Penyebab Anak Balita Susah dan Gelisah Tidur di Malam Hari

Morinaga Platinum ♦ 5 Agustus 2021

Menidurkan balita mungkin bukan perkara mudah ya Bunda. Beberapa orang mungkin harus ekstra sabar saat menjelang waktu tidur anak. Sebenarnya apa penyebab balita gelisah saat akan tidur di malam hari ya Bunda?

Banyak faktor tentunya yang membuat balita susah sekali ditidurkan saat malam hari. Bunda juga mungkin perlu tau penyebab dan cara mengatasi hal tersebut. Pasalnya, anak-anak butuh waktu tidur yang cukup untuk menunjang masa pertumbuhannya.

Penyebab Bayi Tidur Tidak Nyenyak di Malam Hari

Ada banyak penyebab yang membuat bayi tidur tidak nyenyak di malam hari. Bunda terlebih dahulu harus memahami faktor yang mengganggu kenyamanannya. Nah, beberapa hal berikut bisa jadi penyebab balita susah tidur hingga gulang guling.

Tidak Enak Badan

Sudah bukan hal baru bagi Bunda jika anak yang sakit atau tidak enak badan akan lebih rewel dan susah tidur di malam hari. Saat sakit, anak lebih mudah terbangun di malam hari. Bukan hanya sekali, Si Kecil bisa saja bangun berkali-kali hanya untuk menahan rasa sakitnya. Agar anak tidur tenang, tentu Bunda harus memastikan bahwa Si Kecil sudah minum obat yang dianjurkan. Bunda juga bisa membelai bagian tubuh yang paling ia senangi dan dapat membuatnya tidur tenang, seperti bagian dahi atau kaki.

Faktor Lingkungan

Lingkungan yang berisik dan tidak kondusif bagi beberapa anak tentu akan sangat mengganggu. Terkadang, satu suara teriakan orang dapat membuatnya terkejut dan terbangun dari tidurnya. Masalah eksternal seperti ini memang kerap kali dialami anak-anak yang tinggal di lingkungan padat dan dekat dengan jalan raya ya Bunda.

Lapar

Rasa lapar yang tiba-tiba datang di tengah malam membuat Si Kecil tak ingin tidur lebih awal. Terkadang, Si Kecil tak bisa mengungkapkan keinginannya untuk makan atau sekedar ngemil. Bunda bisa coba dengan menawarkan makanan ringan. Jika Si Kecil menolak, tandanya ia tak merasa lapar.

Gigitan Serangga

Bunda pasti pernah melihat Si Kecil tiba-tiba menggosok kaki atau tangan saat akan tidur. Biasanya, serangga seperti semut atau nyamuk dapat menyebabkan rasa tak nyaman sehingga Si Kecil akan terus menggosok tubuhnya hingga kerap kali menangis. Bunda bisa coba redakan dengan memberi minyak khusus gatal sambil mengelus bagian yang digigit.

Ruangan Tidur yang Kurang Nyaman

Debu, suhu udara yang terlalu dingin atau panas akan membuat Si Kecil lebih susah tidur dari biasanya. Bunda bisa mengecek apakah ruangan sudah nyaman atau belum. Jika kondisi ruangan sudah lebih nyaman, tentu Si Kecil akan tidur lebih cepat.

Solusi Agar Balita Tenang Saat Tidur

Bunda sudah paham penyebabnya bukan? Meski begitu, beberapa penyebab lain kadang tidak terdeteksi dan dipahami oleh semua orang tua. Oleh karenanya, Bunda bisa melakukan beberapa cara berikut agar Si Kecil dapat tidur dengan tenang.

Memberi Vitamin Tidur

Jika kondisi sulit tidur dialami setiap hari dan datang dari faktor biologis Si Kecil, maka bunda bisa memberikan vitamin khusus anak yang susah tidur. Tentu harus ada resep dokter yang jelas agar tidak menyalahi aturan. Bunda juga bisa bertanya dengan pihak apotik vitamin apa yang cocok dan direkomendasikan sesuai usia anak Bunda. Jika Bunda ragu dengan penggunaan obat, coba dengan minuman alami seperti susu, coklat hangat, dan air mineral hangat.

Menidurkan dengan Lagu-Lagu

Beberapa anak mungkin senang tidur dengan mendengarkan musik. Bunda bisa memutar melodi-melodi yang menenangkan atau mendengarkan musik-musik yang lembut. Suara yang menenangkan secara tak langsung dapat mempengaruhi ketenangan jiwa Si Kecil. Selain itu, Bunda juga bisa membacakan dongeng untuk Si Kecil.

Mendengarkan Setiap Keluhannya

Saat Si Kecil rewel ketika akan tidur, Bunda tidak boleh membuatnya makin tertekan dengan bentakan atau emosi. Ada baiknya Bunda merilekskan diri sejenak, kemudian kembali menemani Si Kecil, mendengar keluhannya berupa tangisan ataupun amarah juga dapat membuatnya merasa lebih nyaman.

Nah, itu dia Bunda penyebab dan cara mengatasi Si Kecil yang susah tidur di malam hari. Yang terpenting adalah, Bunda tidak boleh terbawa emosi dan membuat suasana justru semakin tak nyaman. Ayah juga bisa membantu Bunda untuk menenangkan Si Kecil ya. Saling bekerja sama untuk kenyamanan Si Kecil adalah tugas bersama ya.

Lihat Artikel Lainnya