Kiat Atasi Hidung Tersumbat Pada Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum

Pilek dan hidung tersumbat adalah salah satu gejala sakit yang menyebalkan untuk Si Kecil apalagi jelang waktu tidur atau menyusu. Gejala tersebut umumnya muncul saat saluran pernapasan sedang terganggu, misalnya disebabkan oleh alergi, selesma, atau sakit tenggorokan.

Tak jarang saat hidungnya tersumbat, Si Kecil menjadi rewel karena ia kesulitan untuk menyusu. Hal ini dikarenakan ia bernapas melalui mulut sehingga membuat mulutnya sering terbuka.

Umumnya, gangguan hidung tersumbat akan hilang dalam beberapa minggu. Namun, saat hidungnya tersumbat, Si Kecil yang masih bayi belum dapat membuang lendir/ingusnya sendiri. Oleh karena itu, Bunda harus membantu membersihkan hidung yang tersumbat tersebut.

Bagaimana cara membersihkan hidung Si Kecil yang tersumbat? Simak kiatnya di bawah ini:

Menggunakan obat tetes hidung

  • Belilah obat semprot hidung yang mengandung larutan garam yang diformulasikan secara khusus di apotek.
  • Pegang Si Kecil dalam posisi tegak lurus kemudian berikan 2 atau 3 tetes obat tersebut pada masing-masing lubang hidung.
  • Baringkan Si Kecil selama satu menit dengan kepala lebih rendah daripada tubuh. Posisi ini akan membuat larutan garam lendir yang kental.
  • Jika lendir sudah encer, Bunda bisa membersihkan atau menarik lendir menggunakan aspirator hidung. Hindari memasukkan aspirator hidung terlalu dalam. Lakukan 2 atau 3 kali ke dalam setiap lubang hidung.
  • Bersihkan ujung semprotan hidung setelah selesai diberikan kepada Si Kecil.

Bunda bisa membuat larutan garam ini di rumah dengan cara mencampur seperempat sendok teh garam dengan 240 ml air hangat. Kemudian, masukkan ke dalam tempat yang sudah dibersihkan.

Encerkan lendir dengan uap air hangat

Uap air dapat membuka saluran pernapasan yang tersumbat dan membantu mengencerkan serta mengalirkan lendir ke luar. Salah satu cara memberikan uap hangat kepada Si Kecil adalah dengan membawanya ke kamar mandi, lalu kran pancuran air hangat dibuka, kemudian tutup pintu kamar mandi selama beberapa menit.

Atau Bunda bisa menyiapkan bak ukuran sedang yang telah diisi air panas. Gunakan handuk untuk menutupi kepala Si Kecil saat ia menempatkan wajahnya di atas uap. Ingat, damping terus Si Kecil selama proses berlangsung untuk menjaga air tidak tumpah dan melukainya.  

Penggunaan vaporizer atau humidifier

Vaporizer atau humidifier bisa diletakkan di kamar Si Kecil untuk menambah kelembapan udara di kamar tersebut. Hal ini dapat membatu mengencerkan lendir. Pastikan untuk rutin membersihkan alat tersebut guna mencegah pertumbuhan jamur di dalamnya.

Tepuk-tepuk punggung Si Kecil secara perlahan

Gerakan ini dapat membantu mengeluarkan dahak yang berada di dalam dada sehingga akan lebih mudah bagi Si Kecil untuk membatukkannya keluar.

Menjemur Si Kecil di pagi hari

Menjemur bayi Anda saat pagi hari di bawah sinar matahari akan membuat lendir menjadi encer.

Bersihkan lendir walaupun sudah kering

Jika ada lendir mengering di bagian hidung, Anda dapat membantu membersihkannya dengan menggunakan kain yang diberikan air hangat lalu bersihkan secara perlahan.

Apabila gejala hidung tersumbat berlanjut hingga lebih dari 2 minggu, disertai demam, timbul ruam di tubuh, Si Kecil sesak napas, atau bernapas terlalu cepat, bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tunjang kesehatan Si Kecil dengan memberikannya asupan makanan yang bergizi sesuai dengan kebutuhannya.

Milestone Lainnya