Nutrisi Penting Penunjang Tumbuh Kembang Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum

Pada prinsipnya, pemberian nutrisi untuk Si Kecil secara umum sama dengan prinsip pemberian nutrisi orang dewasa. Si Kecil membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Perbedaannya terletak pada jumlah nutrisi yang diperlukan untuk tiap tahapan usia Si Kecil

Nutrien apa saja yang dibutuhkan Si Kecil agar proses tumbuh kembangnya berjalan optimal? Berikut adalah nutrient yang diperlukan, antara lain:

Karbohidrat

Glukosa merupakan salah satu sumber nutrisi wajib ada dalam menu harian Si Kecil. Karbohidrat merupakan sumber glukosa yang paling besar. Glukosa menyediakan energi utama untuk metabolisme tubuh. Karbohidrat sebaiknya memenuhi sekitar 50-60% total kebutuhan energi hariannya.

Karbohidrat terbagi menjadi 2 jenis, yakni karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Sumber karbohidrat kompleks, contohnya roti, pasta, dan nasi. Sedangkan sumber dari karbohidrat sederhana, contohnya gula pasir, permen, dan sirup.

Karbohidrat sederhana akan lebih cepat menaikkan kadar gula di dalam darah sehingga dapat digunakan sebagai sumber energi secara langsung. Tetapi dalam jangka panjang, konsumsi terlalu banyak karbohidrat sederhana bisa meningkatkan risiko diabetes. Dengan demikian, Bunda sebaiknya membatasi asupannya.

Protein

Kebutuhan protein untuk Si Kecil usia 6 bulan adalah sekitar 1,12 gram per kilogram berat badan sehari. Kebutuhan ini akan bervariasi seiring dengan pertambahan usia.Pada saat usia 10 tahun, kebutuhan proteinnya adalah sekitar 0,74 gram per kilogram berat badan sehari.

Protein bermanfaat antara lain untuk pembentukan tulang dan otot, membangun dan memperbaiki jaringan yang rusak, serta membuat antibodi untuk sistem kekebalan tubuh. Sumber protein bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan, seperti ikan, seafood, telur, tempe dan tahu.

Lemak

Lemak sebaiknya didapatkan dari 30% total asupan harian. Si Kecil pada usia pertumbuhan membutuhkan lemak dan kolesterol sebagai sumber pertumbuhan sel, penunjang fungsi otak, dan membantu penyerapan vitamin.

Sumber lemak yang sehat dapat diperoleh dari ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Namun sebaiknya memang tidak terlalu banyak memberikan lemak jenuh seperti yang ditemukan pada makanan yang diolah dengan cara digoreng. Hal ini dikarenakan, efek jangka panjang apabila mengonsumsi makanan tersebut dapat meningkatkan risiko peningkatan kolesterol di dalam tubuh yang tidak baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Vitamin dan Mineral

Nutrisi yang tidak bisa dilupakan juga adalah vitamin dan mineral. Banyak kasus anemia yang terjadi pada anak-anak adalah akibat dari defisiensi zat besi dalam asupan hariannya.

Kekurangan vitamin A akan menimbulkan gejala kelainan penglihatan dan meningkatkan risiko penyakit yang bahkan bisa menimbulkan kematian, seperti diare dan campak. Apabila terjadi defisiensi vitamin C, maka akan menimbulkan gejala gusi mudah berdarah, sariawan, dan lesu.

Beberapa vitamin dan mineral yang wajib diberikan pada Si Kecil adalah vitamin A, vitamin B3, vitamin B6, vitamin C,vitamin D, vitamin E, asam folat, zink dan zat besi.

Selain dari makanan, Bunda bisa memilih produk susu yang telah difortifikasi vitamin dan mineral penting, seperti kolin, DHA, zat besi, dan vitamin D, guna memenuhi kebutuhan Si Kecil.

Cukupi asupan nutrisi Si Kecil agar ia bisa menjalani proses tumbuh kembang yang optimal dalam menyongsong masa depan yang cerah.

Milestone Lainnya