Artikel Terbaru Artikel Terbaru

Daftar Kebutuhan Gizi Anak Usia Dini yang Perlu Bunda Tahu

Morinaga Platinum ♦ 17 Februari 2022

Tidak semua orang tua sadar akan pentingnya mencukupi kebutuhan gizi anak sesuai rentang usia. Alhasil, dalam beberapa kasus seringkali anak mengalami hambatan dalam masa perkembangan dan pertumbuhannya. Sebagai orang tua, Bunda wajib memastikan agar kebutuhan gizi Si Kecil tercukupi. Pasalnya, asupan zat gizi yang baik merupakan “bahan bakar” utama agar Si Kecil tumbuh sehat dan prima.

Lantas, apa saja sih kebutuhan gizi anak agar bisa tumbuh secara optimal? Tanpa bermaksud mengabaikan manfaat dari nutrisi lainnya, Secara umum Si Kecil memerlukan asupan nutrisi makro yang terdiri dari protein, karbohidrat, dan lemak. Selain itu, perlu juga asupan nutrisi mikro yang terdiri dari vitamin dan mineral. Takarannya sendiri berbeda-beda, tergantung dari usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas yang dilakukannya.

Kebutuhan Kalori Anak 

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2013, kebutuhan kalori anak berdasarkan rentang usia dibedakan sebagai berikut ini:

  • Anak usia di bawah 6 Bulan, 550 Kkal per hari
  • Anak usia 7-11 Bulan, 725 Kkal per hari
  • Anak usia 1-3 Tahun, 1,125 Kkal per hari
  • Anak usia 4-6 Tahun, 1,850 Kkal per hari
  • Anak usia 7-9 Tahun, 1,850 Kkal per hari

Perlu Bunda ketahui, kebutuhan kalori anak usia 1 tahun tentu berbeda dengan kebutuhan kalori anak usia 5 tahun yang sudah aktif bermain dengan teman sebayanya. Angka kebutuhan kalori anak bisa berbeda-beda sesuai dengan faktor jenis kelamin, usia, dan aktivitas fisik yang dijalaninya. Untuk memperoleh angka kalori yang tepat sesuai kebutuhan Si Kecil, Bunda bisa melakukan pengamatan dari kebiasaan mereka, apakah cenderung malas gerak atau justru aktif bermain.

Kebutuhan Gizi Pada Anak Usia Dini 

Asupan nutrisi pada anak usia dini perlu diperhatikan dengan lebih teliti. Selain untuk mencegah terhambatnya pertumbuhan akibat kekurangan zat gizi, hal ini juga berperan agar Si Kecil terhindar dari serangan penyakit.

Kebutuhan Gizi Anak Usia Kurang dari 6 Bulan

Pada usia kurang dari 6 bulan, kebutuhan nutrisi anak dipenuhi dari asupan ASI. Jumlah kebutuhannya sendiri semakin bertambah seiring perkembangan usia. Nah, setelah mulai masuk ke usia 6 bulan, sedikit demi sedikit Bunda bisa melatih Si Kecil untuk mengonsumsi makanan padat agar ia mulai terbiasa.

Kebutuhan Gizi Anak Usia 7-8 Bulan

Saat Si Kecil mulai memasuki usia 7-8 bulan, pasokan kalori dan kebutuhan gizi sebagian besar masih terpenuhi dari ASI atau susu formula. Kendati demikian, Bunda juga perlu menambahkan makanan padat bernutrisi agar perkembangan Si Kecil semakin optimal. 

Besaran konsumsi ASI ataupun susu formula pada anak usia ini sendiri berada di kisaran 680-1.000 ml (sebanding dengan tiga sampai enam kali sesi menyusui). Agar kebutuhan gizi tercukupi, Bunda bisa menambahkan makanan padat sekitar 4-9 sendok makan yang terdiri dari sayuran, protein dari daging, dan buah-buahan.

Kebutuhan Gizi Anak Usia 9-10 Bulan

Seiring waktu berjalan, kebutuhan gizi Si Kecil yang berasal dari ASI atau susu formula juga semakin menurun. Pada rentang usia 9-10 bulan, Si Kecil cukup mengonsumsi 680-850 ml susu per hari (sebanding dengan tiga sampai lima kali sesi menyusui). Di sisi lain, Bunda sebaiknya meningkatkan asupan makanan bergizi yang berasal dari daging sebagai sumber protein, buah dan sayur-sayuran.

Kebutuhan Gizi Anak Usia 11-12 Bulan

Setelah melewati batas usia 11 bulan, Bunda cukup memberikan asupan ASI atau susu formula sekitar 450-680 ml per hari. Pasalnya, Si Kecil harus mulai belajar untuk terbiasa menyerap kebutuhan gizi dari makanan padat yang kaya akan nutrisi. 

Kebutuhan Gizi Anak Usia 1-3 Tahun

Di usia 1-2 tahun kebutuhan nutrisi anak akan bertambah sesuai dengan peningkatan aktivitas yang terjadi. Menilik dari pedoman gizi seimbang yang dikeluarkan Kemenkes Republik Indonesia pada tahun 2014, asupan makanan sehari-hari Si Kecil harus mengandung nutrisi dalam porsi yang tepat sesuai kelompok usia. 

Kebutuhan zat gizi makro harian untuk Si Kecil yang bisa Bunda berikan meliputi 155 gram karbohidrat, 26 gram serat, 1,2 L air, serta 44 gram lemak. Total kalori yang dibutuhkan anak usia 1-3 tahun kurang lebih adalah 1,125 Kkal.

Selain kebutuhan nutrisi makro, Bunda juga perlu mengetahui kebutuhan nutrisi mikro harian Si Kecil agar pertumbuhannya semakin optimal. Mengacu dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2014, nutrisi mikro bisa dipenuhi dengan mencukupi berbagai vitamin dan mineral berikut ini:

Kebutuhan Vitamin Anak Usia 1-3 Tahun

  • Vitamin E: 6 milligram (mg)
  • Vitamin K: 15 mikrogram (mcg)
  • Vitamin D: 15 mikrogram (mcg)
  • Vitamin A: 400 mikrogram (mcg)

Kebutuhan Mineral Anak Usia 1-3 Tahun

  • Magnesium: 60 milligram (mg)
  • Natrium: 1000 milligramm (mg)
  • Kalsium: 650 milligram (mg)
  • Kalium: 3000 milligram (mg)
  • Besi: 8 milligram (mg)
  • Fosfor: 500 milligram (mg)

Kebutuhan Gizi Anak Usia 4-5 Tahun

Memasuki usia pra sekolah tentunya aktivitas Si Kecil juga akan semakin bertambah. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian, Bunda bisa menggunakan data tabel AKG dari Kementerian Kesehatan RI untuk anak usia 4-5 tahun. Kebutuhan gizi tersebut meliputi 220 gram karbohidrat, 22 gram serat, 35 gram protein, 62 gram lema, serta 1,5 L  air. Sedangkan energi total yang dibutuhkan anak adalah 1600 kkal.

Untuk kebutuhan zat gizi mikro harian anak, Bunda perlu mencukupi asupan vitamin dan mineral sebagai berikut ini:

Kebutuhan Vitamin Anak Usia 4-5 Tahun

  • Vitamin E: 7 milligram (mg)
  • Vitamin D: 15 mikrogram (mcg)
  • Vitamin K: 20 mikrogram (mcg)
  • Vitamin A: 450 mikrogram (mcg)

Kebutuhan Mineral Anak Usia 4-5 Tahun

  • Besi: 9 milligram (mg)
  • Natrium: 1200 milligram (mg)
  • Kalsium: 1000 gram
  • Magnesium: 95 milligram (mg)
  • Fosfor: 500 gram

Selain mengacu pada data AKG di atas, sebaiknya Bunda juga melakukan konsultasi ke dokter secara langsung agar mendapatkan informasi yang sesuai dengan kondisi kebutuhan zat gizi Si Kecil.

Kebutuhan Gizi Anak Usia 6-9 Tahun

Kebutuhan nutrisi anak usia sekolah (6-9 tahun) sangat berbeda jika dibandingkan dengan kelompok anak usia lain. Pada tahap ini Si Kecil memerlukan asupan gizi yang seimbang agar tumbuh kembang fisik dan kognitif bisa berjalan secara optimal.

Berdasarkan data AKG, rata-rata anak usia sekolah (6-9 Tahun) memerlukan asupan gizi makro harian yang terdiri dari 220 gram karbohidrat, 25-40 gram protein, 20-23 gram serat, 1,45-1,65 L air, lemak 50-55 gram, serta energi total sebesar 1400-1650 kkal.

Sedangkan kebutuhan mikro harian anak usia 6-9 tahun meliputi:

Vitamin

  • Vitamin K: 20-25 mikrogram (mcg)
  • Vitamin E: 7-8 milligram (mg)
  • Vitamin D: 15 mikrogram (mcg)
  • Vitamin C: 45 milligram
  • Vitamin B12: 1,5-2,0 mcg
  • Vitamin A: 450-500 mikrogram (mcg)

Mineral

  • Natrium: 900 milligram
  • Kalsium: 1,000 milligram
  • Natrium: 900-1,000 milligram
  • Fosfor: 500 milligram
  • Kalium: 2,700-3,200 milligram
  • Besi: 10 milligram
  • Seng: 5 milligram
  • Iodium: 120 mikrogram (mcg)

Setelah membaca informasi di atas, kini Bunda tidak perlu bingung lagi terkait AKG optimal bagi Si Kecil. Mencukupi kebutuhan gizi anak memang menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Pasalnya, tidak jarang Si Kecil terlalu memilih menu makanan yang disukainya. Memanjakan anak dengan menuruti setiap kemauannya memang tidak salah, namun Bunda juga tetap harus memperhatikan angka kebutuhan nutrisinya ya!

Lihat Artikel Lainnya