Panduan Tumbuh Kembang Si Kecil Usia 0-12 Bulan

Oleh: Morinaga Platinum

Harapan Ayah dan Bunda adalah melihat Si Kecil tumbuh dan berkembang dengan optimal. Meski tiap anak tumbuh dan berkembang dengan kecepatannya masing-masing namun mengenali tahap pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil sangatlah penting. Bunda bisa memberikan stimulasi yang tepat untuk membantu proses tumbuh kembangnya. Tidak hanya itu, Bunda juga bisa mengamati apakah ada gangguan yang mungkin saja timbul.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan, definisi pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan sehingga bisa diukur dengan satuan panjang dan berat. Sedangkan definisi perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih rumit dalam kemampuan motorik kasar, halus, bicara, bahasa juga sosialisasi serta kemandirian.

Tahapan tumbuh kembang Si Kecil dibagi ke dalam beberapa periode, yaitu:

  • Masa prenatal (masa dalam kandungan)
  • Masa bayi (0-11 bulan)
  • Masa anak di bawah lima tahun (usia 12-59 bulan)
  • Masa anak prasekolah (usia 60-72 bulan)
  • Masa sekolah atau masa pubertas (wanita: 6-10 tahun, laki-laki: 8-12 tahun)
  • Masa adolensi atau masa remaja (wanita: 10–18 tahun, laki-laki: 12–20 tahun)

Untuk masa bayi, dikenal sebagai masa keemasan karena berlangsung secara singkat dan tidak dapat diulang. Kategori WHO berbeda dengan kategori pemerintah; usia perkembangan bayi menurut WHO terbagi menjadi dua, yaitu neonatal sejak lahir sampai usia 28 hari dan bayi dari usai 29 hari sampai 12 bulan.

Tahap Perkembangan Si Kecil Usia 0-12 bulan

Perlu diingat bahwa kecepatan perkembangan Si Kecil bisa sangat berbeda dengan teman-teman seusianya. Di tahun pertama, perkembangan Si Kecil akan dilihat dari kemampuan motorik kasar, motorik halus, kognitif, dan sosial.

Berikut tahap perkembangannya:

  • Usia 1 bulan: Si Kecil bisa memandang objek yang bergerak di sekitarnya. Ia juga sudah bisa merespons suara, tersenyum, serta mencengkram tangan orang lain.
  • Usia 2 bulan: Di usia ini, ia sudah bisa kontak mata dengan orang sekitarnya, bermain dengan jari-jarinya, menahan kepala dan leher saat telungkup
  • Usia 3 bulan: Saat Bunda menggendongnya, ia sudah bisa menahan kepalanya sendiri dalam posisi tegak. Suara-suara ocehan juga mulai terdengar dari mulut mungilnya sembari sesekali diselingi tawa.
  • Usia 4 bulan: Ia bisa berguling ke satu sisi dan mulai menyemburkan air liur.
  • Usia 5 bulan: Kemampuan motoriknya berkembang, ia bisa mengambil barang yang ada di sekitarnya, berceloteh cukup panjang, menangis jika ditinggal Bunda atau orang terdekatnya, dan suka asyik sendiri memainkan tangan juga kakinya.
  • Usia 6 bulan: Si Kecil akan mulai merangkak, meniru suara, dan merespons emosi orang lain
  • Usia 7 bulan: Di usia ini, Si Kecil umumnya sudah bisa duduk sendiri tanpa bantuan atau sokongan. Ia juga sudah bisa merespons jika dipanggil.
  • Usia 8 bulan: Kemampuan merangkaknya lebih mantap, ia kini bisa merangkak dengan jarak yang lebih jauh dan tumpuannya lebih kokoh. Ia juga sudah bisa memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya.
  • Usia 9 bulan: Jangan kaget kalau Si Kecil mulai berdiri sendiri dengan berpegangan pada benda di dekatnya dan bisa bermain susun barang.
  • Usia 10 bulan: Sekarang ia bisa melambaikan tangannya dan memanggil “Mama” atau “Papa”.
  • Usia 11 bulan:  Bermain “Cilukba”, mengoceh kata-kata yang sering ia dengar, dan mampu berdiri sendiri selama beberapa waktu
  • Usia 12 bulan: Sekarang ia jadi peniru ulung karena suka meniru aktivitas yang dilakukan orang lain. Ia juga sudah bisa menunjuk benda yang diinginkan.

Jadikan panduan di atas pedoman Bunda mengamati tumbuh kembang Si Kecil. Optimalkan proses tumbuh kembangnya dengan memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap, vaksinasi tepat waktu, serta memberikan stimulasi yang sesuai dengan usianya.

Milestone Lainnya