Dukung Kecerdasan Si Kecil dengan Stimulasi yang Tepat

Oleh: Morinaga Platinum

Otak mengalami perkembangan pesat pada 1000 hari pertama kehidupan yang dimulai sejak pembuahan. Ketika lahir, berat otak Si Kecil hanya 400 gram dan belum berkembang sempurna. Periode emas, usia 0-3 tahun, adalah penentu tumbuh kembang otak. Oleh karena itu Si Kecil memerlukan asupan nutrisi yang baik dan cukup serta stimulasi yang tepat agar kecerdasannya berkembang optimal. Saat usianya menginjak 3 tahun, berat otaknya mencapai 1.100 gram dan hampir berkembang sempurna.

Stimulasi adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk merangsang kemampuan dasar Si Kecil sehingga ia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Melakukan stimulasi di tiap tahap perkembangan Si Kecil sangatlah penting. Dalam fase usia 0-6 tahun, Si Kecil memiliki kemampuan menyerap informasi yang sangat tinggi. Stimulasi yang diberikan pada fase ini akan berdampak besar pada perkembangan otaknya.

Stimulasi berupa interaksi antara Ayah dan Bunda dengan Si Kecil ternyata berefek positif dalam perkembangan emosional, kemampuan belajar, serta perkembangan fungsi kognitif Si Kecil. Interaksi bisa dilakukan dengan menyentuh, memeluk, berbicara, mendengarkan Si Kecil saat ia menyampaikan pendapatnya, dan lainnya. Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang yang tentunya bakal memengaruhi kecerdasan.

Lantas, apa saja yang menjadi kebutuhan Si Kecil dalam tiga tahun pertama hidupnya agar ia bisa berkembang optimal sesuai potensinya? Simak poin berikut ini:

  • Si Kecil harus merasa aman.
  • Ia harus mengetahui bahwa dirinya spesial.
  • Ia harus belajar disiplin.
  • Si Kecil harus tahu dan memahami mengenai tindakan apa yang bebas dilakukan serta apa yang harus dibatasi.
  • Perkenalkan dirinya dengan lingkungan sekitarnya melalui media buku, musik dan mainan edukasi.

Dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang, ada beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan oleh Ayah dan Bunda, yaitu:

  • Stimulasi dilakukan dengan didasari rasa cinta dan kasih sayang.
  • Ayah dan Bunda harus bisa menjadi panutan Si Kecil Berikan contoh perilaku positif agar Si Kecil bisa menirunya. Lingkungan sekitar yang positif dapat memberikan rasa kenyamanan bagi Si Kecil.
  • Bermain adalah contoh stimulasi menyenangkan yang bisa dilakukan oleh Ayah dan Bunda, misalnya bernyanyi dan menari. Lakukan dengan santai dan tanpa paksaan.
  • Gunakan alat bantu/permainan yang sederhana, aman, dan ada di sekitar Si Kecil.
  • Jangan membedakan kesempatan antara anak laki-laki dan perempuan.
  • Berikan respons positif ketika Si Kecil melakukan sesuatu yang membuat bangga.

Perlu dicermati bahwa perkembangan otak Si Kecil tidak lantas berhenti ketika sudah melewati periode emasnya. Jadi, Ayah dan Bunda tetap harus memberikan stimulasi sesuai dengan kelompok usia Si Kecil agar ia dapat berkembang lebih optimal. Mau tahu ide-ide seru permainan yang bisa menstimulasi kecerdasan Si Kecil? Bunda bisa menyimaknya di situs Morinaga MI Play Plan. Ide stimulasi dibagi berdasarkan kelompok usia dan juga peta kecerdasan majemuk anak-anak. Yuk, dukung tumbuh kembang Si Kecil dengan lakukan stimulasi tepat.

Milestone Lainnya