Kiat Memilih Sumber Nutrisi Alternatif Untuk Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum

Untuk Si Kecil, hingga kini belum ada satu sumber makanan pun yang dapat menandingi ASI. Bahkan, badan kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan Si Kecil. Pemberian ASI juga dapat diteruskan hingga usia Si Kecil menginjak 2 tahun. Mengapa demikian?

Komposisi nutrisi dan bioaktif yang terkandung dalam ASI sangat bermanfaat untuk kesehatan dan pembentukan daya tahan tubuh Si Kecil. ASI mengandung bahan komponen antiinfeksi, antiradang, zat untuk pertumbuhan, juga probiotik. ASI juga memiliki kandungan nutrisi dinamis, ini artinya kandungan nutrisi ASI dapat berubah menyesuaikan dengan kebutuhan nutrisi Si Kecil seiring pertumbuhannya.

Setelah masa ASI eksklusif selama enam bulan, Bunda dianjurkan untuk memberikan makanan padat sebagai pendamping ASI. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pada usia 2 tahun Si Kecil dapat diberikan susu sebagai asupan tambahan. Pada beberapa kasus, susu pengganti ASI dapat diberikan sebelum usia ini, namun tentunya harus dengan rekomendasi dari dokter.

Beragam produk nutrisi tambahan yang beredar di pasaran terbuat dari susu sapi, kira-kira apa, ya, alasannya? Susu sapi merupakan bahan makanan penting bukan hanya untuk Si Kecil tapi juga dewasa. Menurut  Standards for Infant Formula and Formulas for Special Medical Purposes Intended for Infants dan penelitian Koletzko dkk., komposisi susu sapilah yang paling mendekati komposisi ASI namun dengan komposisi lemak dan beberapa zat lain yang lebih tinggi.

Walaupun tidak sama dengan ASI, susu formula dirancang agar memiliki komposisi yang semirip mungkin. Kandungan susu formula diawasi oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sehingga kandungan utama, contohnya jumlah energi, karbohidrat, dan protein, relatif sama antara satu jenis susu formula dengan yang lainnya. Lantas, apa yang membedakan satu susu formula dengan yang lainnya?

Bunda bisa memilih produk yang memiliki komposisi tambahan paling lengkap, yang akan menunjang proses tumbuh kembang Si Kecil secara optimal, misalnya mengandung berbagai zat penting untuk membantu perkembangan otak dan pertumbuhan fisiknya, seperti kolin, DHA, AA, alfa laktalbumin, omega-3, omega-6, zat besi, kalsium, dan vitamin D.

Pastikan kebutuhan nutrisi Si Kecil terpenuhi agar tumbuh kembangnya berjalan optimal. Pilihlah nutrisi tambahan yang mengandung semua zat yang diperlukan guna menunjang tumbuh kembang serta meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil terhadap berbagai penyakit.

Milestone Lainnya