Jangan Sepelekan Aktivitas Bermain Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum

Bermain pasti menempati urutan teratas aktivitas yang paling disukai oleh Si Kecil. Tidak hanya bermain mengisi waktu luang dan membuatnya santai, tetapi bermain juga berguna dalam membangun keterampilan motoriknya. Apa hubungannya bermain dengan belajar?

Saat Si Kecil mengaami proses tumbuh kembang, ia membutuhkan nutrisi seimbang dan stimulasi yang tepat agar prosesnya yang sedang berjalan bisa optimal. Stimulasi bisa dilakukan dengan cara bermain. Dengan bermain, Si Kecil mengasah kreativitas, daya analisa, mengembangkan pola sosialisasi dan kepercayaan diri, serta melatih kemampuan motoriknya. Semua itu akan merangsang pembentukan sinaps (jaringan penghubung antar sel otak) di dalam otak Si Kecil.

Stimulasi bisa didapat dari bermain asalkan permainan yang dilakukan mengandung unsur edukasi. Bunda bisa membuat daftar jadwal bermain untuk Si Kecil agar stimulasi yang dilakukan bisa mengasah kecerdasannya secara menyeluruh dan maksimal. Jadwalkan rencana bermain Si Kecil setiap harinya selama satu minggu. Lantas, permainan apa saja yang bisa dilakukan untuk mengasah kecerdasan Si Kecil? Simak di bawah ini:

Blok bangunan

Permainan menyusun balok atau bermai membangun rumah bisa melatih motorik halus dan mengasah daya imajinasi Si Kecil. Bunda bisa memberikan contoh bagaimana sebuah bentuk dibuat dari tumpukan balok kemudian minta Si Kecil mengukutinya.

Puzzle

permainan ini memberikan stimulasi melalui pemikiran pemecahan masalah. Dengan memasangkan potongan-potongan puzzle, Si Kecil belajar membayangkan gambar secara keseluruhan. Saat ia berhasil menyelesaikannya, coba ulang kembali prosesnya untuk melatih kemampuan kognitif (kemampuan berpikir dan rasional, termasuk proses mengingat, menilai, orientasi, persepsi dan memperhatikan). Jangan lupa untuk memberikan apresiasi untuk membangun kepercayaan dirinya.

Marco-Polo!

Bermain ini bisa melatih indra pendengaran Si Kecil. Caranya mudah, kok. Tutup mata Si Kecil kemudian minta ia teriak, "Marco!" lalu Bunda harus menjawab, "Polo!". Dengan mendengar suara Bunda, Si Kecil diharapkan bisa menemukan posisi Bunda. Bila berhasil, pindah posisi Bunda dan ulangi lagi permainannya.

Bola Keranjang

Permainan ini dilaukan seperti bermain basket tetapi Bunda bisa memanfaatkan alat yang bisa ditemukan di lingkungan rumah, misalnya keranjang pakaian. Letakkan keranjang agak jauh dari posisi berdiri Si Kecil, kemudian sama-sama lemparkan bola ke dalamnya. Bunda bisa buat kompetisi kecil agar Si Kecil bersemangat. Permainan ini melatih motorik, indera penglihatan serta sportivitas Si Kecil.

Bunda suka kehabisan ide bermain bersama Si Kecil? Tidak perlu risau lagi. Sekarang Bunda sudah bisa akses situs tumbuh kembang Si Kecil, yaitu Morinaga Multiple Intelligence Play Plan. Di sana, Bunda bisa menggunakan fasilitas identifikasi kecerdasan majemuk yang dapat membantu mengidentifikasi kecerdasan majemuk yang dimiliki Si Kecil.

Ada 9 kecerdasan majemuk yang mencakup banyak bidang kehidupan sehari-hari, yaitu kecerdasan liguistik, logika matematik, musikal, kinestetik, visual spatial, interpersonal, intrapersonal, naturalis dan moral. Jika Bunda sudah tahu kecerdasan majemuk Si Kecil, Bunda bisa mencari ide bermain kreatif yang bisa menstimulasi potensinya tersebut.

Selain stimulasi tepat, faktor nutrisi seimbang juga berperan penting guna mendukung tumbuh kembang Si Kecil. Pastikan ia mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan agar tumbuh kembangnya optimal. Selamat bermain!

Milestone Lainnya