Hati-Hati Si Kecil Kecanduan Gawai

Morinaga Platinum ♦ 6 Januari 2020

Bun, gadget atau gawai memang sering kali menjadi cara yang paling efektif untuk meredakan Si Kecil yang tantrum atau sekedar pengusir rasa bosannya. Namun, jika tidak dikendalikan secara bijak, Si Kecil dapat menjadi kecanduan gawai dan hal ini dapat menganggu tumbuh kembangnya, Bun.

Pada lima tahun pertama kehidupan, otak Si Kecil berkembang sangat pesat. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan gadget akan mempengaruhi fungsi otak anak dan menyebabkan ia menjadi kurang peka terhadap lingkungan sekitarnya.

Tak hanya itu, bahaya radiasi gawai juga sangat berbahaya lho, Bun. Saraf anak yang masih dalam tahap perkembangan dan tulang tengkorak yang tipis akan membuat Si Kecil rentan terkena radiasi gawai. Sehingga penggunaan gawai di dekat kepala dikhawatirkan akan menganggu pertumbuhan sel otak Si Kecil.

Selain saraf, terlalu lama bermain gawai juga dapat menganggu penglihatan Si Kecil, Bun. Menurut ahli, penglihatan yang baik diperoleh jika Si Kecil menatap benda dari jarak yang bervariasi, sehingga terlalu sering menatap benda seperti gawai dengan jarak yang monoton, akan mengurangi fungsi penglihatan mereka.

Batasi Sesuai Usia

Menurut para pakar dari American Academy of Pediatrics, sebaiknya gawai tidak diperkenankan untuk Si Kecil yang berusia di bawah 18 bulan. Kecuali fitur video chat yang dapat membantu Si Kecil mengenali bentuk wajah dari layar gawai.

Pada usia 18 hingga 24 bulan, jika Bunda  ingin memperkenalkan media digital pada Si Kecil, disarankan untuk memilih program yang berkualitas tinggi dan bermanfaat bagi Si Kecil. Serta usahakan untuk selalu mendampinginya, dan membantu menjelaskan kepada Si Kecil tentang apa yang dilihatnya.

Untuk anak-anak yang berusia 2 hingga 5 tahun, perlu aturan khusus, Bun. Terapkan batasan screen time selama 1 hingga 2 jam setiap harinya. Pastikan bahwa tayangan atau aplikasi yang digunakan adalah program yang berkualitas tinggi.

Cara Mendidik agar Si Kecil Tidak Kecanduan Gawai

Nah, jadi apa saja sih yang perlalu dilakukan untuk mendidik anak tidak kecanduan gawai? Berikut ini ada beberapa cara yang sudah dirangkum oleh Morinaga Platinum untuk membantu Bunda dalam membatasi Si Kecil dalam menggunakan gawai. Yuk, simak, Bun.

  1. Tetapkan daerah bebas gawai

Bunda dapat membuat peraturan dengan menetapkan wilayah bebas gawai di rumah seperti di kamar tidur, di meja makan, atau di mobil.

  1. Batasi akses

Agar pemakaian gawai lebih terkontrol, jangan biarkan Si Kecil memiliki gawai sendiri dan ajarkan Si Kecil untuk meminta izin terlebih dahulu ketika akan meminjam gawai.

  1. Batasi waktu penggunaannya

Tetapkan durasi waktu penggunaan gawai 1-2 jam perhari untuk Si Kecil dan ajarkan Si Kecil untuk mematuhinya. Serta tentukan kapan Si Kecil bisa bermain gawai, contohnya pada istirahat sore atau sebagainya

  1. Ajarkan Si Kecil penting menahan diri

Puji Si Kecil ketika Si Kecil bisa menahan diri untuk tidak bermain gadget dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan. Pujian sederhana akan membuat Si Kecil bangga akan dirinya sendiri dan ia pun akan terus mempertahankan kemajuannya.

  1. Berikan contoh yang baik

Bun, tanpa Bunda sadari, Si Kecil akan meniru kebiasaan Bunda. Untuk itu, berikan contoh yang baik kepada Si Kecil dengan mengurangi kebiasaan bermain gawai dan temani Si Kecil bermain yuk, Bun!

Nah, itu lah beberapa hal seputar pemakaian gawai untuk Si Kecil yang perlu Bunda ketahui. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bun!

Lihat Artikel Lainnya