Kenali Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini, Bunda Harus Tahu!

Morinaga Platinum ♦ 10 Agustus 2021

Usia kanak-anak merupakan masa emas atau yang sering disebut sebagai golden age. Oleh sebab itu Bunda harus benar-benar memperhatikan masa pertumbuhan Si Kecil. Bunda harus memberikan bekal-bekal pengetahuan yang penting bagi pertumbuhan karakter Si Kecil. Salah satunya adalah kecerdasan interpersonal.

Kata ‘cerdas’ terdengar cukup familiar di telinga orang. Namun tahukah Bunda bahwa kecerdasan interpersonal sangat penting untuk dimiliki Si Kecil. Kecerdasan interpersonal adalah kecakapan sosial Si Kecil. 

Jadi ketika ingin mengetahui Si Kecil pintar atau tidak, jangan hanya melihat dari nilai akademiknya. Namun Bunda juga perlu melihat kemampuan sosial Si Kecil atau kecerdasan interpersonalnya.

Si Kecil yang mempunyai kecerdasan interpersonal baik biasanya pandai berkomunikasi dan memahami emosi seseorang. Mereka dapat membaca perasaan seseorang melalui raut wajah, gestur tubuh, hingga nada suaranya.

Lalu kecerdasan interpersonal bisa terbentuk dalam diri Si Kecil. Faktor paling besar ada pada diri Bunda atau keluarga. Kecakapan tersebut didapat Si Kecil dari proses belajar selama masa tumbuh kembangnya. Otomatis yang berperan akan pembentukan tersebut adalah pola asuh dari orang tuanya.

Selain kecerdasan interpersonal, ada juga kecakapan dalam diri anak yang disebut dengan kecerdasan intrapersonal. Meski hampir mirip, keduanya memiliki perbedaan dan fungsinya masing-masing. 

Perbedaan Kecerdasan Interpersonal dan Intrapersonal Pada Anak

Kedua jenis kecerdasan tersebut sama-sama berhubungan dengan cara berperilaku Si Kecil. Namun kecerdasan interpersonal dan intrapersonal memiliki perbedaan yang signifikan. Bunda harus bisa membedakan keduanya. Letak perbedaan tersebut ada pada apa perilaku dan bagaimana Si Kecil menyikapi suatu hal.

Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan intrapersonal merupakan kecakapan Si Kecil untuk memahami apa yang ada di dalam dirinya. Perhatikan Bun, Si Kecil yang memiliki kecerdasan ini dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan yang ia miliki.

Si Kecil dengan kecerdasan intrapersonal mampu mengenali siapa dirinya. Dengan begitu Si Kecil jadi tahu apa yang sedang ia rasakan atau situasi yang sedang ia hadapi. Jika sudah menguasai kecerdasan ini, Si Kecil jadi tidak mudah terpancing emosi. Ia akan lebih bijak ketika menyikapi perilaku orang lain.

Si Kecil dengan tipe kecerdasan ini biasanya memiliki kepribadian introvert, mengutip dari buku karya Hamzah B. Uno & Masri Kuadrat (2009) yang berjudul Mengelola Kecerdasan Dalam Pembelajaran.

Jika Si Kecil suka menyendiri atau tidak suka ketika diajak acara ramai-ramai, Bunda tidak perlu panik. Kemungkinan besar Si Kecil memiliki kecerdasan intrapersonal. Ia memiliki energi yang lebih besar ketika sedang sendiri. 

Bunda juga jangan mengganggu ketika Si Kecil sedang menyendiri. Saat seperti itu, biasanya Si Kecil sedang memanfaatkan waktu untuk intropeksi diri dan merenung. Ia juga sering mencari-cari solusi dari permasalahan yang ia pikirkan. Entah itu masalahnya sendiri atau pun masalah orang lain yang menarik pikirannya.

Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan interpersonal kebalikan dari kecerdasan intrapersonal. Si Kecil yang memiliki kecakapan ini pandai memahami lingkungan di luar dirinya. Ia mudah mengenali emosi orang lain dengan membaca gestur tubuh, nada suara, hingga raut wajahnya. 

Kecerdasan jenis ini disebut juga dengan kemampuan bersosialisasi. Si Kecil yang memiliki kecerdasan ini biasanya aktif berkomunikasi dengan orang lain. Ia mudah akrab dengan orang baru dan suka ketika diajak di tempat yang ramai. 

Si Kecil yang memiliki kecerdasan interpersonal biasanya juga lebih peka atau sensitif. Si Kecil cenderung memiliki kepribadian ekstrovert. Jadi jika Si Kecil sulit untuk diam atau suka beraktivitas, Bunda jangan kesal. Kemungkinan besar ia memiliki kecerdasan interpersonal yang baik.

Selain itu, Si Kecil dengan kecerdasan ini biasanya mempunyai banyak teman. Ia mampu merasakan suasana hati orang lain dan karakter mereka. Dengan kemampuan tersebut, ia dapat menjalin komunikasi dengan baik.

Oleh karena itu, Bunda wajib tahu pola asuh seperti apa yang dapat membentuk kedua kecerdasan tersebut. Sebab dua hal tersebut sangat penting bagi masa depan Si Kecil. Memangnya apa sih pentingnya bagi Si Kecil untuk memiliki kecerdasan interpersonal, sih, Bun? 

Pentingnya Seorang Anak Memiliki Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan interpersonal berperan penting terhadap masa depannya Si Kecil. Semakin cepat Si Kecil memiliki kecerdasan tersebut, maka akan lebih baik lagi. Berikut manfaat kecerdasan interpersonal bagi Si Kecil yang perlu Bunda tahu.

  • Dapat berpikir kritis dan menghasilkan sebuah pendapat.
  • Mampu menjadi seorang pemimpin yang bijak dan tegas.
  • Memiliki rasa kepedulian yang begitu tinggi kepada orang lain.
  • Suka bekerja dalam kelompok atau tim. Seperti menyelesaikan tugas sekolah atau melakukan olahraga tim.
  • Memiliki rasa solidaritas yang tinggi kepada orang di sekitarnya.
  • Dapat menjadi seorang penasehat yang baik. Mereka mampu memahami perasaan seseorang lebih dalam sehingga bisa memberi solusi bagi orang lain.
  • Senang mendukung atau mengapresiasi pencapaian orang lain. Mereka pandai memahami pengalaman yang pernah dirasakan orang lain, baik itu pengalaman sedih maupun bahagia.
  • Tidak suka berkonflik dengan orang lain. Mereka akan menjaga hubungan dengan orang lain sebaik mungkin sehingga tidak terjadi perseteruan.
  • Disukai oleh banyak orang. Kepribadiannya yang perhatian dan ramah membuat banyak orang segan terhadapnya.

Manfaat-manfaat tersebut tentunya sangat penting bagi perkembangan Si Kecil dari masa ke masa. Terlebih ketika ia memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan memulai karir di dunia kerja. Oleh karena itu Bunda harus menanamkan kecerdasan interpersonal kepada Si Kecil sedini mungkin.

Cara Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal pada Anak Usia Dini

Ada beberapa cara untuk menanamkan kecerdasan interpersonal pada Si Kecil. Berikut cara yang bisa Bunda lakukan.

Ajarkan Anak Berkenalan dengan Setiap orang

Kunci dalam menanamkan kecerdasan interpersonal pada Si Kecil adalah interaksi. Bunda perlu mengajarkan kepada Si Kecil untuk berani berkenalan dengan orang baru yang ditemui. Mulai dari orang yang lebih muda, teman sebayanya, hingga yang lebih tua. 

Ketika Si Kecil berkenalan, ia akan belajar berkomunikasi dan percaya diri. Dengan terbiasa berkenalan, Si Kecil akan mempunyai jiwa sosial yang tinggi.

Fasilitasi Permainan yang Interaktif (interaksi dua arah)

Melatih interaksi tidak hanya dilakukan melalui berkomunikasi dengan orang lain. Namun bisa juga melalui permainan. Bunda bisa memberikan permainan yang sifatnya interaktif kepada Si Kecil. Permainan yang melibatkan komunikasi Si Kecil.

Bunda bisa memberikan permainan yang sifatnya interaktif, misalnya tebak-tebakan kata, percakapan, atau gerak tubuh. Jenis permainan tersebut kini juga banyak tersedia di komputer atau gadget. Akan lebih baik lagi ketika Si Kecil memainkannya bersama Bunda atau orang tuanya.

Dengan permainan tersebut Si Kecil akan belajar berinteraksi dan merespon tawaran atau tantangan dalam permainan. Si Kecil menjadi semakin terlatih memecahkan solusi dan memahami permasalahan.

Ajarkan Anak untuk Bekerja Kelompok

Kerja atau belajar kelompok menjadi media terbaik untuk menumbuhkan kecerdasan interpersonal dalam diri Si Kecil. Bunda bisa mendorong Si Kecil untuk semangat melakukan belajar kelompok di sekolahan maupun di lingkungan rumah. 

Ketika belajar kelompok, Si Kecil akan belajar banyak hal dalam bersosialisasi dan bekerja sama. Si Kecil akan dituntut untuk bisa berdiskusi dan memanajemen timnya. Selain itu rasa percaya diri Si Kecil juga semakin meningkat. Ia akan dituntut untuk aktif menyampaikan pendapat dan bertanggung jawab dalam timnya.

Indikator Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini

Sampai saat ini mungkin Bunda masih bertanya-tanya, apakah Si Kecil memiliki kecerdasan interpersonal atau intrapersonal.  Untuk mengetahuinya Bunda bisa melihatnya indikator-indikator berikut ini.

Suka Bergaul atau Mencari Banyak Teman

Kecerdasan interpersonal dapat diukur dari seberapa aktif Si Kecil bersosialisasi. Bunda bisa melihat apakah Si Kecil suka bergaul dengan teman-teman sebaya atau lebih suka menyendiri. Jika mempunyai ciri-ciri yang pertama berarti Si Kecil mempunyai kecerdasan ini.

Anak dengan kecerdasan interpersonal tidak suka kesepian. Mereka mudah bosan ketika sedang sendirian. Namun sebaliknya, mereka justru senang dan betah ketika berkumpul bersama-teman-temannya. Ia mudah bermain dengan teman-teman baru. Ia suka mengobrol dengan teman-temannya.

Memiliki Keinginan Memimpin

Jiwa kepemimpinan dapat dijadikan indikator bahwa Si Kecil memiliki kecerdasan interpersonal yang baik. Biasanya terlihat dari keinginan Si Kecil untuk memimpin teman-temannya dalam pergaulan. Kemampuan memimpin ini sifatnya alami atau tanpa dipaksakan. 

Si Kecil yang memiliki kecerdasan ini akan memimpin teman-temannya ketika melakukan tugas bersama. Misalnya ketika belajar kelompok atau bermain sepak bola. Si Kecil akan berusaha mengatur tugas-tugas dan posisi teman-temannya. Tentu saja keputusan tersebut ia pikirkan secara bijak.

Seandainya tidak menjadi pemimpin, Si Kecil dapat bekerja sama dengan baik bersama teman-temannya. Ia bisa menjalankan setiap tugas yang ia dapat, serta tidak menyusahkan atau merecoki pekerjaan temannya.

Memiliki Kepedulian yang Tinggi

Bunda dapat mengukur kecerdasan interpersonal Si Kecil dari empati yang dia miliki. Apabila Si Kecil memiliki kepedulian yang tinggi berarti kecerdasan tersebut ada dalam dirinya. Lihatlah bagaimana Si Kecil merespon perasaan orang lain. Amati juga bagaimana ia membantu menyelesaikan masalah yang dialami orang lain. 

Si Kecil yang memiliki kecerdasan interpersonal baik biasanya akan merasa iba ketika melihat adanya sebuah musibah.  Ia akan termotivasi untuk membantu orang yang menjadi korban. Selain itu, ia juga tertarik untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial.

Dapat Memberi Saran atau Nasehat

Nasehat atau saran tidak hanya diberikan oleh orang dewasa. Si Kecil pun bisa melakukannya, terutama bagi mereka yang memiliki kecerdasan interpersonal. Selain punya inisiatif memberikan solusi, Si Kecil biasanya dapat menjadi pendengar yang baik.

Si Kecil akan bersikap bijak ketika menyikapi perilaku orang lain. Ia lebih suka mendengarkan dan membantu temannya menyelesaikan masalah yang dihadapi. Ia akan memberikan nasehat sebaik mungkin tanpa ada maksud menggurui. Biasanya, ia juga akan menyarankan hal-hal yang sebaiknya dilakukan oleh teman-temannya.

Misalnya ketika di kelas ada temannya yang ingin membeli buku namun tidak mempunyai uang, Si Kecil akan memberikan saran. Ia akan usul agar temannya menabung uang sakunya, sehingga ia bisa mendapatkan buku yang diinginkan.

Itu tadi penjelasan mengenai kecerdasan interpersonal bagi anak usia dini. Bunda sekarang jadi tahu betapa pentingnya kemampuan tersebut untuk dimiliki Si Kecil. Bunda bisa melihat indikator-indikator untuk melihat seberapa besar kecakapan sosial yang dimiliki Si Kecil.

Jika Bunda belum mengenali tanda-tanda tersebut ada pada Si Kecil, jangan cemas. Bunda dapat membentuknya mulai dari sekarang. Selain itu, Bunda juga dapat mengakses laman website Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (MIPP) untuk memandu dalam mengidentifikasi kecerdasan yang dimiliki oleh Si Kecil. 

Melalui MI Play Plan, kecerdasan Si Kecil akan terasah dengan berbagai ide-ide permainan yang menyenangkan. Selain bermanfaat untuk mengidentifikasi kecerdasan Si Kecil, MI Play Plan juga dapat menstimulasi kecerdasan Si Kecil dengan berbagai ide bermain yang sesuai dengan kecerdasan yang ingin dikembangkan.

Lihat Artikel Lainnya