Kenali Suhu Normal Anak Dan Cara Mengukurnya

Morinaga Platinum ♦ 23 Agustus 2021

Apakah Bunda tahu berapa suhu normal pada anak? Pengetahuan terkait suhu normal anak menjadi hal yang wajib Bunda ketahui. Dengan begitu, Bunda bisa dengan cepat melakukan tindakan bilamana Bunda mendapati suhu tubuh Si Kecil berada dalam kondisi tidak normal.

Selain mengetahui suhu normal pada anak, Bunda juga perlu memahami cara melakukan pengukuran suhu dengan tepat. Tujuannya agar Bunda tidak salah mengartikan kondisi tubuh anak. Misalnya saja saat Bunda merasa tubuh Si kecil terasa panas, padahal hal ini tidak selalu menunjukkan jika Si Kecil sedang demam.

Untuk memudahkan Bunda mengetahui apakah suhu tubuh Si Kecil dalam dalam kondisi normal atau tidak. Bunda dapat membuat sebuah tabel suhu badan anak. Melalui tabel ini Bunda bisa dengan mudah membaca informasi seputar suhu tubuh anak. Sehingga saat suhu panas anak tergolong berbahaya, Bunda bisa langsung melakukan tindakan.

 

Berapa Suhu Normal Anak?

Melansir penjelasan dari Health Line, sebenarnya suhu yang ada dalam tubuh adalah gambaran kemampuan anak dalam mengatur panas dari aktivitas juga proses metabolisme. Pengaturan panas pada tubuh anak diatur oleh bagian otak yakni hipotalamus. Umumnya, bayi memiliki suhu normal yang cenderung lebih tinggi dibandingkan anak yang berusia di atasnya. 

Hal ini lantaran proses metabolisme pada bayi berlangsung lebih cepat. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), suhu rata-rata bayi hingga usianya 3 bulan berkisar 37.4 C. Jika suhu tubuh Si Kecil menunjukkan angka 37.8 C maka suhu tubuh Si Kecil masih dalam batas normal. Sementara jika Si Kecil yang sudah menginjak usia 1 tahun suhu normalnya bisa mencapai 37,6 C sampai 38 C. 

Kemudian seiring bertambahnya usia mulai dari anak 2 tahun sampai balita maka kisaran suhu normalnya berada di angka 37 C. Menurut WHO, batas normal suhu anak berada di kisaran 36,5 sampai 37,5 C. Pengaruh perubahan suhu tubuh juga bisa dipengaruhi lingkungan sekitar.

Misalnya, di waktu pagi suhu tubuh bayi berkisar 36,8 C dan meningkat di kisaran 37,4 C ketika sore hari. Sehingga perubahan suhu tubuh belum tentu menjadi pertanda jika bayi tengah dalam kondisi demam. Namun bisa saja perubahan suhu karena adanya perubahan di lingkungan sekitar. Untuk lebih jelasnya, Bunda bisa melihat informasi yang dikutip dari Health Line berikut ini

Bayi Usia 0-2 Tahun:

  • Suhu ketiak: 34,7 - 37,3 C
  • Suhu mulut: 35,5 - 37,5 C
  • Suhu telinga: 36,4 - 38 C
  • Suhu rektum (dubur): 36,6 - 37,5 C

Anak Usia 3-10 Tahun:

  • Suhu ketiak: 35,9 - 36,7 C
  • Suhu mulut: 35,5 - 37,5 C
  • Suhu telinga: 36,1 - 37,8 C
  • Suhu rektum (dubur): 36,6 - 38 C

 

Cara Mengukur Suhu Tubuh Anak

Perlu Bunda ketahui, suhu normal anak bisa ditentukan dengan melakukan beberapa kali pengukuran dengan rentang waktu berbeda. Misalnya di waktu pagi, kemudian siang, sore serta malam hari. Akan lebih baik lagi jika pengukuran dilakukan dengan rentang waktu beberapa hari. Dengan begitu Bunda dapat mengetahui suhu normal pada anak.

Perbedaan hasil pengukuran bisa saja terjadi berdasarkan tempat pengukuran. Terdapat sejumlah metode serta tempat pengukuran suhu tubuh. Melansir penjelasan dari Mayo Clinic, pengukuran suhu tubuh dapat dilakukan di beberapa bagian tubuh, diantaranya anus, mulut juga ketiak.

Mengukur Suhu di Mulut (Oral)

Untuk mengetahui suhu normal anak, Bunda bisa melakukan pengukuran melalui mulut. Hal tersebut bisa dilakukan karena terdapat banyak pembuluh darah pada dinding mukosa mulut. Pembuluh darah tersebut dapat mengeluarkan panas dan ditangkap sensor thermometer.

Untuk mendapat hasil akurat, pastikan bayi maupun anak yang ingin diukur bisa bernafas lewat hidung. Apabila sulit dilakukan, pertimbangkan tempat lain. Sebab bisa saja anak mengalami hidung tersumbat ataupun tak kooperatif. 

Adapun untuk caranya, Bunda bisa menyalakan termometer dan meletakkannya di bagian bawah lidah, bibir dalam keadaan tertutup rapat. Pertahankan posisi kemudian tunggu hingga thermometer berbunyi. Keluarkan thermometer dari mulut dan lihat hasilnya. Informasi tambahan, jangan lakukan pengukuran sesaat setelah anak makan atau minum. Beri jeda waktu sekitar 15 menit untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Mengukur Suhu di Ketiak (Aksila)

Cara mengetahui suhu normal anak dengan metode ketiak menjadi langkah yang umum digunakan. Sebab cara tersebut tergolong mudah dan praktis. Akan tetapi hasilnya tidak akan seakurat pengukuran di mulut maupun dubur. Adapun caranya pengukuran yaitu, pertama Bunda bisa menempatkan termometer dengan ujung bagian kepalanya tepat di tengah ketiak. Kemudian tekan lengan anak hingga menempel ke badannya. Tunggu hingga thermometer mengeluarkan bunyi dan baca hasil suhunya.

Pengukuran Suhu di Telinga Anak

Seiring berkembangnya teknologi, pengukuran suhu juga bisa dilakukan pada bagian telinga maupun dahi menggunakan termometer khusus. Salah satu bentuk pembaruan teknologi yaitu alat pengukuran suhu tubuh di bagian telinga dengan menggunakan alat yang disebut dengan termometer timpani. Termometer ini bekerja dengan menggunakan sinar inframerah kemudian menangkap sinyal panas yang berasal dari gendang telinga.

Sebelum melakukan pengukuran suhu, pastikan telinga anak dalam keadaan bersih. Jika terdapat kotoran pada ujung luar telinga, bersihkanlah dahulu sebelum melakukan pengukuran. Perlu diketahui jangan membersihkan liang telinga memakai cotton bud. Cara tersebut hanya akan membuat kotoran terdorong lebih masuk ke dalam. Adapun cara melakukan pengukurannya sebagai berikut: 

  • Periksa dan pastikan ujung sensor sudah bersih dari kotoran. Hal ini karena ujung termometer timpani memiliki bentuk seperti ceruk. Jika kotor, Bunda bisa membersihkannya dengan lembut  menggunakan kain sedikit basah.
  • Kalau thermometer sudah dipastikan bersih nyalakan alat tersebut
  • Bagi bayi kurang dari 1 tahun, tarik lembut bagian cuping telinganya ke bawah. Upaya ini bisa membantu thermometer bisa masuk dalam saluran telinga. Sementara pada anak di atas 2 tahun maupun orang dewasa, tarik lembut bagian cuping telinga ke belakang. Tekan tombol pada termometer untuk memulai pengukuran suhu tubuh anak.
  • Tunggu sampai indikator selesai melakukan pengukuran suhu dengan tanda berbunyi.
  • Agar mendapat hasil suhu tubuh akurat, penting untuk memilih alat yang tepat. Ada baiknya Bunda menggunakan termometer digital. Termometer raksa sudah tidak ada lagi anjuran terkait penggunaannya. 

Demikian cara mengenali dan mengukur suhu normal pada anak yang perlu Bunda ketahui. Mengenali dan mengukur suhu badan anak sangat penting supaya Bunda mengetahui apakah Si kecil dalam kondisi normal atau tidak. Usahakan agar Si Kecil selalu berada dalam kisaran suhu normal agar tumbuh kembang Si Kecil berjalan dengan baik.

Lihat Artikel Lainnya