Artikel Terbaru Artikel Terbaru

Jenis-jenis dan Fungsi Panca Indra, serta Cara Stimulasinya

Morinaga Platinum ♦ 25 Februari 2022

Panca indra atau kelima indra umumnya terdapat pada setiap manusia dan sudah ada sejak kita lahir. Kelima indra merupakan hal yang sangat penting bagi kita semua. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali macam-macam serta fungsi kelima indra yang kita miliki, terlebih lagi jika Bunda memiliki seorang bayi yang baru lahir. Artikel ini akan membantu Bunda dalam membantu perkembangan panca indra Si Kecil yang baru lahir.

Baca juga: Tahapan Perkembangan Motorik Anak dan Cara Menstimulasinya

Macam-macam Panca Indra

Setiap panca indra manusia sangatlah penting. Oleh sebab itu, kita perlu mengenali semuanya secara lebih lanjut. Berikut merupakan macam-macam indra:

1. Indra Penglihatan

Indra penglihatan kita adalah mata. Indra yang satu ini dapat berfungsi saat cahaya diproses oleh mata dan ditafsirkan oleh otak. Cahaya akan masuk dan diteruskan oleh bagian mata yang disebut kornea, kemudian bagian mata yang disebut pupil akan mengatur banyaknya cahaya yang masuk, dan juga terdapat lensa mata untuk memfokuskan cahaya yang masuk agar jatuh tepat pada retina.

Kemudian retina akan menangkap cahaya tersebut, lalu saraf mata akan meneruskan sinyal ke otak. Setelah itu, otak akan mengubah sinyal tersebut menjadi gambar yang biasa kita lihat. Sedangkan untuk membedakan warna, terdapat sel batang dan sel kerucut yang ada pada retina mata kita. Kedua sel tersebut bekerja untuk meneruskan rangsangan cahaya ke otak agar dapat diterjemahkan sebagai warna.

2. Indra Pendengaran

Selain mata, kita juga memiliki indra pendengaran, yaitu telinga. Selain sebagai alat untuk mendengar, telinga juga berfungsi sebagai alat keseimbangan, loh! Di dalam telinga terdapat 3 bagian untuk mendengar dan merangsang suara, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah, dan telinga bagian dalam.

Telinga bagian luar berfungsi untuk menerima dan mengumpulkan suara, serta menghasilkan minyak serumen, telinga bagian tengah berfungsi untuk mengalirkan getaran suara dari gendang telinga menuju rongga telinga serta menjaga tekanan udara, sedangkan telinga bagian dalam berfungsi untuk mendengarkan suara dan menjaga keseimbangan tubuh.

3. Indra Peraba

Kita juga memiliki kulit yang berfungsi untuk meraba. Kulit merupakan organ terluar dari tubuh yang melapisi seluruh tubuh kita. Di dalam kulit, terdapat ujung-ujung saraf yang sangat peka untuk meraba. Selain sebagai indra peraba, kulit juga berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh.

4. Indra Penciuman

Kita menggunakan hidung untuk mencium berbagai macam bau dan untuk bernapas. Udara yang kita hirup akan masuk ke dalam rongga hidung dan akan membawa molekul-molekul bau. Bau tersebut akan dideteksi oleh epitelium penciuman atau olfaktori yang memiliki reseptor.

Setelah itu, reseptor akan mengirim sinyal ke saraf penciuman dan dilanjutkan ke bulbus olfaktorius. Kemudian, sinyal tersebut akan dikirim ke otak dan kita dapat menghirup bau atau aroma yang biasanya kita hirup.

5. Indra Pengecap

Lidah pada manusia berfungsi sebagai indra pengecap atau perasa. Di lidah terdapat sejumlah otot dan saraf yang langsung terhubung ke otak. Makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut kita akan merangsang ujung-ujung saraf pengecap yang terdapat di dalam lidah. Kemudian, rangsangan tersebut akan diteruskan ke pusat saraf pengecap yang ada di otak. Setelah itu, otak akan menanggapi rangsangan tersebut dan kita dapat merasakan rasa makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Cara Stimulasi Panca Indra Bayi Baru Lahir

Nah, kita telah mengenal macam-macam panca indra yang terdapat pada Si Kecil. Namun, kelima indra Si Kecil itu tidak langsung ada dan berada di titik atau level yang dimiliki oleh kelima indra kita saat ini.

Saat Si Kecil lahir, indra penglihatan, penciuman, serta pengecapnya masih memerlukan beberapa waktu untuk dapat berfungsi dengan sempurna. Sedangkan indra pendengaran dan peraba Si Kecil sebenarnya telah berkembang sepenuhnya.

Tapi, tentu saja kita tetap harus mengenali fungsi kelima indra yang dimiliki oleh manusia demi buah hati tercinta agar kita bisa membantunya dalam mengembangkan setiap kelima indranya itu.

1. Indra Penglihatan (Mata)

Bayi yang baru lahir menggunakan indra penglihatannya dengan cara fokus kepada orang-orang dan benda-benda yang berada di sekitarnya.

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, panca indra ini masih memerlukan beberapa waktu untuk berfungsi dengan sempurna. Namun, Bunda dapat merangsang indra penglihatan Si Kecil dengan melakukan beberapa kegiatan di bawah ini :

  • Bunda dapat menggendong Si Kecil hingga wajah Bunda berhadapan sekitar 8 inci dari wajahnya, kemudian bicaralah dengan lembut kepadanya. Kemudian gerakkan kepala Bunda perlahan dari satu sisi ke sisi yang lain ketika Si Kecil mulai memperhatikan Bunda, ia akan mengikuti gerakan Bunda melalui gerakan matanya.
  • Bunda dapat memegang Si Kecil dalam posisi duduk dan melakukan kontak mata dengannya.
  • Ets, sebelum itu, perlu diingat bahwa cahaya terang dapat menyebabkan iritasi pada mata Si Kecil. Oleh karena itu, pastikan lampu tidak menyinari wajah Si Kecil secara langsung. Mendekorasi kamar Si Kecil dengan warna yang cerah serta pola yang menarik.

2. Indra Pendengaran (Telinga)

Panca indra yang satu ini sebenarnya sudah dapat digunakan oleh Si Kecil sejak ia masih dalam kandungan, lho! Di dalam kandungan, Si Kecil sudah dapat mendengar berbagai suara, dan salah satunya adalah suara detak jantung Bunda.

Oleh karena itu, bayi yang baru lahir akan sangat peka terhadap suara di sekelilingnya. Untuk mendukung perkembangan pendengaran Si Kecil, Bunda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini :

  • Berbicara dengan Si Kecil menggunakan suara yang lembut, tenang, dan ceria sesering mungkin.
  • Bernyanyi atau bersenandung untuk Si Kecil.
  • Membacakan dongeng untuk Si Kecil.

Aktivitas di atas dapat melatih kemampuan Si Kecil dalam merespons suara dan dapat meningkatkan kosakatanya ketika ia mulai belajar berbicara.

3. Indra Peraba (Kulit)

Indra peraba sudah terbentuk sejak Si Kecil masih dalam kandungan dan akan terus meningkat serta berkembang pada tahun pertama dan setelahnya. Kulit bayi yang baru lahir sangat sensitif dan peka dengan sentuhan. Baginya, kontak kulit merupakan hal yang penting dalam menjalin ikatan batin dan komunikasi. Si Kecil dapat merasa tenang hanya dengan sentuhan dari Bunda.

Bunda dapat meningkatkan indera peraba Si Kecil terhadap sentuhan dengan mencoba berbagai cara berikut ini :

  • Bunda dapat menggendong Si Kecil dengan sesering mungkin.
  • Bunda dapat memperhatikan dan menanggapi sinyal yang diberikan oleh Si Kecil. Contohnya Si Kecil akan terlihat rileks dan ingin memeluk jika ia ingin dipeluk.
  • Bunda dapat memperkenalkannya terhadap berbagai jenis tekstur, seperti : handuk, boneka binatang, air, maupun kulit Bunda sendiri. Pastikan barang-barang tersebut bersih dan tidak memicu iritasi atau alergi pada kulit Si Kecil.

4. Indra Penciuman (Hidung)

Dengan indra penciuman, Si Kecil mampu mengenali aroma ASI dan aroma tubuh Bunda. Aroma-aroma itu membuatnya merasa nyaman serta aman. Bunda dapat merangsang penciuman Si Kecil dengan mengenalkannya kepada berbagai aroma. Namun perlu diingat, Bunda perlu menghindari penggunaan parfum atau pewangi dengan aroma yang menyengat, ya!

5. Indra Pengecap (Lidah)

Indra pengecap ini masih terbatas untuk Si Kecil. Kemampuannya dalam mengenal rasa masih terbatas. Tapi, tenang saja! Seiring dengan pertumbuhannya, reaksinya terhadap rasa akan semakin meningkat dan bertambah pada bulan-bulan tertentu.

Bunda dapat menstimulasi indra perasa Si Kecil dengan memberikannya ASI eksklusif, yaitu pemberian ASI tanpa makanan maupun minuman tambahan atau pengganti kepada bayi hingga ia berusia 6 bulan.

Baca juga: Ketahui Gizi dan Jenis Makanan untuk Perkembangan Otak Anak

Selain itu, Bunda dapat mengonsumsi berbagai makanan dengan rasa yang berbeda selama masa menyusui, karena nutrisi serta rasa makanan yang Bunda konsumsi dapat dirasakan oleh Si Kecil melalui ASI. Oleh karena itu, pastikan Bunda mengonsumsi makanan yang bernutrisi.

Nah, jadi Bunda sekarang dapat membantu Si Kecil dalam mengembangkan panca indranya dengan mengenali macam-macam dan fungsinya, serta mengikuti cara menstimulasinya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Bunda dalam membantu Si Kecil mengembangkan panca indranya, ya!

Lihat Artikel Lainnya