Artikel Terbaru Artikel Terbaru

Mengenali Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Balita

Morinaga Platinum ♦ 14 April 2022

Balita merupakan masa keemasan dimana Si Kecil sedang aktif belajar berbagai hal baru. Salah satunya tentang bagaimana ia berperilaku dan berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Oleh karenanya, penting bagi Bunda untuk memahami kecerdasan interpersonal anak di usia balita. Umumnya, kecerdasaan interpersonal pada anak dipengaruhi oleh faktor genetik. Namun, selain genetika asupan nutrisi, pola asuh hingga kebiasaan Ibu dimasa kehamilan juga mempengaruhi tingkat kecerdasan interpersonal pada anak. Lalu, apa itu kecerdasan interpersonal dan bagaimana cara mengembangkan kecerdasan interpersonal anak?

Apa Itu Kecerdasan Interpersonal

Jika seorang anak mampu berkomunikasi dan bersosialisasi dengan baik di lingkungannya, maka inilah yang disebut kecerdasan interpersonal. Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan diri Si Kecil dalam memahami aspek di luar dirinya. Secara sosial, ia mampu mengenali emosi orang lain, memiliki sifat peka dan sensitif, dan senang menjalin pertemanan.

 

Berbanding terbalik dengan kecerdasan intrapersonal, dimana Si Kecil mampu mengenali diri sendiri. Biasanya, kecerdasan ini berhubungan dengan kepribadian introvert. Meski begitu, Bunda tak perlu khawatir. Saat sendiri, ia justru memiliki energy yang lebih besar. Dengan kecerdasan intrapersonal, Si Kecil akan mudah dalam mengontrol emosi dan lebih bijak dalam menyikapi perilaku orang lain. 

Pentingnya Kecerdasan Interpersonal Bagi Anak

Mengapa penting bagi Bunda untuk memahami pentingnya kecerdasan interpersonal? Karena kecerdasan ini nantinya akan sangat bermanfaat bagi masa depan Si Kecil. Berikut beberapa manfaatnya:

  • Ia mampu berpikir kritis dan menghasilkan pendapat
  • Bekerja dengan kelompok menjadi mudah baginya
  • Mampu menjadi seorang pemimpin yang bijak
  • Rasa kepedulian yang tinggi
  • Memiliki solidaritas yang baik
  • Menghindari konflik dengan orang lain
  • Senang mengapresiasi dan mendukung orang lain
  • Mudah memahami pengalaman yang dirasakan orang
  • Banyak disukai orang di sekitarnya  

 

Dengan manfaat-manfaat baik tersebut, tentunya akan sangat berpengaruh ketika Si Kecil mulai mengenyam dunia pendidikan hingga masalah karir. Oleh karena itu, Bunda harus mulai menanamkan kecerdasan interpersonal sejak dini.

Baca juga: Kecerdasan Intelektual: Definisi, Tips, & Tanda-Tandanya

Cara Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal

Kendari secara umum anak mempunyai caranya sendiri dalam berinteraksi dan bersosialisasi terhadap lingkungan. Namun, Bunda bisa mengembangkan kecerdasan tersebut sejak dini dengan beberapa cara berikut ini.

Mengajarkan Anak Berkenalan

Kunci dari keberhasilan menanamkan kecerdasan interpersonal adalah interaksi. Bunda perlu melatih Si Kecil untuk berani berkenalan dengan orang baru yang ia temui, baik lebih muda, tua, maupun teman sebaya. Dengan mulai berkenalan, Si Kecil akan memiliki rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi. Secara tak langsung, ia juga akan tumbuh menjadi pribadi yang berjiwa sosial tinggi.

Memfasilitasi Permainan Edukatif

Selain interaksi langsung, Bunda juga dapat menggunakan permainan edukatif yang melibatkan interaksi dua arah. Beberapa permainan yang mudah dilakukan seperti tebak-tebakan, tebak gerak tubuh, atau saling berakting menjadi orang lain (penjual dan pembeli). Dengan begitu, Si Kecil akan memahami cara memecahkan suatu masalah dan mencari solusinya.

Mengajarkan Kerja Kelompok

Mengapa belajar kelompok?  Dengan bersosialisasi dan bekerja sama, Si Kecil dituntut untuk berdiskusi dan melakukan manajemen tim. Ia harus belajar menyampaikan pendapat dalam sebuah kelompok. Kebiasaan tersebut akan membuat Si Kecil memiliki rasa percaya diri yang baik. Bunda dapat melakukan belajar kelompok di rumah bersama teman-temannya maupun di sekolah.

Dilansir dari laman You are Mom, kecerdasan interpersonal yang diterapkan dalam keseharian Si Kecil akan membentuk pola pikir yang lebih baik. Sehingga penting bagi Bunda untuk membantu melatihnya.

Baca juga: Manfaat Kenali Kecerdasan Si Kecil Sejak Dini

Indikator Kecerdasan Interpersonal pada Anak

Jika Bunda sudah memahami makna kecerdasan interpersonal anak usia balita, maka Bunda akan memahami beberapa indikator yang menunjukkan perkembangan interpersonal Si Kecil, yakni:

Memiliki Banyak Teman dan Senang Bergaul

Karena tergolong memiliki kepribadian ekstrovert, anak dengan kecerdasan ini lebih suka bermain dengan temannya daripada menyepi sendiri. Si Kecil merupakan anak yang aktif dan mudah bosan jika sedang sendirian. Jika Bunda menemukan indikator ini dalam diri Si Kecil, maka ia memiliki kecerdasan interpersonal.

Memiliki Kemauan untuk Menjadi Pemimpin

Indicator kedua yakni berani memimpin. Hal ini akan terlihat saat ia sedang dalam kelompok bermain atau belajar. Ia terlihat menonjol seolah sedang memimpin dalam pergaulannya. Si Kecil mungkin terlihat mengatur posisi teman-temannya. Ia juga dapat mengerjakan tugas-tugas tanpa menyusahkan teman lainnya. Kemampuan memimpin ini muncul naturalis, adalah sifat yang muncul tanpa paksaan.

Kepedulian yang Tinggi

Dengan memiliki rasa empati, Si Kecil berarti memiliki kecerdasan interpersonal. Bunda bisa melihat dari bagaimana Si Kecil merespon perasaan orang lain. Apakah ia termotivasi untuk membantu orang yang kesulitan atau berusaha memecahkan masalah orang lain?

Mampu Memberi Saran dan Nasihat

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak dengan kecerdasan interpersonal pun bisa memberikan nasihat dan saran loh. Si Kecil biasanya memiliki sifat pendengar yang baik dan bijak saat menyikapi sebuah masalah. Contoh, ketika si adik meminta uang jajan, si kakak justru meminta adiknya untuk menabung agar bisa membeli jajan.

 

Nah, itu dia Bunda seluk beluk kecerdasan interpersonal yang harus Bunda pahami dan mulai Bunda terapkan. Intinya, Bunda jangan menyerah untuk membimbing Si Kecil. Pasalnya, pemahaman tiap individu menerima pembelajaran berbeda-beda. Cara melatih Bunda pun akan mempengaruhi hasilnya.

Lihat Artikel Lainnya