Artikel Terbaru Artikel Terbaru

17 Makanan Tinggi Kalsium Untuk Optimalkan Pertumbuhan Anak

Morinaga Platinum ♦ 17 Februari 2022

Makanan tinggi kalsium diperlukan untuk memenuhi pertumbuhan tulang dan gigi. Tidak hanya bagi orang dewasa, tapi juga untuk anak-anak usia dini. Selain itu, menurut Alodokter, kalsium juga memiliki peran penting dalam melancarkan aliran darah, memelihara kesehatan jantung, hingga menjaga fungsi otot dan syaraf menjadi lebih sehat.

Ada banyak jenis makanan yang memiliki kadar kalsium tinggi. Misalnya seperti susu dan berbagai produk turunannya, buah-buahan, sayuran segar, hingga beberapa kelompok kacang-kacangan. Nah, agar Bunda bisa memiliki banyak pilihan dalam mencukupi kebutuhan kalsium harian Si Kecil, berikut ini sudah kami rangkum daftar makanan tinggi kalsium yang dapat mendukung tumbuh kembangnya.

Kebutuhan Kalsium pada Anak

Perlu Bunda ketahui, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 28 Tahun 2019 besaran kebutuhan kalsium harian yang disarankan yakni sebagai berikut ini:

  • Anak-anak usia 0 - 3 tahun: 200–650 milligram 
  • Anak-anak usia 4 - 9 tahun: 1000 milligram 
  • Remaja usia 10 - 18 tahun: 1200 milligram 
  • Dewasa usia 19 - 49 tahun: 1000 milligram 
  • Lansia usia ≥50 tahun: 1.200 milligram

Jika asupan kalsium pada anak tidak terpenuhi, maka dapat menimbulkan dampak negatif, seperti pertumbuhan fisik yang kurang optimal, risiko kelainan tulang, serta osteoporosis dini. Oleh sebab itu, penting bagi Bunda untuk memperhatikan kebutuhan kalsium di atas.

Makanan Tinggi Kalsium untuk Anak

Banyak makanan tinggi kalsium di sekitar kita, Bunda dapat memberikan beberapa makanan berikut ini untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian anak:

1.Brokoli

Brokoli juga bisa menjadi salah satu sumber kalsium harian. Bunda bisa mengolah brokoli yang sarat akan vitamin C menjadi berbagai makanan yang disukai Si Kecil, contohnya seperti sup brokoli, bola daging brokoli, atau capcay brokoli.

2.Kacang Almond

Kacang almond tidak hanya baik untuk kesehatan otak lho, Bunda. Dengan mengonsumsi sekitar sepertiga cangkir almond, Si Kecil bisa mendapatkan asupan kalsium sebesar 100 mg. Cara mengonsumsi kacang almond pun relatif gampang, yakni bisa dengan mencampurkan ke dalam minuman atau makanan sehari-hari Si Kecil.

3.Daging dan Ikan

Asupan kalsium juga bisa diperoleh pada daging atau ikan. Bunda bisa memberikan menu daging merah atau ayam yang mengandung banyak protein dan kalsium, sementara untuk jenis ikan laut yang direkomendasikan ada salmon, tuna, serta sarden.

4.Kedelai

Kedelai merupakan makanan yang sarat akan kalsium. Oleh sebab itu, tidak heran jika berbagai produk turunannya banyak direkomendasikan untuk menambah asupan nutrisi Si Kecil. Selain itu, Bunda juga bisa memberikan susu kedelai, tahu, atau tempe sebagai alternatif jika Si Kecil ternyata mengalami laktosa intoleran.

5.Jeruk

Buah jeruk bisa menjadi pilihan untuk menambah asupan kalsium yang dibutuhkan selama masa pertumbuhan Si Kecil. Rasanya yang manis, asam, dan segar juga bisa dinikmati secara langsung maupun dibuat menjadi jus. 

6.Kacang Merah

Kacang merah banyak dimanfaatkan sebagai bahan campuran kue ataupun masakan. Seperti jenis kacang-kacangan pada umumnya, Bunda bisa mendapatkan asupan vitamin B dan juga karbohidrat pada kacang merah selain asupan kalsium yang mencapai 93 milligram pada setiap 80 gram kacang merah mentah.

7.Pak Choy atau Sawi Sendok

Sudah bukan rahasia lagi jika sayuran hijau memiliki banyak kandungan vitamin dan nutrisi. Nah, pada sayuran seperti pak choy terdapat juga komposisi kalsium sebesar 20 milligram di setiap 50 gram pak choy yang dikonsumsi. Angka tersebut memang tidak begitu signifikan, tapi dapat menjadi makanan pendamping agar Si Kecil tidak bosan.

8.Kurma

Kurma adalah makanan tinggi kalsium yang dapat dijadikan camilan Si Kecil. Buah eksotis yang identik dengan negara Timur Tengah tersebut juga mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti kalium, karbohidrat, zat besi, dan magnesium. Kandungan kalsium kurma sendiri mencapai 38 mg untuk setiap 100 miligram porsi yang dikonsumsi.

9.Ubi Jalar

Ubi jalar adalah salah satu jenis makanan rendah lemak dan kalori. Selain memiliki kandungan vitamin C dan vitamin A, dalam satu ubi jalar berukuran besar terdapat juga kandungan kalsium sekitar 68 mg yang baik untuk menunjang pertumbuhan.

10.Tempe dan Tahu

Seperti Bunda ketahui, makanan murah meriah dengan bahan dasar dari kedelai ini baik untuk kesehatan tulang. Kandungan kalsium dalam 100 gram tahu sendiri mencapai sekitar 683 mg, dimana sudah bisa memenuhi sekitar 54% kebutuhan kalsium harian, sesuai yang direkomendasikan (RDA) menurut hsph.harvard.edu.

11.Bayam

Selain mengandung serat dan mineral lain untuk menunjang pertumbuhan Si Kecil, sayur hijau seperti bayam juga mempunyai kandungan kalsium. Mengolah bayam bisa menjadi menu andalan untuk mencukupi 10% kalsium harian Si Kecil, karena setiap 100 gram sayur bayam sudah mengandung sekitar 136 mg kalsium.

12.Yogurt rendah lemak

Sesuai namanya, yogurt rendah lemak adalah produk turunan susu yang memang sengaja diproduksi untuk mendapatkan nutrisi kalsium tinggi. Bunda bisa memperoleh manfaat kandungan kalsium dari yogurt rendah lemak tanpa perlu khawatir bakal mempengaruhi berat badan Si Kecil.

13. Jeruk

Tidak hanya memiliki kandungan vitamin C tinggi, tapi buah jeruk juga bisa menjadi sumber kalsium alami yang relatif tinggi. Diperkirakan Si Kecil akan mendapatkan asupan 74 miligram kalsium, setiap kali mengkonsumsi satu buah jeruk ukuran besar.

14. Tin

Buah tin atau biasa juga disebut sebagai buah surga adalah salah satu sumber kalsium yang baik untuk perkembangan tubuh Si Kecil. Adapun kandungan dari 65 gram buah tin kering sendiri bisa menyuplai sebanyak 112 miligram kalsium kedalam tubuh.

15. Pisang

Pisang adalah buah tropis yang mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Buah dengan karakteristik rasa manis dan lembut tersebut kaya akan kandungan kalsium untuk mendukung pertumbuhan Si Kecil. Tingkat kandungan kalsium dalam setiap 150 gram buah pisang sendiri adalah sebanyak 12 miligram.

16.Gooseberry

Buah tinggi kalsium selanjutnya adalah Gooseberry. Buah yang memiliki kemiripan dengan ciplukan tersebut memiliki kandungan 72 miligram kalsium tiap 120 gram. Di Indonesia, buah ini memang jarang ditemui, namun sejak lama sudah banyak dikonsumsi sebagai salah satu sumber kalsium di luar negeri.

17. Susu

Selain melalui makanan, jalan lain untuk mendapatkan asupan kalsium tinggi yakni dengan mengonsumsi minuman yang mengandung kalsium. Adapun minuman yang paling populer dikenal sebagai sumber kalsium tinggi adalah susu. Sebagai informasi, dilansir dari Kompas.com, dalam setiap gelas (200 ml) susu sapi memiliki kandungan kalsium hingga sekitar 240 mg. Maka dari itu, tidak heran jika mulai dari bayi, anak-anak usia dini, hingga lansia pun masih direkomendasikan untuk mengkonsumsi susu setiap hari.

Terlepas dari itu, susu kalsium tinggi yang bisa ditemukan di pasaran biasanya memiliki kandungan kalsium sekitar 20% per sajian. Sementara produk susu berkalsium untuk anak-anak usia dini atau lansia umumnya memiliki kandungan yang relatif lebih tinggi, yakni hingga 40% kalsium per sajian. 

Demikianlah ulasan terkait makanan tinggi kalsium untuk memenuhi asupan nutrisi bayi maupun anak usia dini. Penting bagi Bunda untuk selalu memperhatikan dan menjaga asupan nutrisi Si Kecil agar pertumbuhannya semakin optimal.

Selain dengan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi, Bunda juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil dengan susu pertumbuhan seperti Morinaga Chil*Go! yang kaya akan serat pangan inulin serta 9 vitamin dan 5 mineral. 

Lihat Artikel Lainnya