Kenali 5 Penyebab Berat Badan Si Kecil Sulit Bertambah

Morinaga Platinum ♦ 1 Januari 2020

Pertambahan berat badan Si Kecil menjadi salah satu tolok ukur perkembangan bayi yang penting untuk diperhatikan. Seringkali Bunda akan merasa cemas dan khawatir jika berat badan Si Kecil tidak sesuai dengan kurva pertumbuhannya. World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia merilis sebuah tabel yang berisi pertumbuahan berat badan, tinggi badan, serta lingkar kepala ideal untuk Si Kecil, baik untuk perempuan maupun laki-laki yang dapat dijadikan patokan untuk mengetahui perkembangan Si Kecil.

Apabila setiap bulannya kenaikan berat badan Si Kecil cenderung melandai atau bahkan turun, Bunda jangan langsung panik dulu, ya. Biasanya penurunan berat badan Si Kecil ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya: asupan nutrisi dan aktivitas Si Kecil sehari-hari. Namun, jika terus-menerus terjadi, khawatirnya Si Kecil berisiko mengalami berat badan kurang (underweight) hingga stunting. Untuk mencegahnya, yuk cari tahu beberapa penyebab berat badan Si Kecil sulit naik di bawah ini:

1. Posisi menyusui yang salah

Untuk Si Kecil yang baru lahir, ASI menjadi satu-satunya sumber makanan yang dapat diterima dan dicerna Si Kecil. Namun jika pelekatan mulut Si Kecil ke payudaran serta posisi menyusui Si Kecil tidak pas, maka asupan ASI yang diterimanya tidak cukup sehingga memengaruhi berat badan Si Kecil. Itulah sebabnya, Bunda sebaiknya memerhatikan dengan benar saat Si Kecil sedang menyusu agar produksi ASI yang didapatkannya pun tercukupi.

2. Asupan MPASI yang tidak seimbang

Memasuki usia 6 bulan, Si Kecil sudah boleh mendapatkan tambahan asupan makanan untuk menunjang tumbuh kembangnya. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) sebaiknya dilengkapi dengan gizi dan nutrisi yang seimbang makro dan mikronutriennya yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serta mineral. Di awal pemberian MPASI, Si Kecil masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan makanan padat pertamanya, karena itu tak jarang ia menolak makanannya atau terus melepehnya sehingga asupan nutrisi yang masuk tidak mencukupi kebutuhan gizi hariannya.

3. Si Kecil lebih aktif

Selain masuk ke fase MPASI, Si Kecil yang sudah berusia 6 bulan ke atas juga jauh lebih aktif dari biasanya. Ia sudah mulai belajar duduk, merangkak, hingga berjalan. Karena itu, ia membutuhkan lebih banyak energi bukan hanya untuk beraktivitas, tapi juga untuk tumbuh kembangnya.

4. Sedang dalam masa pemulihan

Nafsu makan Si Kecil yang habis sakit memang biasanya agak menurun dari biasanya. Akibatnya berat badannya pun ikut turun. Jadi ada baiknya untuk tetap memerhatikan asupan makannya selama sakit dan jangan menyerah untuk kembali mengejar berat badan ideal Si Kecil setelah ia sembuh.

5. Si Kecil mengalami gangguan pencernaan

Masalah pencernaan yang dialami Si Kecil seperti diare, refluks, penyakit usus, infeksi pada mulut, hingga intoleransi laktosa menjadi salah satu penyebab berat badannya sulit bertambah. Sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk menyembuhkan gangguan pencernaan yang dialami oleh Si Kecil terlebih dahulu. Setelah itu, fokus meningkatkan kembali berat badannya.

Nah, itulah 5 penyebab berat badan Si Kecil sulit naik yang harus Bunda ketahui. Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil serta perhatikan asupan MPASI-nya termasuk tekstur, porsi, dan jam makannya. Ayo, Bun selalu semangat untuk mengejar berat badan ideal Si Kecil dan jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter spesialis anak jika berat badannya terus-menerus tidak bertambah.

Lihat Artikel Lainnya