9 Cara Seru dan Efektif Mengajari Anak TK Latihan Menulis

Morinaga Platinum ♦ 5 Agustus 2021

Latihan menulis mempunyai banyak manfaat bagi perkembangan anak, terlebih bagi anak yang sudah mulai memasuki Taman Kanak-Kanak (TK) atau menginjak Sekolah Dasar (SD). Kebiasaan latihan menulis saat masih TK dapat melatih kemampuan motorik halus anak berkembang dengan baik. Kemampuan menulis dengan baik tersebut bisa menjadi modal awal bagi Si Kecil dalam menghadapi periode pendidikan selanjutnya. Dengan menulis Si Kecil juga dapat menuangkan imajinasinya menjadi sebuah bentuk tulisan. Lantas, bagaimana cara mengajarkan anak untuk latihan menulis? Berikut ini cara yang bisa Bunda lakukan dalam mendukung program latihan menulis Si Kecil.

Ada banyak manfaat yang akan Bunda dan Si Kecil dapatkan dari kebiasaan latihan menulis saat pra-sekolah atau saat masih TK. Melalui belajar menulis, Si Kecil tidak akan kagok saat menulis karena telah terbiasa memegang alat tulis. Hal ini akan memudahkan Si Kecil menggerakan jari-jarinya mengikuti arahan pikirannya. Latihan menulis yang dilakukan sejak dini juga membantu merangsang perkembangan otak Si Kecil melalui instruksi yang diberikan. Ada banyak media yang bisa Bunda gunakan saat mengajarkan Si Kecil yang sudah masuk TK latihan menulis. Diantaranya, papan tulis, papan gantung, papn tali, buku dan majalah.

Latihan Dasar Memegang Alat Tulis

Hal pertama yang bisa Bunda ajarkan kepada Si Kecil saat latihan menulis adalah mengajarkannya cara memegang alat tulis dengan benar. Cara memegang alat tulis yang benar akan berpengaruh terhadap kerapian tulisan Si Kecil. Mulailah dengan latihan memegang pensil bukan pulpen. Sebab jika ada kesalahan Si Kecil bisa dengan mudah menghapus hasil tulisannya. 

Latihan Memperkuat Otot Jari

Jika kemampuan dasar memegang alat tulis Si Kecil sudah baik, tahap selanjutnya yang dapat Bunda lakukan adalah melatih Si Kecil melemaskan otot-otot jari. Selain untuk melatih kelenturan otot-otot tangan, cara ini perlu dilakukan untuk merangsang kemampuan motorik halus Si Kecil. Bunda dapat melatihnya dengan melakukan aktivitas fisik, seperti bermain playdough, meronce, memutar koin, memindahkan benda dengan jepitan, hingga melipat, menyobek dan menggunting kertas.

Latihan Trace the Dot

Anak yang sudah masuk TK biasanya sudah diajari hal berikut ini. Namun, agar kemampuan Si Kecil cepat berkembang tidak ada salahnya jika Bunda mengulangi latihan tersebut di rumah. Metode trace the dot, akan melatih Si Kecil menebalkan dan menghubungkan tiap titik sehingga membentuk sebuah gambar atau tulisan. Bunda bisa membuat skema trace the dot sendiri yang mudah ditiru Si Kecil jika Bunda tidak dapat membeli buku belajar menulis anak TK dengan lembar latihan trace the dot. 

Latihan Menebalkan Huruf Tipis

Dalam prakteknya, latihan ini hampir sama dengan trace the dot. Di mana Bunda bisa menggunakan media serupa saat mengajarkan anak latihan menebalkan huruf-huruf tipis. Untuk materi latihan, Bunda bisa mencarinya dan mengunduhnya di internet dalam bentuk file PDF kemudian mencetaknya dalam selembar kertas. Dalam pemilihan pola huruf cobalah mencari huruf dengan bentuk yang cukup besar sehingga Si Kecil bisa lebih mudah belajar.

Latihan Menjiplak

Menjiplak adalah kegiatan menirukan huruf, angka sampai bentuk tertentu dengan pola. Metode belajar menulis dengan menjiplak ini umumnya menggunakan kertas yang lebih tipis daripada gambar atau tulisan aslinya. Sehingga anak lebih mudah melihat jenis pola yang akan dijiplak. Sebagai permulaan, Bunda bisa memulainya dengan tulisan atau gambar yang mudah, seperti buah apel, jeruk atau bintang. Jika sudha, mintalah Si kecil mewarnai gambar hasil jiplakannya sesuai keinginannya. 

Latihan Menulis Huruf Tunggal 

Metode lain yang bisa membantu Si Kecil dalam belajar menulis adalah dengan sering menuliskan jenis huruf tunggal. Ada 26 huruf abjad mulai dari A sampai Z yang bisa Bunda manfaatkan saat melatih Si Kecil menulis. Saat mulai melatih, mulailah dengan menulis huruf vokal lebih dulu.

Belajar Menulis Suku Kata

Latihan menulis suku kata untuk anak TK menjadi metode berikutnya yang bisa Bunda lakukan. Metode tersebut bisa Bunda terapkan setelah Si Kecil dapat menuliskan huruf demi huruf. Melalui metode latihan ini Bunda bisa mengajarkan Si Kecil mengenal suku kata sederhana, sperti to, ko, bu, ku dan lain sebagainya. Mintalah Si Kecil untuk mengulangi suku kata tersebut. Selain menulis, metode ini sekaligus mengajarkan anak latihan membaca suku kata.

Latihan Imla

Latihan imla atau yang lebih dikenal dengan dikte mengajarkan Si Kecil untuk mengkoordinasikan antara pendengaran dan jari-jarinya (ketika menulis). Sehingga ucapan yang didengar Si Kecil dipindahkan ke dalam bentuk tulisan.

Latihan dengan Media Lainnya

Latihan menulis anak TK dengan rapi tidak melulu menggunakan buku ataupun selembar kertas. Tak jarang anak merasa bosan jika harus latihan menggunakan buku tulis. Jika anak terlihat malas dan tulisan kembali tidak rapi, orang tua bisa mencoba media lainnya sebagai media pembelajaran. Misalnya saja menggunakan papan tulis dengan spidol, kapur atau cat lukis.

Itulah beberapa cara yang dapat Bunda terapkan saat mengajari Si Kecil yang sudah masuk TK latihan menulis. Sebagai orang tua, Bunda harus bersabar saat mengajarkan Si kecil latihan menulis. Ada kalanya Si Kecil bosan dan tidak mau mengikuti apa yang Bunda ajarkan. Berusahalah untuk selalu memberi dukungan dan apresiasi atas hasil tulisan Si Kecil. 

Lihat Artikel Lainnya