Boleh Enggak Hamil Tua Melakukan Hubungan Intim?

Oleh: Morinaga Platinum

7 Desember 2020

Biasanya, keinginan untuk berhubungan intim kembali muncul di usia kehamilan 9 bulan. Hal ini disebabkan adanya kestabilan kondisi perempuan bersamaan dengan ukuran perut yang membesar. Bahkan, wanita hamil umumnya lebih sering mendapati orgasme daripada sebelumnya. Sebenarnya, berhubungan intim saat hamil boleh dilakukan, bahkan memiliki manfaat untuk psikis maupun fisik jika dilakukan dengan benar.

Tentunya Bunda perlu melakukan pengecekan terlebih dulu sebelum melakukan hubungan seksual. Apabila dokter sudah memastikan kehamilan Bunda dalam keadaan baik-baik saja, barulah Bunda bisa memutuskan untuk memulai hubungan intim yang berkualitas bersama suami. Nah, berikut manfaat yang bisa Bunda dapatkan saat berhubungan intim ketika hamil antara lain:

1. Menghilangkan Stres

Manfaat berhubungan intim saat hamil 9 bulan pertama yakni dapat menghilangkan stres. Sama halnya saat makan cokelat dan pergi berlibur, hubungan seks bisa menurunkan tekanan darah dan memicu pelepasan substansi endorfin di otak yang berguna untuk mengendalikan stres serta gangguan emosional saat hamil.

2. Mengurangi Nyeri

Hormon yang dilepaskan ketika sudah mencapai orgasme bisa mengurangi rasa sakit yang diderita saat hamil, seperti sakit punggung, tegang di leher, serta sakit kepala yang biasanya diderita Ibu hamil akibat hormon.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Hubungan seks juga dapat memicu keluarnya hormon DHEA (dehydroepiandrosterone) yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menunjukan, pasangan yang berhubungan seks dengan teratur yakni 2 - 3 kali seminggu memiliki kadar antibodi dalam tubuh yang lebih tinggi daripada pasangan yang tidak rutin berhubungan seks. Antibodi tersebut tentunya sangat dibutuhkan oleh tubuh wanita hamil.

4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Seperti yang sudah diketahui, jika penyakit berbahaya seperti sakit jantung dapat mempengaruhi kondisi wanita hamil saat mengandung. Berhubungan seks ketika hamil 9 bulan, ternyata dapat melatih kekuatan dan keseimbangan otot-otot jantung. Penelitian menyatakan, berhubungan seksual dengan rutin dalam seminggu bisa menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Kekuatan jantung juga dibutuhkan Bunda sebagai persiapan menghadapi persalinan normal.

5. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Wanita hamil umumnya tidak percaya diri dengan tubuhnya yang berubah bentuk. Namun, dengan melakukan beberapa terapi seks bisa meningkatkan rasa percaya diri, karena Bunda akan merasa diterima meskipun adanya perubahan pada tubuh Bunda.

6. Mempererat Hubungan

Hubungan seks memperkuat ikatan suami istri. Saat berhubungan seks ketika hamil 9 bulan, Bunda dan pasangan akan saling menerima sentuhan kasih sayang yang intim, sehingga bisa meningkatkan keluarnya hormon oksitosin yang berfungsi untuk mengembangkan hasrat seksual. Pelepasan oksitosin dengan teratur dapat membantu memperbesar frekuensi bercinta.

7. Memperkuat Otot Panggul

Bagi kaum wanita, melakukan hubungan seks dengan teratur bisa membantu memperkuat otot panggul. Latihan memperkuat otot panggul ini sudah dikenal dengan senam kegel. Senam ini akan membantu meningkatkan gairah kehidupan seks dengan pasangan, dan mampu menurunkan risiko terjadinya prolaps uteri (turun berok) di masa tua nanti.

Saat Bunda sedang hamil, biasanya Bunda akan merasakan nyeri pada bagian tertentu, seperti sakit punggung, sakit pada kaki, sakit kepala, dan lainnya. Untuk itu, perhatikanlah hal-hal yang dapat membahayakan janin dan lakukanlah hubungan seks dengan senyaman mungkin.

Selain beberapa manfaat berhubungan seks yang sudah disebutkan di atas, ternyata berhubungan intim saat hamil 9 bulan boleh saja. Namun, jika dokter menyatakan bahwa tak ada masalah serius pada kehamilan Bunda, sehingga berhubungan seksual dapat dikategorikan relatif aman.

Milestone Lainnya