8 Manfaat Zinc Untuk Kesehatan Tubuh Anak

Morinaga Platinum ♦ 15 Oktober 2021

Zinc memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh anak. Seng atau zinc adalah mineral mikro yang berperan penting dalam menjaga fungsi pertahanan tubuh dari virus dan bakteri. Tak hanya itu, zinc juga memiliki manfaat lainnya yang akan dibahas dalam artikel ini. Baca, yuk. 

Manfaat Zinc Bagi Tubuh Anak

Ternyata ada lebih 300 enzim tubuh yang membutuhkan zinc agar dapat berfungsi secara optimal. Banyak juga ya, Bun. Dosis zinc untuk anak usia 6 bulan – 5 tahun adalah 0,7 – 1,8 mg/kgBB. Oleh sebab itu, Si Kecil perlu mencukupi kebutuhan mineral ini setiap hari agar bisa memperoleh manfaat zinc secara optimal. 

Berikut beberapa manfaat zinc untuk anak, yaitu:

1. Zinc Bermanfaat untuk Meningkatkan Sistem Imun

Dilansir dari Medical News Today, sistem imun ternyata membutuhkan zinc untuk bekerja lho Bun! Sebab, zinc akan mengaktifkan sel limfosit T yang berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh baik pada anak-anak, dewasa, ibu hamil dan menyusui, maupun lansia.

Disarankan agar Bunda dan Ayah serta Si Kecil memenuhi kebutuhan harian mineral ini untuk melawan dan menetralkan patogen yang masuk ke dalam tubuh, seperti bakteri, virus, dan jamur, akan meningkat. Dengan begitu, risiko menderita berbagai penyakit juga bisa menurun.  Dikutip dari NCBI, dengan mencukupi asupan zinc sebanyak 80-92 mg per hari dapat mengurangi durasi pilek hingga 33 persen.

2. Mempercepat Penyembuhan Luka

Manfaat zinc lainnya adalah memiliki peran penting dalam proses penyembuhan luka dalam hal ini meningkatkan produksi kolagen. Seperti yang diketahui, kolagen merupakan serat protein yang dapat memberi kekuatan dan kelenturan pada kulit. Jika produksi kolagen meningkat, luka dapat menutup lebih cepat. Tak heran, jika zinc banyak dijadikan bahan dasar dalam pembuatan obat untuk mengatasi luka bakar, bisul, dan luka pada kulit lainnya.

3. Bantu Kurangi Peradangan

Selain meningkatan sistem kekebalan tubuh, ternyata manfaat zinc bagi tubuh adalah dapat meredakan stres oksidatif sehingga peradangan di dalam tubuh bisa mereda. Penting diketahui, stres oksidatif dapat mengundang peradangan kronis sehingga meningkatkan risiko kanker hingga penyakit jantung dikemudian hari. Dengan memenuhi konsumsi harian zinc setiap hari, Si Kecil jauh dari berbagai peradangan seperti radang tenggorokan.

Meskipun biasa dialami oleh siapapun, tetapi radang tenggorokan tidak seharusnya diabaikan ya Bun. Ketika Si Kecil mengalami radang tenggorokan, ia tetap membutuhkan pertolongan Bunda agar tidak bertambah parah. Cari tahu ciri-ciri dan cara mengatasinya dengan membaca artikel ini, yuk: Ciri-ciri Radang Tenggorokan dan Cara Mengatasinya

4. Mengatasi Diare

Diare masih menjadi masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak balita dan masih menjadi penyebab kematian anak balita di seluruh dunia akibat penanganan yang tidak tepat. Pada balita, diare berisiko menyebabkan dehidrasi hingga kematian, terutama pada anak yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah dan malnutrisi. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan mencukupi konsumsi harian zinc pada anak merupakan salah satu cara yang untuk membantu mengatasi diare pada balita, bersama dengan pemberian cairan untuk rehidrasi.

5. Mengobati Jerawat

Tak disangka, ternyata manfaat zinc juga bisa dirasakan pada kulit lho Bun! Salah satunya adalah mengobati jerawat. Walaupun biasanya jerawat muncul pada kulit orang dewasa, namun ternyata balita juga bisa muncul jerawat lho Bun! Dilansir dari Healthline, faktor penyebab jerawat pada balita, antara lain hormon, permasalahan hormon serius, pori-pori tersumbat, kulit yang sensitif, alergi makanan, perioral dermatitis, serta infeksi virus. 

Jerawat pada balita umumnya akan menghilang sendiri, namun bila tidak hilang, Bunda dapat memberikan makanan yang mengandung zinc. Hal ini dapat membantu dalam mengurangi peradangan, menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, dan menekan aktivitas kelenjar minyak yang menjadi penyebab jerawat. 

6. Mengoptimalkan Kecerdasan Anak

Manfaat zinc bagi anak yaitu untuk mengoptimalkan fungsi kognitif pada otak. Pasalnya, zinc dapat meregulasi fungsi neuron dalam berkomunikasi dengan neuron lainnya. Hal ini dipercaya dapat meningkatkan kemampuan mengingat dan daya tangkap serta belajar Si Kecil. Tentu, dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zinc, akan mengoptimalkan kecerdasan anak.

7. Membantu Tumbuh Kembang Anak

Tak hanya memiliki manfaat untuk orang dewasa, manfaat zinc juga dapat dirasakan Si Kecil. Pasalnya, dilansir dari Health News Today, sebuah penelitian dilakukan untuk membuktikan bahwa zinc dapat mendukung tumbuh kembang anak. Dalam penelitian tersebut membuktikan bahwa anak yang memiliki zinc yang cukup dalam tubuhnya memiliki berat dan tinggi yang ideal. Sedangkan, pada kelompok anak yang kekurangan zinc pertumbuhannya terhambat.

Dilansir dari Jurnal Gizi Indonesia, manfaat zinc bagi anak adalah mampu mencegah stunting. Stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya, Di Indonesia, kasus ini masih cukup tinggi sehingga pemerintah mulai mencanangkan untuk suplementasi zinc pada anak. Oleh karena itu, cari tahu lebih banyak informasi mengenai stunting dengan membaca artikel ini, yuk: Apa itu stunting pada Anak dan penyebabnya?

8. Menjaga Kesehatan Mata

Manfaat zinc lainnya adalah dapat mengisolasi vitamin A ke dalam bentuk aktifnya untuk mempertahankan fungsi penglihatan normal. Zinc dibutuhkan untuk menjaga kemampuan koordinasi mata bagi anak-anak. Seperti yang diketahui, saat ini sekolah dilakukan secara online, hal ini tentu membuat mata menjadi lelah dan berisiko adanya gangguan penglihatan seperti mata minus. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zinc, kesehatan mata akan terjaga dan membantu anak beraktivitas sekolah online.  

Perlukah Suplementasi Zinc untuk Anak?

Setelah mengetahui beberapa manfaat zinc bagi tubuh seperti yang sudah dijelaskan di atas, pasti muncul pertanyaan, apakah kebutuhan zinc dalam tubuh Si Kecil sudah tercukupi? Berikut beberapa tanda Si Kecil mengalami kekurangan zinc:

  1. Diare.
  2. Gangguan pada proses penyembuhan luka.
  3. Munculnya jaringan abnormal pada mata dan kulit.
  4. Gangguan tumbuh kembang anak.
  5. Lemas dan tidak bertenaga.
  6. Perubahan pada indra pengecap.
  7. Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.
  8. Penurunan nafsu makan.
  9. Kulit kering.

Untuk mencegah beberapa gejala tadi, Bunda bisa mendapatkan asupan zinc dari beberapa makanan seperti daging merah, kerang, kacang polong, produk olahan susu, telur, gandum utuh, kentang, dan coklat hitam. Bila Bunda merasa belum yakin, Bunda bisa mendatangi dokter untuk berkonsultasi. Biasanya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan keluarga, serta asupan makanan sehari-hari, dokter juga bisa menganjurkan tes darah atau tes urine.

Mendiagnosis kekurangan zinc termasuk sulit. Pasalnya, zinc hanya ada dalam jumlah kecil di sel-sel tubuh. Setelah mengetahui kondisi kekurangan zinc dan penyebabnya, dokter bisa memberikan penanganan yang sesuai.

Walaupun kebutuhan akan zinc cukup kecil, namun manfaat zinc bagi tubuh sangatlah beragam. Zat mineral ini berperan dalam sistem imun, penyembuhan luka, hingga fungsi saraf dan otak serta mata. Jadi, pastikan menu harian Bunda dan keluarga mengandung zinc agar mendapatkan manfaat zinc secara optimal. Cari tahu nutrisi yang mengandung zinc sehat untuk Si Kecil dengan membaca artikel ini, yuk: Asupan Tepat, Hasilkan Generasi Platinum yang Cerdas

Lihat Artikel Lainnya