Dukung Perkembangan Kecerdasan Si Kecil Usia 4-5 Tahun

Morinaga Platinum ♦ 1 Mei 2017

Siapa yang tidak bangga melihat Si Kecil tumbuh sehat dan cerdas? Bunda pasti akan melakukan segala cara agar proses tumbuh kembang Si Kecil berjalan optimal sesuai dengan tahapan usianya. Saat Si Kecil lahir, tidak semua koneksi sel otaknya sudah terhubung. Koneksi sel otak terbentuk saat Si Kecil mendapatkan stimulasi dan pengetahuan baru. Tentunya, sel otak yang terhubung dengan baik akan menunjang proses belajar.

Perkembangan fungsi otak memang perlu dukungan dua hal penting; nutrisi lengkap dan seimbang serta stimulasi tepat dan sesuai usia. Lengkapi kebutuhan gizi Si Kecil dengan memberikannya nutrisi yang mengandung omega-3, omega-6, kolin, serta alfa-laktalbumin yang akan menunjang perkembangan fungsi otak. Berikan stimulasi yang dibutuhkan Si Kecil sejak dini, misalnya menyanyi, mengajaknya bicara, serta melatih kemampuan fisiknya.

Saat Si Kecil memasuki penghujung usia balita atau 4-5 tahun, perkembangannya akan sangat pesat sekali. Bunda akan melihat ia dapat mencapai tahapan perkembangan secara fisik, intelektual, dan emosional. Meski pencapaian tiap anak berbeda satu dengan yang lain tetapi Bunda perlu tahu parameter pencapaian kemampuan agar dapat melakukan persiapan stimulasi.

Berikut adalah panduan tumbuh kembang Si Kecil di usia 4-5 tahun:

Perkembangan Bahasa

  • Ia akan menggunakan kalimat yang lebih panjang dan rumit, kosa katanya semakin banyak hingga sekitar 1500 kata
  • Mampu bercerita lebih panjang dan lebih runut
  • Menunjukkan ketertarikan untuk membaca atau menulis
  • Ia mulai bisa berargumentasi

Perkembangan Sosial dan Emosional

  • Si Kecil mulai mandiri, ia juga sudah mulai bisa bermain sendiri dalam waktu yang cukup lama
  • Suka bersosialisasi atau bermain dengan anak lain
  • Mulai sensitif terhadap perasaan orang lain
  • Bisa menghibur orang lain yang mungkin sedang bersedih

Perkembangan Kognitif

  • Si Kecil mengerti konsep angka dan dapat menghitung sampai dengan 20
  • Menikmati eksperimen bermain peran (role play)
  • Mampu mengingat banyak hal, terutama peristiwa yang ia anggap spesial
  • Bisa membuat keputusan secara mandiri

Pola asuh Si Kecil sangat memengaruhi tumbuh kembang Si Kecil. Oleh karena itu, interaksi antara Ayah, Bunda, dengan Si Kecil harus dipupuk sejak dini. Interaksi tersebut, yang mencakup stimulasi kemampuan, adalah pondasi dari pengembangan kecerdasan majemuk Si Kecil.

Menurut Howard Gardner, profesor pendidikan di Harvard University, ada 8 kecerdasan majemuk yang dimiliki oleh tiap individu yaitu kecerdasan linguistik, logika matematika, musikal, kinestetik, visual spasial, interpersonal, intrapersonal, dan naturalis. Semua potensi kecerdasan majemuk tersebut jika diasah dengan tepat sejak dini akan bisa mencapai potensi maksimalnya.

Bagaimana cara mengetahui kecerdasan mana yang lebih dominan ada pada Si Kecil? Bunda bisa mengetahuinya dengan menggunakan fasilitas identifikasi kecerdasan majemuk yang ada dalam situs tumbuh kembang Morinaga Multiple Intelligence Play Plan. Setelahnya, Bunda bisa mencari berbagai ide kreatif stimulasi berupa permainan seru di sana. Agar stimulasi berjalan tepat juga menyeluruh, buatlah rencana bermain yang terdiri dari beberapa jenis permainan.

Yuk, dukung Si Kecil mencapai potensi maksimalnya dengan nutrisi lengkap dan stimulasi tepat!

Lihat Artikel Lainnya