Kenali 4 Cara Penularan Penyakit Infeksi di Sekolah

Oleh: Morinaga Platinum

Penyakit infeksi bisa menular melalui bermacam cara. Mengetahui dan memahami cara penularan penyakit akan berguna bagi Bunda agar dapat menyusun strategi pencegahan yang dibutuhkan. Dengan demikian, kesehatan Si Kecil akan tetap terlindungi. Berikut adalah 4 cara penyebaran infeksi terbanyak di sekolah.

Lewat saluran pernapasan

Kuman penyebab penyakit infeksi dapat hidup di mata, hidung, mulut, dan paru-paru. Pilek, influenza, campak, rubela, pertusis, dan tuberkolosis adalah contoh penyakit yang menyebar lewat metode ini. Kumannya mudah berpindah dari

Hidung atau mulut seseorang ke tangan, dan tentunya ke objek-objek di sekitar penderita.

Selain mencuci tangan, ajarkan Si Kecil untuk menutup bersin atau batuk dengan siku dalam tangan atau tisu sekali pakai (jangan gunakan tangan).

Bersentuhan langsung dan tidak langsung

Kontak dengan penderita bisa terjadi langsung dan tidak langsung. Kontak langsung contohnya menyentuh lendir dari suatu kondisi penyakit, misalnya radang mata konjungtivitis yang ditandai dengan mata merah, gatal, berair, dan banyak kotoran mata. Sentuhan tidak langsung, terjadi lewat barang-barang, misalnya handuk, baju dll. Contoh penyakitnya adalah jamur, beberapa penyakit virus, dan penyakit budukan.

Selain mencuci tangan, pencegahan yang dilakukan bisa dengan menghindari saling meminjam barang yang digunakan secara pribadi.

Lewat saluran pencernaan

Untuk penyakit bisa menyebar, kotoran yang mengandung kuman ini harus terbawa hingga ke mulut dan tertelan, meski dalam jumlah yang sangat kecil hingga kita tidak menyadari ada partikel kotoran manusia yang masuk ke dalam makanan.

Biasakan Si Kecil mencuci tangan dengan sabun secara menyeluruh dan durasi minimal 30 detik untuk mencegah terjadinya penularan.

Penyebaran lewat makanan atau minuman

Makanan dan minuman yang terkontaminasi bisa menjadi media untuk memindahkan kuman kepada orang lain. Jenis penyakit yang terjadi dari cara penularan ini contohnya kolera, disentri (buang air besar berdarah), cacingan, dll.

Selain mencuci tangan, membawa bekal camilan atau makan siang dari rumah adalah salah satu cara untuk mencegah agar Si Kecil tidak terkena penyakit ini.

Menjaga asupan gizi Si Kecil juga penting dilakukan agar ia tidak mudah tertular penyakit di sekolah. Berikan nutrisi yang mengandung laktoferin untuk meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil sehingga tidak mudah terkena batuk dan pilek serta probiotik dan prebiotik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Ingat Bunda, penerapan kebiasaan sehat seperti rutin mencuci tangan tiap kali selesai beraktivitas atau menutup batuk dan bersin dengan siku bagian dalam sangat efektif mengurangi penyebaran infeksi. 

Milestone Lainnya