Artikel Terbaru Artikel Terbaru

Minyak Ikan untuk Anak: Manfaat, Dosis, dan Kandungan

Morinaga Platinum ♦ 26 April 2022

Minyak ikan adalah salah satu jenis nutrisi yang dibutuhkan Si Kecil. Minyak ikan yang kaya asam lemak omega-3 bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan mendukung pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil. Omega-3 merupakan elemen vital bagi sebagian besar organ tubuh, terutama di otak, retina, dan sel sperma.

Sayangnya, tubuh tidak dapat memproduksi omega-3 sendiri.  Sehingga manusia perlu mendapatkannya dari sumber makanan. Asam lemak omega-3 sebenarnya bisa didapatkan dari berbagai jenis makanan, seperti ikan,daging sapi, daging kambing, susu, telur, dan beberapa macam sayuran. 

Apa Saja Kandungan Minyak Ikan?

Minyak ikan diketahui kaya akan asam lemak omega-3. Kandungan omega-3 di minyak ikan ini bisa mencapai 30 persen. Sejatinya terdapat tiga jenis asam lemak omega-3, yaitu docosahexaenoic acid (DHA), eicosapentaenoic acid (EPA), dan alpha-linolenic acid (ALA). DHA dan EPA adalah dua jenis omega-3 yang ada di dalam minyak ikan. Sementara itu, ALA bisa didapatkan dari sumber nabati, seperti biji rami, biji chia, atau kenari.

Adapun jenis omega-3 dalam kandungan minyak ikan diketahui memiliki lebih banyak manfaat untuk kesehatan, daripada yang berasal dari tumbuhan. Selain omega-3, minyak ikan mengandung vitamin A serta vitamin D yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh Si Kecil.

Manfaat Minyak Ikan untuk Si Kecil

Dilansir dari klikdokter.com, berikut ini 9 kebaikan minyak ikan untuk anak:

  • Meringankan gejala ADHD

Omega-3 yang ada di dalam minyak ikan dapat mendukung mengurangi gejala ADHD (attention-deficit hyperactivity disorder) atau gangguan mental pada anak. Gejala-gejala umum ADHD adalah hiperaktivitas, sulit fokus, serta impulsif. Sebanyak 16 penelitian menunjukkan kemampuan minyak ikan yang mendukung mengatasi Si Kecil yang hiperaktif.

 

Minyak ikan memperbaiki gejala ADHD karena mengandung dua asam lemak tak jenuh ganda omega-3 yang penting (omega-3 PUFA), yaitu asam eicosapentaenoic (EPA) serta asam dokosaheksaenoat (DHA). EPA dan DHA ini hadir di otak manusia dalam jumlah banyak dan berkontribusi untuk melindungi dan membantu aktivitas otak. Sebagai contoh, hampir setiap aspek transmisi saraf, pergerakan informasi dari satu sel otak ke sel otak lain yang mendukung setiap pikiran, emosi, dan tindakan, dipengaruhi oleh omega-3.

  • Membantu meringankan  gejala asma

Kandungan omega-3 dalam minyak ikan diketahui dapat meringankan gejala asma, seperti seulit bernafas, nyeri dada, batuk, serta mengi. Asam lemak omega-3 yang hadir di minyak ikan membantu mengurangi kelebihan antibodi imunoglobulin yang menyebabkan radang saluran udara, yang menyebabkan serangan asma.

 

Penelitian lain juga menyebutkan bahwa omega-3 telah membentuk efek anti-inflamasi, sehingga berpotensi sebagai terapi tambahan pada asma. Sejumlah studi dilakukan untuk mengetahui hubungan antara minyak ikan dan asma, dan sebagian besar menunjukkan hasil positif. Tubuh manusia secara alami merespons positif minyak ikan dan membantu mengendalikan gejala asma. 

  • Mengatasi gangguan tidur

Problem tidur pada anak-anak berhubungan dengan kesehatan yang buruk serta masalah perilaku dan kognitif. Masalah kesehatan tersebut terkait dengan kekurangan asam lemak omega-3. Kekurangan DHA juga berhubungan dengan kondisi rendahnya kadar hormon melatonin. Salah satu fungsi hormon melatonin  adalah membantu Si Kecil tertidur.

 

Keterkaitan omega-3 dengan tidur ini didapatkan oleh penelitian yang dilakukan University of Oxford terhadap 350 anak. Hasilnya, anak yang mengonsumsi omega-3 memiliki waktu tidur lebih lama daripada anak yang tidak mengkonsumsi omega-3.



  • Membantu meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki suasana hati Si Kecil

Sekitar 60% dari otak manusia terbuat dari lemak, dan 50% lemak tersebut tersusun dari asam lemak omega-3. Otak anak menggunakan omega-3 untuk perkembangan sel otak dan saraf. Selain itu, lemak omega-3 ini juga penting untuk aktivitas pembelajaran serta memori. Di sisi lain, tidak mendapatkan cukup omega-3 dikaitkan dengan gangguan belajar, serta depresi.

 

Asam lemak omega-3 penting untuk pemeliharaan fungsi otak normal seumur hidupnya. Karena asam lemak ini berada di membran sel-sel otak, untuk menjaga kesehatan membran sel dan memfasilitasi komunikasi antar sel otak.

 

Oleh sebab itu, Bunda bisa mengajak Si Kecil lebih rajin makan ikan. Dengan makan ikan, mendapat asupan omega-3, maka akan lebih banyak kandungan gray matter otak. Kandungan gray matter mengandung sebagian besar sel saraf yang mengontrol pengambilan keputusan, memori, dan emosi. Pada sebuah penelitian dengan melibatkan 183 anak menunjukkan bahwa pemberian makanan kaya omega-3 selama enam bulan dapat membantu meningkatkan kemampuan belajar verbal dan memori mereka.

  • Menyembuhkan peradangan

Selain kaya omega-3, minyak ikan juga mengandung bahan anti radang yang dapat menurunkan senyawa sitokin penyebab peradangan. Minyak ikan juga berguna untuk mengurangi nyeri dan radang sendi pada Si Kecil.

  • Menjaga kesehatan mata

Minyak ikan memiliki manfaat untuk meningkatkan penglihatan Si Kecil karena kandungan DHA yang dimilikinya. Tidak hanya itu, kandungan vitamin A pada minyak ikan juga berperan vital bagi kesehatan mata Si Kecil.

  • Meningkatkan kekuatan tulang

Omega-3 yang terdapat dalam minyak ikan juga memiliki kebaikan mempertahankan kepadatan tulang Si Kecil. Selain itu, minyak ikan juga mengandung vitamin D yang bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan tulang Si Kecil. 

  • Memelihara kesehatan kulit

Sebuah studi tahun 2018 yang dilakukan Tse-Hung Huang, peneliti dari Chang Gung Memorial Hospital at Keelung, Taiwan, dan tim menunjukkan kebaikan minyak ikan bagi kesehatan kulit secara umum. Studi ini menunjukkan kemampuan minyak ikan membantu menghambat peradangan (terutama dari sinar UV), membantu penyembuhan kulit dari luka, dan mempertahankan homeostasis.

 

Para ilmuwan mempercayai manfaat tersebut dipicu oleh kandungan PUFA di minyak ikan, yang terdiri dari asam eicosapentaenoic (EPA) serta asam docosahexaenoic (DHA). Tubuh Si KEcil memasukkan asam lemak dari makan ke membran sel. Ketika membran sel sehat, maka sel mampu menahan air. Pada kulit Si Kecil, membran sel sehat ini menghasilkan sel yang lembut serta terhidrasi baik. Asam lemak omega-3 juga terdeteksi mampu mendukung mengurangi produksi senyawa inflamasi yang terkait erat dengan proses penuaan.

  • Mencegah alergi Si Kecil

Omega-3 yang terkandung di dalam minyak ikan juga berfungsi mencegah alergi yang dialami SI Kecil. Oleh karena itu, jika ada riwayat alergi dalam keluarga, Bunda dapat memberikan nutrisi yang kaya akan kandungan omega 3 sejak Si Kecil mulai mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI).

 

Baca Juga: Alergi Dingin: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

 

Berapa banyak minyak ikan yang diperlukan Si Kecil?

Berdasarkan saran National Institutes of Health, Si Kecil-Si Kecil sebaiknya mengonsumsi asupan lemak omega-3 sesuai dengan usia dan jenis kelaminnya, yakni:

 

  • Anak usia 0-12 bulan: 0,5 gram
  • Anak usia 1-3 tahun: 0,7 gram
  • Anak usia 4-8 tahun: 0,9 gram
  • Perempuan 9-13 tahun: 1 gram
  • Laki-laki 9-13 tahun: 1,2 gram
  • Perempuan 14-18 tahun: 1,1 gram
  • Laki-laki 14-18 tahun: 1,6 gram

 

Baca juga: Ingin Si Kecil Cerdas? Berikan Lima Nutrisi Ini!

 

Sumber minyak ikan

Berikut ini sejumlah contoh sumber alami omega-3 seperti yang hadir di dalam minyak ikan:

  • Ikan berlemak

Beberapa jenis ikan berlemak mengandung kadar DHA dan EPA cukup tinggi. Misalnya, ikan herring, trout, mackerel, salmon, dan sarden.

  • Seafood dan ikan air tawar

Beberapa jenis makanan laut dan ikan air tawar  juga mengandung DHA dan EPA meskipun kadarnya lebih rendah daripada ikan berlemak. Contohnya adalah ikan pollock, scallop, kerang, udang, ikan lele, dan tuna.

  • Biji-bijian dan kacang-kacangan

Berbagai jenis biji-bijian dan kacangan-kacangan banyak mengandung asam alfa-linolenat (ALA) yang baik untuk tubuh. Bunda bisa memberi Si Kecil asupan makanan dari kacang kenari, biji rami, tahu, tempe, kacang kedelai, serta minyak kanola untuk mendapatkan manfaat baik ALA.

 

Setelah mengetahui berbagai manfaat dari minyak ikan, Bunda kini bisa mulai fokus memasukkan omega-3 sebagai salah satu nutrisi wajib dalam makanan sehari-hari Si Kecil. Mari penuhi kebutuhan asam omega-3 pada Si Kecil-Si Kecil dengan memberikan nutrisi yang kaya akan kandungan minyak ikan.

Sejumlah susu formula memang mudah didapatkan di pasaran saat ini. Hanya saja, Morinaga Platinum MoriCare+ Triple Bifidus memiliki kandungan DHA lebih tinggi dari formula sebelumnya dan diperkaya AA serta asam lemak omega-3. Bunda bisa memberikan susu Morinaga Platinum untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil kesayangan sejak dini.

Lihat Artikel Lainnya