Latih Si Kecil Membaca dengan Cara Mudah

Morinaga Platinum ♦ 1 Agustus 2017

Dalam beberapa tahun belakangan ini, salah satu isu yang cukup membuat khawatir Ayah dan Bunda yang memiliki Si Kecil usia sekolah adalah kemampuannya untuk membaca. Bagaimana tidak? Banyak sekolah dasar mensyaratkan bisa membaca dan menulis agar calon murid bisa diterima di sekolah tersebut. Orangtua lantas berlomba-lomba memasukkan Si Kecil ke dalam kursus membaca. Sebenarnya, untuk Si Kecil, apakah lebih cepat bisa membaca, lebih baik? Kapan waktu yang tepat untuk mulai melatih Si Kecil membaca?

Sama seperti kemampuan lainnya, kemampuan membaca Si Kecil berkembang sesuai dengan tahapan usianya. Ingin tahu lebih jauh? Simak penjelasan berikut:

Usia 2-4 tahun

Umumnya, Si Kecil sudah bisa melafalkan kata-kata yang dapat dipahami oleh orang lain pada saat usia 2-3 tahun. Ia juga sudah dapat merangkai kalimat yang terdiri dari 2-3 kata. Mendekati usia 3 tahun Si Kecil sudah dapat menggunakan kalimat tanya. Ia sudah dapat mengungkapkan sebuah cerita yang dimengerti oleh orang lain saat berusia 4 tahun.

Perkaya kosa kata Si Kecil dengan rutin membacakannya buku cerita. Ini juga akan menumbuhkan minatnya untuk membaca pada kemudian hari. Ayah dan Bunda juga harus sering bercakap-cakap dengannya. Pancing Si Kecil bercerita dengan melemparkan pertanyaan-pertanyaan sederhana.

Usia 4-5 tahun

Pada tahapan inilah Si Kecil bisa diajarkan dasar membaca, yaitu tahapan pre-reading skills. Pre-reading skills merupakan usia menjelang Si Kecil masuk TK dan mendapat pelajaran membaca pertama di sekolah.

Latih pre reading skills Si Kecil dengan mengenalkan huruf dan angka kemudian mengeja suku kata.  Ketika ia sudah dapat mengeja suku kata, maka biasanya setelah itu Si Kecil mulai bisa membaca kata sederhana (misalnya papa, buku, dan mata).

Usia 6-7 tahun

Kemahiran Si Kecil membaca akan meningkat pada tahapan usia ini. Umumnya ia sudah bisa membaca kata-kata yang sulit seperti mangga, angkat, dan minyak. Ini bisa ia lakukan tanpa perlu mengejanya terlebih dahulu. Si Kecil juga sudah bisa membaca sendiri buku cerita yang sederhana.

Perkenalkan variasi buku sebanyak mungkin. Bunda bisa menyesuaikan dengan minatnya sehingga ia semakin rajin berlatih membaca. Ajak ia mengeksplorasi perpustakaan umum sebagai salah satu alternatif sumber buku.

Usia 7-8 tahun

Umumnya Si Kecil sudah bisa membaca sendiri dengan lancar. Perbanyak pengetahuan dan kosa kata Si Kecil dengan memberinya berbagai pilihan buku bacaan. Pada tahapan usia ini ia sudah memiliki preferensi topik bacaan seperti sains atau mengenai binatang.

Si Kecil belum bisa membaca kata sederhana saat jelang masuk SD? Tak perlu was-was. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Vellutino, Scanlon, dan Lyon pada tahun 2000 memerlihatkan bahwa anak dengan kemampuan membaca yang terlambat ketika TK sampai dengan kelas 2 SD memiliki respons IQ yang tidak berbeda dengan anak yang lebih mahir membaca pada usia tersebut.

Saat melatih kemampuan membaca Si Kecil, pastikan Bunda memerhatikan kondisinya. Ada beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan Si Kecil sulit belajar membaca seperti disleksia, gangguan bahasa reseptif, dan gangguan pemusatan perhatian. Apabila Bunda mencurigai Si Kecil memiliki salah satu kondisi tersebut, konsultasikan kepada psikolog atau dokter anak agar dapat segera mendapat penanganan yang tepat.

Lihat Artikel Lainnya