Artikel Terbaru Artikel Terbaru

Bunda, Inilah Peran Formula Hidrolisat Parsial untuk Alergi

Morinaga Platinum ♦ 11 Mei 2022

Alergi merupakan salah satu penyakit yang dapat membuat Bunda cemas. Dilansir dari Klikdokter, alergi merupakan gangguan kesehatan berupa kelainan sistem imun

Alergi ini sendiri dapat disebabkan oleh riwayat genetika dalam keluarga. Jika salah satu orang tua atau keduanya memiliki alergi terhadap sesuatu, besar kemungkinan anak juga akan menderita alergi. 

Terkadang gejala-gejalanya bisa berbeda dengan sang orang tua. Namun, tidak selalu karena genetika, faktor lingkungan juga merupakan penyebab alergi pada Si Kecil. 

Jika Si Kecil mengalami alergi, Bunda tidak perlu khawatir karena terdapat susu formula mengandung protein hidrolisat parsial yang bisa membantu tumbuh kembang Si Kecil. Penasaran apa peran formula hidrolisat parsial bagi Si Kecil? Yuk simak ulasan berikut ini. 

Macam-macam Alergi

Berdasarkan penyebab alergi yang dapat terjadi pada Si Kecil, berikut merupakan macam-macam alergi yang umumnya terjadi pada anak.

  • Eksim (dermatitis atopik) 

Eksim merupakan salah satu alergi yang paling umum dijumpai pada anak di Indonesia. Gejala yang dapat terlihat dari eksim adalah kulit yang terasa gatal dan juga keluarnya biang keringat. Hal ini dapat disebabkan oleh debu yang terdapat di sekitar, dan bulu binatang di rumah. 

Jika eksim sudah terjadi pada Si Kecil, cara untuk mengobatinya adalah perawatan di rumah dengan cara memandikan Si Kecil dengan air hangat, selalu menjaga kelembaban kulit, dan selalu memakai bahan baju dari katun yang lembut. Jika tidak kunjung sembuh, segera periksakan Si Kecil ke dokter untuk pengobatan lebih lanjut. Selain eksim, ada juga beberapa alergi kulit lainnya yang umum terjadi pada Si Kecil.

  • Alergi makanan 

Pada umumnya, alergi makanan ini disebabkan oleh konsumsi susu sapi. Selain susu sapi, telur, kacang dan kedelai seringkali juga menjadi penyebabnya. Gejala yang dapat terlihat adalah Si Kecil susah untuk bernapas, hidung tersumbat dan sulit menelan. 

Untuk memastikan Si Kecil alergi makanan, Bunda bisa mengunjungi dokter untuk melakukan tes alergi kulit, tes darah, dan tes makanan. Selanjutnya dengan tes-tes tersebut, dokter akan mendiagnosa apakah Si Kecil alergi makanan atau tidak.

  • Alergi binatang 

Bagi bunda yang memiliki peliharaan berbulu di rumah, sebaiknya mengalah jika Si Kecil mengalami alergi binatang. Bulu-bulu yang terdapat pada anjing atau kucing dapat membuat Si Kecil bersin-bersin dan alergi. 

Sebaiknya, Bunda memelihara binatang yang lebih aman bagi alergi Si Kecil. Seperti contoh, ikan atau kura-kura yang tidak mempunyai bulu. Selain lebih aman, Si Kecil dapat belajar untuk menyayangi binatang di rumah. 

  • Alergi obat

Obat merupakan salah satu penyebab alergi pada Si Kecil. Pada umumnya, jenis obat yang menyebabkan alergi adalah antibiotik. Ketika Bunda mendapati Si Kecil alergi obat, segera hentikan pemberian antibiotik dan lakukan tes alergi ke dokter. 

Apa itu PHP (Protein Hidrolisat Parsial)?

Dilansir dari Klikdokter, protein hidrolisat parsial telah mengalami proses hidrolisis protein utuh dalam susu sapi, yang terurai menjadi komponen partikel yang lebih kecil, sehingga bersifat kurang alergenik. Oleh karena itu, susu formula dengan kandungan protein hidrolisat parsial ditujukkan untuk anak-anak yang tidak bisa mentolerir susu sapi atau susu formula berbasis kedelai. 

Mengutip dari jurnal World Nutrition Journal, disebutkan bahwa formula protein hidrolisat parsial tidak hanya diperuntukkan untuk bayi dengan alergi tertentu saja. Namun, susu jenis ini juga dapat bermanfaat untuk bayi tidak alergi sekali pun. Dalam penelitian jurnal tersebut, formula protein hidrolisat parsial menunjukkan manfaat yang unggul di antara susu formula yang lain, dengan potensi bahaya yang minimal. 

 

Tanda-tanda Si Kecil Alergi Susu

Kondisi alergi susu seringkali terjadi pada Si Kecil. Kenali beberapa tanda jika Si Kecil alergi susu, berikut adalah ciri-cirinya:

  • Gangguan pada saluran pencernaan, seperti mual dan muntah 
  • Munculnya ruam merah pada kulit 
  • Munculnya gangguan pada pernafasan, seperti flu dan batuk 
  • Diare
  • Perut yang kembung
  • Mata memerah

Cara yang dapat Bunda lakukan untuk mengatasi alergi susu pada Si Kecil yaitu dengan cara pastikan susu yang diberikan bebas laktosa.

 

Jika Bunda mendapati Si Kecil tidak kunjung membaik dengan pemberian obat di rumah, segera ke dokter dan konsultasikan kondisi Si Kecil. Karena jika lama dibiarkan, akan memperparah keadaan alergi. 

Bunda dapat memberi asupan susu dengan nutrisi protein hidrolisat parsial melalui produk Morinaga Chil Kid P-HP MoriCare Triple Bifidus untuk Si Kecil yang berusia 1-3 tahun. 

Dengan kualitas 100% Protein Whey Terhidrolisa Parsial, sangat mudah untuk dicerna Si Kecil. Selain itu, protein ini dapat mengurangi risiko alergi pada Si Kecil yang memiliki riwayat alergi. 

Disclaimer: Baca label pada kemasan sebelum membeli dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Nah, itulah peran formula susu protein hidrolisat parsial yang dapat membantu mencegah alergi pada anak. Pastikan Bunda memilih produk yang tepat, bersama Morinaga, Generasi Platinum Multitalenta. Semoga bermanfaat, Bun!

Lihat Artikel Lainnya