Bunda, Ini 5 Cara Tepat Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi

Morinaga Platinum ♦ 21 Sepember 2020

Hidung tersumbat dan pilek merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh Si Kecil di tahun pertama kehidupannya. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh Si Kecil yang belum sempurna sehingga ia mudah terinfeksi virus yang menyerang tenggorokan dan hidung. Hidung tersumbat pada bayi biasanya timbul dari kondisi pilek pada Si kecil dan dapat menjadi Si Kecil lebih rewel serta susah untuk menyusu. Pada kondisi ini, biasanya bayi akan bernapas melalui mulut sehingga membuat mulutnya sering terbuka. Hal ini tentu akan mengganggu Si Kecil terutama saat ia menjelang tidur di malam hari.

Penyebab Hidung Tersumbat pada Bayi

Kondisi hidung tersumbat pada bayi merupakan hal yang wajar terjadi karena sistem pernapasan pada bayi yang masih belum sempurna. Saat bayi pilek, Si Kecil belum mampu membuang ingus sendiri sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukan ingus di hidungnya yang menjadi penyebab hidung tersumbat. Nah,  sebelum mengetahui cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi, yuk simak beberapa penyebab hidung tersumbat yang biasa terjadi pada Si Kecil berikut ini, Bun: 

1.Infeksi

Warna ingus menjadi parameter penting untuk mengidentifikasi hidung tersumbat pada bayi. Ketika warna ingus bayi berwarna kuning dan cair, kemungkinan besar kondisi hidung tersumbat pada Si Kecil disebabkan oleh infeksi virus. Biasanya warna ingus berubah menjadi kuning atau kehijauan lalu kembali bening saat Si Kecil mulai membaik.

Infeksi bakteri juga dapat menjadi penyebab hidung Si Kecil mengalami peradangan. Hidung tersumbat yang disebabkan oleh infeksi bakteri akan memiliki ingus berwarna kuning kehijauan, kental, dan dapat disertai demam. Jika Si Kecil mengalami hal ini, segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

2. Alergi

Selain infeksi virus dan bakteri, penyebab lain yang dapat mengakibatkan hidung mampet pada bayi adalah alergi. Gejala hidung tersumbat pada bayi yang disebabkan oleh alergi biasanya muncul setelah bayi yang memiliki alergi terpapar oleh alergen atau pemicu alergi. Pemicu alergi yang biasanya menyebabkan hidung mampet pada bayi di antaranya adalah udara dingin, makanan, debu, dan juga bulu hewan piaraan. Alergi pada Si Kecil ini dapat diidentifikasi melalui tes alergi.

3. Benda asing pada hidung

Di awal masa pertumbuhannya, Si Kecil akan memasuki fase oral dan ia akan mulai memasukkan potongan makanan atau mainan ke dalam hidung sehingga membuat hidungnya tersumbat. Jika hal ini terjadi, Bunda dapat mengeluarkannya dengan bantuan piset agar benda asing tersebut tidak terdorong lebih dalam ke hidung Si Kecil dan menyebabkan kondisi yang lebih serius. Tapi sebaiknya lakukan hal ini dengan sangat hati-hati ya, Bun. Jika Bunda ragu, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi

1. Bantu bayi membuang ingusnya

Saat hidung bayi mampet, ia tentu tidak bisa membuang ingusnya sendiri sehingga Bunda perlu membantunya. Beberapa hal yang dapat Bunda lakukan di antaranya yaitu pertama, siapkan wadah untuk membuang ingus bayi. Lalu, isap ingus dari hidung bayi secara perlahan menggunakan aspirator (alat isap cairan hidung) atau infant nasal bulb (pipet kecil khusus bayi). Kedua, Bunda bisa mengatasi hidung tersumbat pada bayi dengan menggunakan cairan saline (air garam steril yang di jual di apotik) dengan cara meneteskan cairan tersebut ke hidung Si Kecil untuk memudahkan ingus keluar. Setelah itu, isap kembali dengan menggunakan alat pengisap ingus khusus bayi.

2. Menghirup uap air hangat

Agar Si Kecil dapat bernapas dengan lega saat hidungnya tersumbat, salah satu cara lain yang dapat Bunda lakukan adalah dengan penguapan. Udara yang lembab dan hangat akan membantu melegakan rongga hidung Si kecil sehingga ia akan lebih mudah bernapas. Jika Bunda memiliki keran air panas di rumah, bawa Si kecil ke dalam kamar mandi dengan keran air panas yang menyala sehingga Si Kecil dapat menghirup uapnya. Selain itu, Bunda juga dapat menggunakan humidifier untuk melembabkan udara di dalam rumah.

3. Mengoleskan minyak atau salep

Saat hidung bayi mampet, Bunda juga dapat mengatasinya dengan mengoleskan minyak atau salep khusus pilek yang banyak dijual di apotek. Oleskan pada punggung, dada, dan leher bayi agar dapat langsung terhirup dan melegakan pernapasannya. 

4. Bersihkan lendir walau sudah kering

Jika ada ingus atau lendir yang mengering di bagian hidung Si kecil, segera bersihkan dengan kain yang sudah dibasahi dengan air hangat agar ingus tidak menumpuk  dan menyebabkan hidung tersumbat pada bayi. 

5. Atur posisi tidur bayi

Hidung tersumbat dapat sangat menganggu Si Kecil khususnya ketika ia mau tidur. Hal ini pun akan menyebabkan Si Kecil menjadi lebih rewel dari biasanya. Untuk mengatasinya, tinggikan posisi kepala bayi agar ia menjadi lebih mudah bernapas. Gunakan bantal yang sedikit lebih keras dari bantal yang biasa dipakai. Selain itu, jangan lupa tetap awasi Si Kecil ketika ia tidur ya, Bun.

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai

Gejala hidung tersumbat pada bayi memang hal yang wajar dialami oleh Si Kecil. Namun demikian, jika kondisi ini terjadi secara terus menerus dan gejala hidung mampet pada bayi tak kunjung sembuh, sebaiknya segera bawa Si kecil ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Selain itu, segera juga bawa Si Kecil ke dokter jika gejala hidung tersumbat Si Kecil disertai dengan gejala lain berikut ini:

  • Pileknya belum sembuh dalam waktu 3 minggu
  • Demam dengan suhu di atas 38 derajat Celsius
  • Kesulitan bernapas
  • Batuk berdarah
  • Sakit tenggorokan 
  • Timbul ruam di tubuh
  • Susah untuk menyusu

Itulah beberapa informasi seputar penyebab hidung tersumbat pada Si Kecil dan cara mengatasinya. Gejala hidung tersumbat memang merupakan hal sering sekali dialami oleh Si Kecil. Namun dengan penanganan yang tepat, hidung tersumbat pada Si Kecil dapat diatasi dengan mudah jika tidak ada komplikasi penyakit yang lebih serius. Apabila Bunda curiga Si Kecil mengalami alergi, segeralah lakukan tes alergi. Dengan begitu, Bunda bisa segera menanganinya. Tes alergi sekarang, yuk. 

Lihat Artikel Lainnya