Jangan Sepelekan Kesehatan Saluran Cerna Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum

Tumbuh kembang Si Kecil ternyata sangat dipengaruhi oleh kesehatan sistem pencernaan. Apa hubungannya, ya?

Makanan adalah sumber tenaga untuk tubuh kita. Nutrisi yang terkandung di dalam makananlah yang memberikan tenaga juga zat lain yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh. Sebelum dapat diserap oleh tubuh, makanan harus melalui proses pencernaan di mana bahan makanan diubah dari ukuran besar berstruktur kompleks menjadi zat sederhana. Proses pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke dalam mulut sampai diserap oleh usus dan sisa kotorannya dikeluarkan melalui BAB.

Perlu diketahui Ayah dan Bunda bahwa proses pencernaan makanan terjadi melalui beberapa tahap, yaitu proses mekanis (mengunyah, gerakan usus), proses kimiawi (enzim, zat asam, garam empedu) serta dibantu oleh bakteri baik (probiotik) yang ada di dalam usus. Pencernaan sehat berarti kita tidak mengalami gangguan saluran cerna, baik berupa gangguan bentuk ataupun gangguan fungsi saluran cerna.

Lantas, apa hubungannya kesehatan saluran cerna dengan optimal atau tidaknya tumbuh kembang Si Kecil? Nutrisi adalah salah satu kunci penting tumbuh kembang Si Kecil sehingga saluran cerna yang sehat dibutuhkan agar penyerapan nutrisi dapat maksimal.

Pemberian nutrisi sesuai dengan tahapan usia Si Kecil sangat penting dalam menjaga sistem pencernaannya karena berbeda dengan sistem pencernaan dewasa, sistem pencernaan Si Kecil masih dalam tahap perkembangan.

Untuk Si Kecil yang baru lahir hingga usia 6 bulan, Bunda bisa memberikannya ASI yang merupakan makanan terbaik untuknya. WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan awal kehidupan Si Kecil dan kemudian ditambah dengan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) saat Si Kecil sudah berusia 6 bulan. Pemberian makanan padat yang terlalu cepat pada Si Kecil berisiko menyebabkan masalah pada saluran cerna serta dapat mengganggu penyerapan nutrisi.

Pemberian makanan pendamping juga diberikan secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuan Si Kecil. Untuk awal, Bunda bisa memberikan makanan dengan konsistensi encer dan kemudian ditingkatkan seiring usia serta kemampuan Si Kecil bertambah. Pada usia 9 bulan, makanan rumah yang dihaluskan sudah mulai dapat diberikan. Pada usia 1 tahun, Si Kecil sudah dapat diberikan makanan rumah biasa.

Untuk pemilihan susu, Bunda bisa memberikan susu formula yang dirancang khusus sesuai dengan usia Si Kecil sehingga kandungan nutrisinya sesuai kebutuhan harian serta kondisi saluran cerna Si Kecil. Pilih susu formula yang mengandung probiotik atau bakteri baik karena dapat meningkatkan kesehatan saluran cerna dan juga kekebalan tubuh Si Kecil. Hindari pemberian susu kental manis pada anak di bawah usia 1 tahun, karena dapat menyebabkan gangguan pada saluran cerna dan ginjal anak.

Agar pencernaan Si Kecil sehat, selain pemilihan nutrisi, Ayah dan Bunda harus memerhatikan kebersihan. Pastikan proses menyiapkan makanan Si Kecil termasuk di dalamnya kebersihan alat masak serta alat makan terjaga kebersihannya. Untuk Si Kecil yang diberikan susu formula, perhatikan tahapan menyiapkan susu yang benar. Gunakan air matang untuk membuat susu Si Kecil.

Apabila Si Kecil mengalami gangguan pencernaan seperti diare, disentri, kembung, muntah, sembelit, dan sakit perut, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter spesialis anak. Jangan sepelekan kesehatan saluran cerna agar penyerapan nutrisi Si Kecil berjalan optimal.

Milestone Lainnya