Kenali Gejala Flu Perut pada Si Kecil

Morinaga Platinum ♦ 20 Juni 2020

Muntah dan diare merupakan gangguan kesehatan yang seringkali menyerang Si Kecil. Namun, hati-hati, Bun. Bisa jadi diare dan demam pada Si Kecil adalah gejala penyakit flu perut atau gastroenteristis. Walaupun namanya flu perut, penyakit ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan sistem pernapasan dan virus influenza lho, Bun.

Flu perut atau gastroenteristis biasanya ditandai dengan muntah dan diare akibat infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan, terutama lambung dan usus. Di masyarakat luas, gastroenteritis biasanya dikenal dengan istilah muntaber.

Penyakit ini memang seringkali menyerang anak-anak, Bun. Hal ini dikarenakan sistem daya tahan tubuh anak-anak yang belum terbentuk secara sempurna sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap virus dan bakteri yang ada dalam makanan atau di lingkungan sekitar.

Baca juga: Kiat Mengatasi Diare secara Alami di Rumah

Penyebab Flu Perut

Biasanya flu perut disebabkan oleh adanya infeksi virus pada pencernaan. Ada dua jenis virus yang menjadi penyebab utama flu perut, yaitu Norovirus dan Rotavirus. Selain kedua jenis virus ini, pada kasus-kasus tertentu, flu perut juga disebabkan oleh Adenovirus dan Astrovirus. Selain itu, ada juga flu perut yang disebabkan oleh beberapa jenis bakteri. Beberapa bakteri tersebut antara lain:

  • Yersinia (bakteri pada daging babi)
  • Staphylococcus (bakteri pada produk olahan susu, daging, dan telur)
  • Shigella (bakteri pada air, biasanya di kolam renang)
  • Salmonella (bakteri pada produk olahan susu, daging, dan telur)
  • Campylobacter (bakteri pada daging unggas)
  • coli (bakteri pada produk daging giling dan sayuran mentah)

Flu perut juga dapat disebabkan oleh kontak fisik dengan penderita flu perut. Misalnya saat berjabat tangan dengan penderita atau tidak sengaja menghirup cipratan air liur yang keluar saat penderita bersin. Virus ini juga dapat menular melalui makanan, minuman, dan benda yang telah terkontaminasi virus.

Kebiasaan tidak mencuci tangan setelah buang air juga dapat meningkatkan risiko terserang flu perut lho, Bun. Untuk itu, jangan lupa ajarkan Si Kecil untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan serta setelah beraktivitas di luar ruangan ya, Bun.

Gejala Flu Perut

Gejala utama flu perut adalah diare dan muntah. Gejala ini biasanya tidak muncul dengan cepat dan akan muncul secara bertahap pada 1-3 hari setelah terinfeksi. Gejala ini biasanya berlangsung selama 1-2 hari, namun bisa juga berlangsung hingga 10 hari. Selain muntah dan diare, Si Kecil yang menderita flu perut juga biasanya mengalami gejala lain, seperti:

  • Demam dan menggigil
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Tidak nafsu makan
  • Rewel
  • Gejala dehidrasi seperti mulut kering, sering haus, dan air mata tidak keluar ketika menangis
  • Nyeri otot dan sendi

Baca juga: Kapan ke Dokter Jika Si Kecil Diare dan Demam?

Pencegahan Flu Perut

Flu perut dapat menular dari mana saja. Mulai dari makanan, minuman, dan juga mainan Si Kecil. Virus dan bakteri penyebab flu perut biasanya berada pada tempat yang kotor. Oleh karena itu, pastikan keadaan rumah selalu bersih dengan menggunakan produk pembersih anti bakteri ya, Bun. Terapkan pula kebiasan mencuci tangan kepada seluruh anggota keluarga khususnya saat setelah buang air, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan juga setelah bermain di luar.

Untuk makanan Si Kecil, usahakan tidak memberikan Si Kecil makanan mentah atau setengah matang, karena makanan yang tidak dimasak secara sempurna bisa menjadi sarang bakteri penyebab flu perut. Selain itu, pastikan selalu Bunda mencuci buah dan sayuran sampai bersih, ya.

Penanganan Flu Perut

Pada mayoritas kasus penyakit flu perut sebenarnya tidak memerlukan pengobatan khusus, karena penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya. Langkah pengobatan flu perut biasanya lebih bertujuan untuk menghindari gejala makin memburuk dan mencegah terjadinya dehidrasi.

Jika Si Kecil mengalami muntah dan diare, biarkan pencernaannya beristirahat sejenak selama 15-20 menit. Setelah itu berikan minum secara bertahap untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Jenis cairan yang diberikan dapat berupa air putih, larutan oralit, atau ASI jika Si Kecil masih bayi.

Supaya gejala flu perut pada Si Kecil mereda, Bunda juga dapat beberapa langkah penanganan berikut:

  • Berikan makanan dengan tekstur halus dan mudah dicerna, seperti roti, kentang, atau pisang.
  • Jangan memberikan Si Kecil makanan atau minuman yang mengandung susu atau tinggi gula, seperti es krim, soda, dan permen.
  • Jangan memberikan Si Kecil obat diare yang dijual bebas tanpa resep, kecuali atas anjuran dokter.

Si Kecil yang mengalami flu perut harus dijauhkan dari orang lain sebelum ia sembuh. Sebaiknya, Si Kecil beristirahat di rumah dan tidak pergi ke sekolah untuk mencegah penyebaran bakteri pada anak lainnya.

Jika gejala flu perut yang dialami Si Kecil makin memburuk dan penanganan yang Bunda berikan tidak efektif mengurangi gejala yang ada, segera periksakan ke dokter untuk diberikan penanganan lebih lanjut.

Yuk, berikan asupan bernutrisi untuk Si Kecil dan ciptakan lingkungan yang bersih supaya terhindar dari flu perut, Bun!

Lihat Artikel Lainnya