Haruskah Makanan Si Kecil Terbuat dari Bahan Organik?

Oleh: Morinaga Platinum

Ayah dan Bunda tentu sering membaca informasi mengenai beragam saran makanan sehat untuk Si Kecil, tak terkecuali yang berasal dari bahan organik. Ada beberapa alasan pemilihan makanan organik, meski tidak berarti kandungan nutrisinya lebih baik dibanding makanan konvensional. Makanan organik adalah makanan yang diproduksi tanpa menggunakan antibiotik, hormon pertumbuhan, dan pestisida. Menurut Canadian Centre of Occupational Health and Safety, pestisida memiliki efek yang kurang baik terhadap sistem pusat saraf dan organ reproduksi.

Bayi dan anak dapat terkena dampak negatif pestisida yang lebih signifikan dibandingkan dengan orang dewasa. Hal ini disebabkan mereka mengonsumsi lebih banyak makanan per berat badannya jika dibandingkan dengan orang dewasa. Tubuh bayi juga memiliki komposisi lemak yang lebih dominan dibandingkan dengan dewasa, sementara pestisida dapat tersimpan di dalam jaringan lemak.

Tetapi, Ayah dan Bunda tidak perlu terburu-buru memutuskan untuk mengonsumsi bahan makanan organik karena baik makanan organik maupun non-organik jumlah residunya diatur oleh pemerintah agar tidak melebihi batas yang diizinkan sehingga aman untuk dikonsumsi. Ditambah lagi, harga makanan organik jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan makanan non-organik.

Jika Ayah dan Bunda berpikir untuk menggunakan bahan makanan organik namun tetap ingin menjaga anggaran agar tidak terlalu membengkak, sebaiknya pilih untuk jenis bahan makanan tertentu yang diketahui memiliki kadar pestisida tinggi dibandingkan yang lain, misalnya:

Buah apel, anggur, dan stroberi

Saat mengonsumsi apel, banyak orang mengupas kulitnya terlebih dulu. Padahal cukup banyak nutrisi terkandung di dalam kulit apel. Pada produk non-organik sebaiknya kulit dibuang karena pestisida seringkali masih tertinggal di dalamnya. Demikan juga dengan pir yang lebih banyak menyerap pestisida ketimbang buah lainnya. Untuk stroberi, usahakan membeli stroberi yang dipanen dari lokasi terdekat dengan tempat tinggal Bunda agar menjamin kesegarannya. Tapi ingat, meski sudah dipilih seksama, mencuci buah sebelum mengonsumsinya tetap harus dilakukan, ya, Bunda.

Seledri, bayam, dan daun selada

Beberapa jenis sayur seperti bayam dan daun selada yang kaya vitamin juga mineral serta rendah kalori memiliki residu pestisida tinggi. Jadi baiknya pilihlah produk organik untuk sayuran jenis ini. Selalu cuci bersih sayuran di bawah air mengalir sebelum diolah.

Susu dan daging

Sapi penghasil susu secara konvensional banyak diberikan hormon pertumbuhan untuk merangsang produksi susu. Meski hingga kini, belum ada hasil penelitian yang menyatakan risiko hormon tersebut. Namun, ada baiknya anak-anak diberikan susu organik dari sapi tanpa tambahan hormon atau antibiotik. Demikian juga saat membeli daging dari sapi atau ternak lainnya.

Apa pun jenis bahan makanan pilihan Ayah dan Bunda untuk Si Kecil, yang utama adalah selalu bersihkan dengan seksama sebelum diolah serta berikan ia makanan yang bervariasi serta bergizi lengkap agar tumbuh kembangnya optimal.

Milestone Lainnya