Hindari 4 Faktor Penghambat Tumbuh Kembang Ini

Oleh: Morinaga Platinum

Proses tumbuh kembang Si Kecil dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya faktor genetik dan faktor lingkungan. Untuk mendukung proses tumbuh kembang Si Kecil agar berjalan optimal, Bunda harus memenuhi kebutuhannya antara lain nutrisi, stimulasi, imunisasi, aktivitas bermain, dan cukup istirahat.

Pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil adalah dua hal yang berbeda tetapi selalu berkaitan. Pertumbuhan atau growth adalah perubahan yang bersifat kuantitatif atau dapat diukur. Biasanya berhubungan dengan ukuran dan struktur biologis tubuh. Sedangkan perkembangan atau development adalah perubahan yang meliputi bertambahkan kemampuan struktur dan fungsi tubuh. 

Lalu apa yang terjadi jika kebutuhan Si Kecil tidak terpenuhi baik? Si Kecil berisiko mengalami gangguan tumbuh kembang. Menurut Riset Kesehatan Dasar 2013, presentase status gizi balita pendek adalah 37.2 persen. Oleh karena itu, Bunda harus mengetahui hal-hal apa saja yang dapat menjadi penghambat tumbuh kembang Si Kecil agar bisa dihindari dan potensi Si Kecil bisa terasah optimal. Simak penjelasannya di bawah ini:

Kurang gizi

Pada 2010-2012, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) memperkirakan sekitar 870 juta populasi dunia menderita gizi buruk. Setengah dari 10.9 juta kematian anak di dunia didominasi kasus gizi buruk. Si Kecil yang kurang gizi tentu daya tahan tubuhnya lemah terhadap infeksi. Ia juga berisiko tinggi mengalami kematian akibat diare dan penyakit saluran pernapasan. Infeksi lain yang berulang dapat mengganggu status gizi Si Kecil, ini dapat memicu kondisi kurang gizi dan perawakan pendek.

Kebersihan yang buruk

Bunda harus memerhatikan kebersihan keluarga serta lingkungan. Si Kecil harus teratur membersihkan diri atau dimandikan. Lalu jangan lupa juga untuk menjaga kualitas dan kebersihan makanan, minuman serta lingkungan tempat tinggal.

Perilaku Ayah dan Bunda

Gambaran tumbuh kembang Si Kecil secara psikologis tercermin dari perilakunya. Faktor utama yang memengaruhi perilaku Si Kecil adalah perilaku Ayah dan Bunda, misalnya bersikap terlalu protektif atau terlalu cepat memberikan bantuan. Bunda harus bisa memberikan keleluasan untuk Si Kecil belajar mandiri dan mengambil risiko. Ini penting agar ia matang secara emosional dan memiliki rasa percaya diri.

Penyakit

Apabila selama masa pertumbuhan Si Kecil sering jatuh sakit, maka ia berisiko tidak bisa mencapai potensi maksimalnya, seperti tinggi badan, berat badan, hingga kematangan seksual yang normal.

Masa pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, Bunda harus selalu memantau proses tersebut. Pastikan kebutuhan pertumbuhan optimal Si Kecil tercukupi dengan memberikan nutrisi tambahan yang telah difortifikasi dengan 20 vitamin dan mineral, seperti kalsium, magnesium, vitamin A, vitamin B12, serta vitamin D. Kandungan vitamin dan mineral ini akan menunjang pembetukan jaringan tubuh serta menjaga kepadatan tulang dan gigi.

Apabila Bunda curiga ada masalah pada proses tumbuh kembang Si Kecil, segera konsultasikan ke dokter agar bisa cepat ditangani.

Milestone Lainnya