Optimalkan Potensi Si Kecil dengan Cara Ini

Oleh: Morinaga Platinum

Jika anak-anak adalah taman bunga, maka orangtua adalah tukang kebunnya. Taman bunga yang menarik adalah taman yang bersih, terlihat cantik karena memiliki banyak variasi bunga. Apabila tukang kebun lalai melakukan tugasnya, maka taman akan mengalami kerusakan bahkan tidak ada bunga yang tumbuh. Sama halnya dengan anak-anak, karakter positif mereka bagaikan bunga di taman. Butuh diberi air dan pupuk dengan cinta dan kasih sayang agar tumbuh optimal dan sesuai harapan. 

Ketika Si Kecil menginjak usia tiga hingga lima tahun, ia mulai menunjukkan sifat dan karakternya dengan lebih jelas. Pada tahap ini, ia juga mulai belajar mandiri walau masih sering bergantung pada Ayah, Bunda, atau pengasuhnya. Ayah dan Bunda bisa lihat Si Kecil berada dalam tahapan membangun kepercayaan dirinya.

Dalam kelompok usia tersebut, Si Kecil pun mulai banyak berinteraksi dengan teman sebayanya. Interaksi sosial ini membawa banyak manfaat antara lain bagaimana cara memperlakukan orang lain, berbagi, bergantian menggunakan fasilitas yang ada, dan lainnya.

Tak hanya itu, hubungan Si Kecil dengan Ayah dan Bunda juga mulai berkembang ke tahap berikutnya. Ia mulai bisa memerlihatkan kepeduliannya kepada Ayah dan Bunda, ia juga mulai memahami kalau Ayah dan Bunda juga memiliki keinginan, perasaan, dan kebutuhan. Perhatikan, deh, ia pun mulai menunjukkan rasa sayangnya secara demonstratif misalnya mendadak mencium Ayah saat sedang bersantai nonton TV.

Kunci dari pembentukan karakter Si Kecil terletak pada pola asuh yang baik dan konsisten. Tentunya yang memegang peranan penting ini adalah Ayah dan Bunda. Simak kiat-kiat berikut yang dapat diterapkan dalam proses membina karakter Si Kecil:

Tiap Anak Miliki Jati Diri Sendiri

Ayah dan Bunda harus sadari bahwa tidak ada anak yang memiliki sifat dan karakter sama persis, bahkan pada saudara kembar sekalipun. Hal ini yang harus dijadikan dasar membina karakter Si Kecil. Ia tidak bisa dipaksa menjadi seperti seseorang atau dibandingkan dengan orang lain. Ia pasti memiliki sisi unik dan positif yang membedakan dirinya dengan orang lain, hal inilah yang perlu Ayah dan Bunda kenali, gali, serta bantu kembangkan.

Bermain Adalah Belajar

Untuk Si Kecil belajar lebih efektif dilakukan sambil bermain. Bermain berperan penting dalam perkembangan fisik, mental, kognitif, maupun emosional. Dengan bermain, Si Kecil belajar bekerja dalam grup, mengatasi konflik, memupuk imajinasi, mengambil keputusan, dan mencoba berbagai peran yang berbeda. Tak hanya itu, ia juga akan belajar mandiri, berkreasi, memimpin, dan mengeksplorasi.

Jangan Memberi Label Pada Si Kecil

It’s a big no no memberikan julukan pada Si Kecil seperti “Si Pemalu”, “Si Pemarah”, dan lainnya. Hal ini dikhawatirkan akan membentuk paksa karakternya, padahal mungkin sebenarnya ia dapat berubah atau berkembang menjadi lebih baik jika tidak mendapat panggilan tertentu.

Menjadi Teladan, Bukan Menggurui

Tak ada cara yang lebih baik dalam membina Si Kecil selain menjadi teladan baginya. Dan orangtua adalah teladan yang utama. Tunjukkan nilai-nilai baik yang dapat dicontoh oleh Si Kecil. Hindari menggurui dan membentuk anak menjadi sesuai dengan keinginan Ayah dan Bunda. Biarkan ia bereksplorasi namun tetap bertanggung jawab.

Hal lain yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang Si Kecil adalah dengan mengenali tipe kecerdasannya. Selama ini pengertian cerdas cenderung hanya dilihat dari pencapaian di sekolah. Akibat dari hal tersebut adalah Si Kecil bisa terbelenggu hanya pada satu atau dua kecerdasan saja, padahal banyak potensi lain dari dirinya yang bisa dikembangkan. Menurut Dr. Howard Gardner, psikolog dari Universitas Harvard, indikator kecerdasan tak hanya dilihat dari satu aspek saja, tetapi mencakup banyak bidang dalam kehidupan sehari-hari. Ingin tahu lebih banyak mengenai kecerdasan majemuk dan cara stimulasinya? Bunda bisa dapatkan informasinya di Morinaga Multiple Intelligence Play Plan

Dengan menerapkan pola asuh positif, Ayah dan Bunda dapat membimbing dan menuntun Si Kecil agar ia tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, cerdas, dan berkualitas.

Milestone Lainnya