Bun, Inilah Tanda Bahwa Si Kecil Memiliki Kecerdasan Intrapersonal Lebih Unggul

Oleh: Morinaga Platinum

8 Desember 2020

Kecerdasan intrapersonal adalah salah satu dari 8+1 jenis kecerdasan majemuk atau yang dikenal juga sebagai Multiple Intelligence (MI) yang memiliki peranan tak kalah penting untuk Si Kecil. Melalui kecerdasan intrapersonal, Si Kecil akan memiliki kepekaan terhadap dirinya sendiri. Kemampuan dalam kecerdasan intrapersonal membuat Si Kecil memahami kekurangan serta kelebihannya sendiri. Selain itu, ia pun dapat mengidentifikasi kemampuan yang dimiliki. Kepekaan terhadap situasi yang sedang dihadapi pun menjadi salah satu indikasi bahwa Si Kecil memiliki kecerdasaan intrapersonal yang tinggi. 

 Baca juga: Bun, Yuk Temukan Kecerdasan Majemuk Dalam Diri Si Kecil!

Jika Bunda melihat salah satu tandanya atau bahkan lebih, maka Bunda wajib memberikan stimulasi agar kecerdasan intrapersonalnya semakin baik dan berkembang.

Untuk memudahkan Bunda memetakan ciri-ciri kecerdasan intrapersonal pada Si Kecil, berikut adalah beberapa ciri bahwa Si Kecil memiliki kecerdasan intrapersonal:

Si Kecil memahami dirinya sendiri

Salah satu ciri kecerdasan intrapersonal ini dapat dilihat dari perilaku Si Kecil ketika ia peka terhadap apa yang ia miliki, seperti memahami kelemahan diri. Tidak mudah untuk anak-anak memahami kelemahan serta kekurangannya, terlebih jika ia tinggal di lingkungan yang cukup kompetitif. Kecenderungan Si Kecil untuk tidak dapat menerima diri karena tidak bisa seperti teman-teman lainnya menimbulkan penolakan terhadap diri dan akan berusaha menyamai kedudukan diantara teman-temannya. Namun, Si Kecil dengan kecerdasan intrapersonal yang baik akan mampu mengendalikan diri ketika ia menyadari kelemahan dan kekurangannya.

 Baca juga: Tumbuh Kembang Si Kecil Dipengaruhi Faktor Lingkungan, Lho!

Mandiri

Si Kecil akan melakukan banyak hal sendirian setelah beberapa kali mendapatkan contoh dari Bunda dan keluarga. Ia akan cepat memahami banyak hal dan mempraktekannya sendiri yang menjadikannya pribadi mandiri. Prinsipnya, Si Kecil dengan kecerdasan intrapersonal tidak senang merepotkan orang lain, karena Si Kecil yakin bahwa ia bisa mengerjakan semuanya sendiri. Namun jika ia mengalami kesulitan, ia tak segan meminta bantuan. 

Mengerti mana yang terbaik untuknya

Ciri ini menunjukkan bahwa Si Kecil mampu mengambil keputusan untuk diri sendiri. Misalnya memilih antara memakai sepatu atau sandal saat akan pergi ke pantai, atau menentukan kegiatan apa yang akan ia kerjakan terlebih dulu. Meski tak semua keputusannya benar, namun Si Kecil pasti telah melakukan proses berpikir untuk memilih keputusan tersebut. Peran Bunda dan Ayah adalah untuk terus memberikan pendampingan agar kemampuan mengambil keputusannya semakin baik.

Dapat mengendalikan emosi

Karena Si Kecil memahami dirinya sendiri, maka ia juga mampu mengelola emosi dengan baik walau terkadang masih kecolongan ya, Bun.

Kecerdasan intrapersonal yang baik membuat Si Kecil berpikir sebelum menumpahkan emosi. Misalnya, saat ia bermain dengan teman-temannya. Secara tidak sengaja, salah satu teman Si Kecil menendang bola ke arahnya dan mengenai bagian tubuh Si Kecil. Sesaat, mungkin Si Kecil akan terdiam kemudian menangis, namun hal ini mungkin tak akan membuat Si Kecil jadi marah besar kepada temannya. Bisa saja ia kembali bermain setelah beberapa saat menangis dan menenangkan diri, tentunya dengan dampingan Bunda dan Ayah.

Si Kecil juga dapat menahan keinginannya karena hal lain. Contohnya ketika ia sedang menginginkan mainan baru. Jika dirasa masih memiliki mainan yang bagus, Si Kecil akan membuat pertimbangan dan menahan diri untuk tidak membeli mainan baru.

 Baca juga: Kembangkan Kecerdasan Emosional Si Kecil dengan Optimal

Menyemangati diri

Ketika sedang melakukan sesuatu, terkadang Si Kecil merasa putus asa atau bahkan kesal karena tidak bisa menyelesaikannya. Namun, jika ia memiliki kecerdasan intrapersonal yang baik, ia pasti menyemangati diri sendiri dengan berbagai cara. Si Kecil bisa saja tiba-tiba mengambil camilan favoritnya atau memutar lagu kesukaannya untuk membangkitkan semangat.

Selain itu, saat ia gagal, Si Kecil tak akan berkecil hati. Pada beberapa kesempatan, ia mungkin terlihat murung, namun hal ini tidak akan berlangsung lama karena Si Kecil menyadari bahwa kegagalan hanyalah keberhasilan yang tertunda. Bunda dan Ayah bisa memotivasi Si Kecil untuk bangkit dan menyemangati diri dengan melakukan kegiatan lainnya, hal ini juga bisa menumbuhkan kembali rasa percaya diri Si Kecil.

 Baca juga: Latih Mental Si Kecil untuk Menerima Kegagalan

Mengenali kemampuannya

Selain mengenali kelemahan dan kelebihan, Si Kecil mampu mengenali kelebihannya. Ia akan peka terhadap bakat yang ia miliki dan secara tidak langsung menjadikannya sebagai sebuah hobi. Bunda dan Ayah yang menyadari Si Kecil memiliki kemampuan, sebaiknya membantu mengarahkan. Dukungan keluarga membuat Si Kecil semakin bersemangat dan mencari tahu banyak hal untuk meningkatkan kemampuannya agar lebih baik. 

 Baca juga: Optimalkan Potensi Si Kecil dengan Cara Ini

Memiliki target

Pernah melihat Si Kecil bermain dengan teman-temannya dan berperan sebagai pemimpin? Ini adalah salah satu bentuk bahwa Si Kecil memiliki kemampuan untuk menentukan target. Hal kecil seperti ini adalah indikasi bahwa Si Kecil mengetahui langkah-langkah yang harus dijalankan dalam sebuah kegiatan. 

Saat Si Kecil ingin membeli sesuatu, mungkin ia akan menabung untuk membelinya. Selama menabung, ia akan mengumpulkan uang jajan yang selama ini diterima. Fase seperti ini pasti membuat Bunda dan Ayah bangga, deh!

Bertanggung jawab

Ini adalah ciri kecerdasan intrapersonal yang mungkin membuat Bunda dan Ayah terkagum-kagum pada Si Kecil. Bertanggung jawab dalam segala hal yang dilakukannya adalah perilaku terpuji dan merupakan bentuk pendidikan moral yang baik. Si Kecil tak sengaja menyenggol vas bunga dan memecahkannya, ia akan berkata jujur dan meminta maaf. Bahkan, mungkin ia akan memberikan ‘ganti rugi’ sebisanya. 

Meski Bunda tak memerlukan bentuk ganti ruginya, tapi menerima pemberian Si Kecil untuk mengganti vas bunga yang pecah akan menumbuhkan rasa tanggung jawab yang lebih besar lagi. 

 Baca juga: Kiat Berikan Pujian untuk Si Kecil

Setelah mengenal ciri-ciri kecerdasan intrapersonal, apakah Si Kecil memiliki beberapa ciri kecerdasan intrapersonal tersebut? Jika ya, Bunda dapat mengambil langkah untuk mencari tahu cara mengembangkan kecerdasan intrapersonal dengan terus memberikan pendampingan serta stimulasi untuk Si Kecil agar kecerdasan intrapersonalnya berkembang. Jangan lupa untuk menggali kecerdasan majemuk lainnya agar dapat menjadi satu kesatuan yang baik untuk masa depan Si Kecil.

 Baca juga: Bermain Hujan: Bagus untuk Stimulasi Perkembangan Si Kecil

Milestone Lainnya