Apa Saja Pemicu Alergi Kulit pada Anak?

Oleh: Morinaga Platinum

12 Januari 2021

Bun, pernahkah mendengar Si Kecil mengeluh kulitnya terasa sangat gatal? Lalu muncul ruam atau bentol yang membuat tubuhnya tidak nyaman? Bisa jadi, kondisi tersebut adalah tanda munculnya gejala alergi kulit pada Si Kecil. 

 

Alergi kulit pada Si Kecil adalah kondisi peradangan yang disebabkan oleh pemicu alergi sehingga muncul gejala-gejala seperti ruam merah, bentol, bengkak, dan biasanya disertai rasa gatal. Kondisi ini muncul dengan gejala yang berbeda-beda pada setiap anak.

 

Beberapa anak merasakan gatal yang sangat mengganggu tanpa terlihat ada bentol di kulitnya. Sementara sebagian lainnya bisa mengalami ruam dan bentol yang menyebar rata di seluruh tubuhnya. Tak hanya itu, gejala alergi kulit pada Si Kecil juga bisa muncul pada bagian mata dan bibir.

 

 Baca juga: Gatal-Gatal dan Bibir Bengkak Setelah Makan, Kok Bisa?

Pemicu alergi kulit pada anak

Gejala alergi kulit pada Si Kecil disebabkan oleh berbagai pemicu. Berikut ini beberapa hal yang biasanya menjadi pemicu alergi kulit:

  1. Makanan

Meskipun pemicu alergi makanan setiap anak berbeda-beda, setidaknya menurut survei yang dilakukan, 90% alergi makanan terjadi akibat 7 makanan, di antaranya kacang-kacangan, susu sapi, telur, gandum, dan makanan laut. Gejala alergi kulit yang muncul setelah mengonsumsi alergen makanan biasanya adalah gatal-gatal dan ruam merah.

  1. Bahan pakaian

Beberapa anak memiliki kulit yang lebih sensitif terhadap jenis bahan pakaian tertentu. Kondisi ini sebaiknya Bunda ketahui sejak dini, agar Bunda bisa memilih bahan pakaian yang nyaman untuk Si Kecil. Bahan pakaian yang tebal, berjenis lateks, atau bertekstur kasar seringkali menjadi penyebab munculnya gejala alergi kulit pada Si Kecil. Apabila terkena bahan pakaian yang menyebabkan alergi, kulit Si Kecil akan menampakan ruam merah dan sedikit iritasi.

 

 Baca juga: Kiat Memilih Baju untuk Si Kecil yang Memiliki Kulit Sensitif

  1. Sabun dan kosmetik

Peralatan mandi yang dipakai Si Kecil juga perlu diperhatikan, Bun. Karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya bisa menyebabkan alergi pada kulit Si Kecil. Begitu juga beberapa jenis kosmetik yang bisa saja tidak sengaja terkena kulit Si Kecil. Bahan kandungan sabun dan kosmetik yang bisa menyebabkan alergi antara lain resin, paraben, propylene glycol, atau triclosan.

  1. Perhiasan

Melihat Si Kecil menggunakan perhiasan di tubuhnya memang sangat menggemaskan, Bun. Namun, Bunda juga harus berhati-hati karena perhiasan yang menempel di tubuhnya bisa saja menyebabkan alergi kulit pada Si Kecil. Karena tidak sedikit anak yang memiliki sensitivitas berlebih terhadap logam yang terkandung dalam perhiasan. Jadi, pastikan Bunda lihat pada tubuh Si Kecil, jika muncul ruam merah pada garis gelang atau kalung yang dikenakan, kemungkinan besar gejala alergi tersebut disebabkan oleh bahan perhiasan.

  1. Cuaca

Penyebab alergi yang satu ini bisa dibilang yang paling umum terjadi pada Si Kecil. Kondisi cuaca yang tidak menentu apalagi pada saat menjelang musim hujan membuat respon tubuh Si Kecil memicu gejala alergi kulit. Begitu juga jika Si Kecil berkunjung ke lokasi yang lebih dingin atau panas dari tempat tinggalnya, besar kemungkinan muncul gejala alergi kulit pada Si Kecil. Salah satu gejala yang paling sering muncul adalah biduran atau urtikaria.

 

 Baca juga: Tips agar Anak Tidak Mudah Sakit di Musim Hujan

Cara mengatasi alergi kulit pada anak

Gejala alergi kulit pada Si Kecil tidak bisa diatasi dengan instan. Perlu beberapa waktu untuk sampai gejalanya reda atau benar-benar hilang. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Bunda lakukan untuk meringankan sekaligus mengatasi berbagai gejala alergi yang muncul pada kulit Si Kecil:

Hindari pemicu alergi

Sudah pasti langkah pertama yang Bunda lakukan adalah dengan menghindari pemicu alergi dari Si Kecil. Lakukan langkah ini sesegera mungkin setelah Bunda mengetahui apa penyebab alergi Si Kecil. Kemudian pastikan Si Kecil tidak mengalami kontak dengan pemicu alergi tersebut di waktu mendatang.

 

Namun, jika Bunda ingin membiasakan Si Kecil dengan pemicu alerginya, Bunda bisa mengenalkan lagi Si Kecil secara sedikit demi sedikit. Sebagai contoh, jika Si Kecil alergi telur, Bunda bisa memasukkan sedikit potongan telur secara berkala untuk melihat respon dari tubuh Si Kecil. Jika alergi masih terus muncul, segera hentikan pemberian makanan tersebut dan konsultasikan kondisi Si Kecil ke dokter anak.

Kompres dengan air dingin

Salah satu langkah darurat yang bisa Bunda lakukan saat alergi kulit pada Si Kecil muncul adalah dengan mengompres menggunakan air dingin. Langkah ini dilakukan untuk meredakan rasa gatal yang ia alami dan membuat tubuhnya merasa lebih nyaman. Saat melakukan kompres, usahakan ganti air kompres setiap 20-30 menit sekali. Atur suhu air sesuai kenyamanan Si Kecil, jangan sampai terlalu dingin dan membuatnya tidak nyaman.

Hindari Menggaruk Kulit yang Gatal

Membiasakan Si Kecil untuk tidak menggaruk saat alerginya muncul adalah langkah yang tepat, Bun. Karena garukan tangan Si Kecil dapat membuat kulit yang mengalami ruam atau bentol menjadi iritasi. Jika sudah iritasi, maka penanganannya tentu akan semakin lebih lama. Bunda bisa menaburkan bedak atau mengoleskan losion untuk mengurangi rasa gatal tersebut. Selain itu, Bunda juga bisa membantu Si Kecil menggaruknya dengan lembut dan hati-hati agar tidak melukai kulitnya.

 

Setelah mengetahui apa saja pemicu alergi kulit pada Si Kecil dan cara mengatasinya, semoga Bunda menemukan cara yang tepat untuk menangani alergi Si Kecil. Menangani alergi memang butuh kesabaran karena tidak berlangsung singkat. Jadi, tetap semangat dan dukung terus tumbuh kembang Si Kecil yang alergi agar tetap berprestasi di masa depan.


 Baca juga: Mata Si Kecil Gatal dan Merah, Pertanda Alergi?

Milestone Lainnya