Manfaat Belajar Berkebun untuk Anak Usia Dini

Morinaga Platinum ♦ 6 Januari 2020

Mengajak Si Kecil untuk “cangkul, cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung di kebun kita...” akan jadi kegiatan yang menyenangkan lho, Bun. Saat menanam bibit apa pun dengan Si Kecil akan menjadi pengalaman yang baik baginya, apalagi Si Kecil bisa menggali tanah, memasukkan bibit, dan menyiram tanaman. Berkebun bersama Si Kecil bisa menjadi sarana yang baik untuk bonding bersama Bunda. Selain itu, berkebun juga ternyata terbukti baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Apa saja manfaatnya? Berikut ulasan lengkapnya. Simak, ya!

  1. Berkebun bisa meningkatkan kesehatan mental Si Kecil

Berkebun bagi Si Kecil adalah bermain di luar bersama Bunda. Anak akan mengenal hal baru tentang tumbuhan dan hewan sekitar. Ia belajar dari mana ia mendapat makanan, cara merawat, dan menyayangi sesuatu tanpa harus merasa memiliki. Penelitian dari The Children’s Hospital of Eastern Ontario juga mengatakan berkebun bisa menghilangkan stres pada anak lho, Bun. Bahkan penelitian ini juga menyatakan bakteri tertentu yang ditemukan di tanah memiliki efek peningkatan suasana hati dan efek positif pada perilaku belajar Si Kecil.

  1. Si Kecil akan lebih suka makan sayur dan buah

Si Kecil menunjukkan gejala picky eater pada sayur dan buah, Bun? Ajak berkebun yuk, dengan berkebun ia akan tahu asal muasal makanan tersebut mulai dari benih sampai bisa dipanen. Menurut Journal of American Dietetic Association pada tahun 2007 menunjukkan bahwa anak-anak yang mengambil bagian dalam menanam sayur mereka sendiri, mereka akan memakannya. Efek berkebun serta kebiasaan makan buah dan sayur ini akan dibawa sampai anak dewasa kelak lho, Bun.

  1. Berkebun bisa jadi aktivitas fisik buat Si Kecil

Simpan tabletnya, matikan TV nya, bawa sekop dan benihnya, dan ajak Si Kecil untuk berkebun. Menanam, menyiangi, menyiram, dan memanen sayuran tidak membuat Si Kecil berkeringat sih, tapi setidaknya Si kecil bisa meninggalkan alat elektroniknya. Artinya semakin banyak aktivitas fisik selama masa pertumbuhan dan perkembangannya, akan semakin meningkatkan kemampuan motoriknya.

  1. Si Kecil akan terkena bakteri baik dari tanah

Ahli Mikrobiologi, Brett Finlay mengatakan dalam bukunya Let Them Eat Dirt bahwa di dalam tanah ada banyak mikroba yang tidak berbahaya tapi justru bakteri ini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Jika kekebalan tubuh anak meningkat artinya ia tidak mudah terserang penyakit dan hal ini sangat baik bagi perkembangan anak. Jadi Bunda tak perlu takut saat Si Kecil harus berkutat dengan kotoran tanah dan teriknya sinar matahari.

  1. Berkebun mengajarkan Si Kecil mencintai lingkungan

Mengajarkan lingkungan pada Si Kecil bisa dimulai sejak dini dan dimulai dari hal terkecil. Berkebun adalah salah satunya. Bunda bisa mengenalkan bentuk cacing, kupu-kupu, bahkan beragam jenis ulat bulu. Selain itu kenalkan bahwa tumbuhan juga mahluk hidup yang punya beragam jenis dan fungsi. Berikan edukasi pada anak bahwa semua mahluk di dunia ini sudah menempati fungsinya masing-masing sebagai ekosistem.

Selain manfaat di atas, berkebun juga dapat meningkatkan kewaspadaan dan keterampilan kognitif Si Kecil. Pasalnya berkebun termasuk pekerjaan yang cukup rumit sehingga bisa membantu anak untuk tetap tenang dan fokus. Buatlah jadwal rutin untuk berkebun, misalnya saat pagi hari di akhir pekan agar Si Kecil disiplin dan bisa melihat perkembangan tanaman hasil berkebunnya. Selamat berkebun, Bunda!

Lihat Artikel Lainnya