalam zigot tersebut, kromosom Ayah dan Bunda bergabung untuk menentukan jenis kelamin bayi, rambut, hingga warna mata, lho. Setelah melalui proses pembuahan, zigot akan menuju rahim dan akan mengalami pembelahan sel. Dari sel tunggal membelah menjadi dua, kemudian membelah lagi menjadi empat, delapan, dan seterusnya. Sekumpulan sel yang membelah ini disebut morula.

Baca Juga: Calon Bunda Wajib Tahu! Mana Gejala Haid dan Tanda Kehamilan

Minggu Keempat

Setelah menempel pada dinding rahim, Bunda bisa menyebut zigot yang tadi sebagai embrio. Organ-orang tubuh calon buah hati Bunda mulai terbentuk di minggu keempat. Kantung ketuban juga sudah terlihat mengelilingi dan melindungi Si Kecil hingga masa persalinan nanti. Kabar baiknya, Bunda sudah bisa ‘bertemu’ dengan Si Kecil melalui USG, lho, walaupun ukurannya masih sebesar bulir beras.

Minggu Kelima

Perkembangan janin pada minggu kelima cukup pesat, Bun. Jantung Si Kecil mulai terbentuk dan berdetak, meskipun masih belum sempurna. Gejala morning sickness dan pertanda awal kehamilan lainnya akan sangat terasa di minggu kelima ini. Sebaiknya Bunda juga harus berhati-hati karena sekitar 15-20% keguguran bisa terjadi di periode ini. Penyebabnya adalah kelainan kromosom pada janin.

Minggu Keenam

Di minggu ini, perkembangan janin akan terlihat seperi berudu. Bentuk kepala Si Kecil mulai nampak lebih besar dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Otak dan sumsum tulang belakang juga mulai berkembang. Tubuh Si Kecil perlahan membentuk huruf C.

Minggu Ketujuh

Tujuh minggu memasuki masa kehamilan, tangan dan kaki Si Kecil akan tampak seperti dayung. Selain itu, tali plasenta yang menghubungkan Bunda dan Si Kecil juga perlahan tumbuh membentuk seperti bulu-bulu kecil. Fungsi plasenta ini adalah untuk membawa nutrisi dan oksigen dari aliran darah ke janin yang sedang tumbuh. Di minggu ketujuh, Si Kecil seukuran buah bluberi.

Baca Juga: Kebutuhan Gizi Ibu Hamil yang Wajib Dipenuhi

Minggu Kedelapan

Pada minggu kedelapan, Si Kecil berukuran sekitar ½ inci (11-14 milimeter) atau sebesar kacang merah. Perut Bunda masih belum nampak membesar, namun rasa mual dan cepat kelelahan masih sering terjadi.

Minggu Kesembilan

Setelah tangan, kaki, jantung, dan organ-organ lainnya terbentuk, jari-jari kakinya juga mulai terlihat. Kelopak mata terbentuk dan kepala bayi mulai membesar. Di akhir minggu ini, perkembangan janin sudah memiliki panjang sekitar ¾ inci (16-18 milimeter).

Minggu Kesepuluh

Jantung Si Kecil yang tadinya belum memiliki bilik yang lengkap, di usia kehamilan sepuluh minggu akhirnya memiliki 4 bilik sempurna. Tak hanya itu, sel-sel otak calon buah hati sudah semakin terkoneksi satu sama lain.

Minggu kesebelas

Di awal minggu kesebelas kehamilan, wajah Si Kecil melebar, mata terpisah jauh, dan kelopak matanya mulai menyatu. Selain itu, akhirnya alat kelamin eksternal Si Kecil pun mulai berkembang menjadi penis atau klitoris dan labia mayora.

Minggu kedua belas

Perkembangan janin di trimester pertama berakhir dengan tumbuhnya kuku Si Kecil. Wajah Si Kecil makin terlihat jelas, ususnya makin terbentuk, panjangnya sekitar 2 ½ inci (61 milimeter) dengan berat ½ ons (14 gram) dan akan terus bertambah. Di minggu ini biasanya morning sickness yang Bunda alami dari masa awal kehamilan sudah berkurang dan risiko keguguran juga semakin menurun.

Memahami dan mengetahui perkembangan janin sejak trimester pertama sangat penting bagi calon Ibu muda. Dengan begitu, Bunda bisa mengantisipasi dan mengenali berbagai perubahan yang terjadi pada Si Kecil. Jangan lupa untuk sering berkunjung ke dokter spesialis kandungan agar kesehatan Bunda dan Si Kecil selalu terjaga.

Baca Juga: Sering Diabaikan, Ternyata Ini Tanda Kehamilan Terganggu

Lihat Artikel Lainnya